Korban Pemerkosaan Anak dan Terduga Pelaku di Jakarta Utara Didampingi Komnas PA

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait memberikan keterangan pers saat rilis terkait kasus penculikan dan pencabulan anak di bawah umur di Polda Metro Jaya, Senin, 9 November 2020. Pelaku dijerat dengan Pasal 330 KUHP dan/atau Pasal 332 KUHP dan/atau Pasal 81 Jo Pasal 76D dan/atau Pasal 82 Jo Pasal 76E dan/atau Pasal 83 Jo Pasal 76F Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) melindungi Anak Berhadapan Hukum dan korban pemerkosaan anak di Hutan Kota Rawa Malang, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara.

Ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Sirait pada Senin pagi pukul 09.45 WIB mendatangi Markas Polres Metro Jakarta Utara guna memberi masukan ke penyidik terkait cara menangani Anak Berhadapan Hukum (ABH) dan korban yang masih berusia di bawah 12 tahun itu.

"Jadi kehadiran saya secara khusus ya, karena ini menyangkut tentang anak, supaya kesadaran publik tahu kalau ada anak-anak yang berumur di bawah 12 tahun apakah diproses peradilan biasa atau tidak," kata Arist saat baru tiba di Mapolrestro Jakarta Utara, Selasa, 20 September 2022.

Dia ingin memberi masukan dalam perspektif perlindungan anak kepada Kapolres secara khusus Kasat Reskrim.

Arist mengatakan, langkah awalnya adalah mengecek dahulu apakah betul ABH yang melakukan tindak pidana kekerasan seksual kepada korban juga sama-sama di bawah umur seperti korbannya.

Dia menegaskan, kalau ada ABH di bawah usia 12 tahun, maka pendekatan proses hukumnya harus menggunakan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), yaitu penyelesaian kasus hukumnya bukan menjalani penahanan.

Penyelesaian melalui pengadilan

Kendati demikian, keputusan penyelesaian kasus itu harus tetap melalui proses pengadilan yang menentukan apakah anak itu diserahkan kembali kepada orang tua atau mengikuti pendidikan pembinaan dari negara selama enam bulan.

"Jadi tetap ada keputusan pengadilan, dikenakan tindakan dikembalikan kepada orang tua atau kepada negara, tapi tidak dipidana. Itu otomatis kalau ditemukan (ABH) di bawah 12 tahun," kata Arist.

Polres Metro Jakarta Utara telah menangkap keempat orang ABH yang diduga melakukan kekerasan seksual kepada remaja perempuan berusia 13 tahun di Hutan Kota Rawa Malang, Jakarta Utara, pada 6 September.

Polisi juga sudah memeriksa keterangan dari keempat ABH yang masih berumur di rentang usia 12 hingga 14 tahun dan mengungkap motif pemerkosaan, yaitu karena korban menolak penyataan cinta salah seorang di antara empat ABH.

Setelah ditangkap, keempat ABH tidak dipulangkan namun dititipkan ke Shelter Anak Berhadapan Hukum di Cipayung, Jakarta Timur, karena tidak bisa dilakukan penahanan sesuai Pasal 32 UU SPPA.

Baca juga: Polda Metro Jaya Tetapkan Pelaku Pemaksaan Anak Perempuan Jadi PSK sebagai Tersangka

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kasus Empat Anak Perkosa Remaja di Jakut, Hotman Paris Nilai Polisi Bersikap Setara

4 hari lalu

Kasus Empat Anak Perkosa Remaja di Jakut, Hotman Paris Nilai Polisi Bersikap Setara

Hotman Paris Hutapea menilai Polres Jakarta Utara telah setara dalam memproses kasus dugaan pemerkosaan yang korban dan pelaku anak di bawah umur


Proses Hukum Empat Anak Diduga Memperkosa Remaja di Jakut Berlanjut

4 hari lalu

Proses Hukum Empat Anak Diduga Memperkosa Remaja di Jakut Berlanjut

Empat anak yang diduga memperkosa korban masih berusia antara 11 dan 14 tahun.


4 Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan di Jakut Direkomendasikan tidak Dibina Keluarganya

4 hari lalu

4 Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan di Jakut Direkomendasikan tidak Dibina Keluarganya

Komnas Perlindungan Anak menilai kondisi keluarga empat anak terduga pelaku pemerkosaan itu tidak baik sehingga mempengaruhi perilaku mereka


Arist Merdeka Sirait Tegur Keras Orang Tua Pelaku Pemerkosaan Anak di Jakarta Utara

5 hari lalu

Arist Merdeka Sirait Tegur Keras Orang Tua Pelaku Pemerkosaan Anak di Jakarta Utara

Arist Merdeka Sirait menegur keras orang tua Anak Berhadapan Hukum terkait kasus pemerkosaan anak di Hutan Kota Rawa Malang, Semper Timur, Cilincing.


Polisi Pakai UU Sistem Peradilan Pidana Anak di Kasus Pemerkosaan di Hutan Kota Jakarta Utara

6 hari lalu

Polisi Pakai UU Sistem Peradilan Pidana Anak di Kasus Pemerkosaan di Hutan Kota Jakarta Utara

Meski polisi tidak menahan para pelaku pemerkosaan karena masih di bawah 14 tahun, namun mereka dititipkan di selter anak di Cipayung.


Ibu dan Anak Korban Kebakaran di Cilangkap Akhirnya Meninggal

10 hari lalu

Ibu dan Anak Korban Kebakaran di Cilangkap Akhirnya Meninggal

Ibu dan anak korban kebakaran di Jalan Masjid Al Khoir, RT 07/RW 03, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, meninggal.


Kejati DKI Sita Sejumlah Aset Tersangka Korupsi Pembebasan Lahan di Cipayung

14 hari lalu

Kejati DKI Sita Sejumlah Aset Tersangka Korupsi Pembebasan Lahan di Cipayung

Perkiraan kerugian negara akibat dugaan kasus korupsi di Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI mencapai Rp 17,7 miliar lebih


Tawuran di Lubang Buaya Tewaskan Remaja 16 Tahun, Pelaku Ditangkap Polsek Cipayung

34 hari lalu

Tawuran di Lubang Buaya Tewaskan Remaja 16 Tahun, Pelaku Ditangkap Polsek Cipayung

Video tawuran maut di Lubang Buaya yang menewaskan seorang remaja itu sempat beredar di media sosial.


Polisi Tangkap Dua Pelaku Pemerkosaan Anak di Tanjung Priok

21 Juli 2022

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pemerkosaan Anak di Tanjung Priok

Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap dua orang terduga pelaku pencabulan dan pemerkosaan anak berinisial ISP, 16 tahun


Tiga Tersangka Korupsi Pembebasan Lahan di Cipayung Ditahan Kejati DKI, Termasuk Eks Kepala UPT Tanah DKI

21 Juli 2022

Tiga Tersangka Korupsi Pembebasan Lahan di Cipayung Ditahan Kejati DKI, Termasuk Eks Kepala UPT Tanah DKI

Kepala UPT Tanah Dinas Kehutanan DKI Jakarta pada 2018 berinisial HH itu ditetapkan tersangka korupsi pembebasan lahan di Cipayung.