Ogah Damai dengan Deolipa Yumara, Pengacara Bharada E: Ini Orang Memalukan

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Kuasa hukum Ronny Talapessy, Herdiyan Saksono, memberi keterangan terkait sidang gugatan pemecatan Deolipa Yumara sebagai kuasa hukum Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 21 September 2022. Sidang gugatan perdata yang diajukan Deolipa Yumara dan Burhanuddin atas pemecatannya sebagai kuasa hukum Bharada E ditunda karena Kabareskrim Komjen Agus Andrianto tak hadir dalam persidangan dan sidang akan dilanjutkan pada 28 September pekan depan. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Herdiyan Saksono sebagai kuasa hukum Rony Talapessy yang merupakan pengacara Bharada E dalam kasus pembunuhan berencana Brigadi J atau Nofriyansyah Yoshua Hutabarat menyatakan enggan berdamai dengan Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin.

“Menurut saya pribadi sebagai kuasa hukumnya  Rony Talapessy, buat apa berdamai? Ini orang memalukan. Jadi, bagusnya kita selesaikan di persidangan,” katanya saat ditemui di PN Jakarta Selatan, Rabu, 21 September 2022.

Selain itu, ia mengatakan alasannya baru hadir di pemanggilan kedua pada sidang gugatan pencabutan surat kuasa oleh Bharada E secara sepihak lantaran kliennya ingin melihat keseriusan dari penggugat, yaitu Deolipa dan Burhanuddin.

“Panggilan kedua ini kalau dari kami, kuasa hukum Rony Talapessy dan Bharada E kami menyampaikan bahwa sebenarnya klien kami mempertimbangkan apakah gugatan ini masuk nalar apakah tidak? Kedua, dia memang melihat apakah penggugat ini serius atau main-main,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya harus meluruskan persoalan yang tengah terjadi agar publik mengetahui kebenarannya. “Terus terang untuk meluruskan sesuatu hal yang sudah melenceng agak jauh,” kata Herdiyan.

Deolipa Yumara diminta berkaca

Menurutnya, Deolipa dan Burhanuddin harus ‘berkaca’ terhadap gugatan yang dilayangkan kepada Rony dan Bharada E.

“Dari isi gugatan saja, kami sebagai kuasa hukum mempertanyakan sebetulnya apakah yang menggugat ini bener-bener mempunyai etika atau perfesionalitas sebagai advokat dan mengerti apakah yang diperkarakan ini memang patut atau bisa digugat di dalam keperdataan. Makanya sampai sidang kedua kami melihat, oh ini harus ditanggapi dengan serius,” ucapnya.

Sementara itu, soal tidak hadirnya Rony sebagai tergugat pada persidangan lantaran adanya kesibukan, sedangkan Bharada E fokus pada persidangan pidana.

Namun demikian, ia mengimbau Deolipa untuk hadir pada persidangan berikutnya yang akan digelar pada Rabu, 28 September 2022.

“Kami juga mengimbau karena acaranya ini adalah untuk menentukan jadwal mediasi harusnya kalau ngumpul semua pihaknya, mudah-mudahan minggu depan bisa ditentukan, mediasinya,” katanya.

Baca juga: Deolipa Yumara Ingatkan Bharada E dan Kabareskrim, Jangan Sepelekan Advokat

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Polri Evaluasi Kesehatan Fisik dan Psikis Putri Candrawathi

34 menit lalu

Polri Evaluasi Kesehatan Fisik dan Psikis Putri Candrawathi

Polri telah melakukan pemeriksaan fisik terhadap Putri Candrawathi. Tersangka kasus pembunuhan Brigadir J itu juga diperiksa secara psikologis.


Ferdy Sambo Cs Diserahkan ke Jaksa pada Pekan Depan, Polri: Kalau Berkasnya Sudah Lengkap

1 jam lalu

Ferdy Sambo Cs Diserahkan ke Jaksa pada Pekan Depan, Polri: Kalau Berkasnya Sudah Lengkap

Polri akan menyerahkan Ferdy Sambo Cs ke Jaksa Penuntut Umum pada pekan depan jika berkas perkara pembunuhan Brigadir J sudah dinyatakan lengkap.


AKBP Raindra Ramadhan Syah Jalani Sidang Etik Hari ini dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

5 jam lalu

AKBP Raindra Ramadhan Syah Jalani Sidang Etik Hari ini dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

AKBP Raindra Ramadhan Syah jalani sidang etik hari ini, dalam kaitan pelanggaran etik dalam penanganan perkara pembunuhan Brigadir J


Selain Sanksi Demosi 3 Tahun, Ipda Arsyad Daiva Gunawan juga Wajib Minta Maaf

6 jam lalu

Selain Sanksi Demosi 3 Tahun, Ipda Arsyad Daiva Gunawan juga Wajib Minta Maaf

Sidang Komisi Kode Etik Polri memutuskan perilaku Ipda Arsyad Daiva Gunawan sebagai perbuatan tercela dan melanggar etika.


Buntut Kasus Ferdy Sambo, Ipda Arsyad Daiva Gunawan Dijatuhi Sanksi Demosi 3 Tahun

7 jam lalu

Buntut Kasus Ferdy Sambo, Ipda Arsyad Daiva Gunawan Dijatuhi Sanksi Demosi 3 Tahun

Pimpinan sidang KKEP menjatuhkan sanksi administratif berupa mutasi bersifat demosi selama tiga tahun terhadap Ipda Arsyad Daiva Gunawan,


Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi, Dekat Ulama, Staf Pribadi 3 Kapolri

10 jam lalu

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi, Dekat Ulama, Staf Pribadi 3 Kapolri

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi pernah menjabat Kapolresta Tangerang pada tahun 2019.


Sidang Etik Ipda Arsyad Daiva Berkaitan Ferdy Sambo, Saksi AKBP Arif Rahman Tak Stabil

11 jam lalu

Sidang Etik Ipda Arsyad Daiva Berkaitan Ferdy Sambo, Saksi AKBP Arif Rahman Tak Stabil

Sidang etik terhadap mantan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Arsyad Daiva Gunawan alias ADG dilaksanakan kemarin.


Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan atas Kasus Brigadir J Menunggu Jadwal Div Propam

17 jam lalu

Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan atas Kasus Brigadir J Menunggu Jadwal Div Propam

Sidang etik terhadap Brigjen Hendra Kurniawan, mantan Karopaminal Divisi Propam Polri, diagendakan pekan ini.


Kejagung Selesaikan Berkas Perkara Ferdy Sambo dkk Paling Lambat Akhir Pekan Ini

18 jam lalu

Kejagung Selesaikan Berkas Perkara Ferdy Sambo dkk Paling Lambat Akhir Pekan Ini

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan jaksa segera menyelesaikan berkas perkara Ferdy Sambo dkk paling lambat akhir minggu ini.


Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Polri: Nanti Kami Update

1 hari lalu

Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Polri: Nanti Kami Update

Polri mengatakan panitia sidang etik terhadap Brigjen Hendra Kurniawan sedang dibentuk. Belum diketahui kapan akan digelar sidang etiknya pekan ini.