Buntut Empat Anak Diduga Memperkosa, Warga DKI Minta Lokalisasi di Semper Ditutup

Reporter

Kapolres Jakarta Utara Komisaris Besar Wibowo (kedua kanan) memberikan penjelasan kepada pengacara Hotman Paris (kedua kiri) di Markas Polres Metro Jakarta Utara, Selasa, 20 September 2022, soal dugaan pemerkosaan empat anak terhadap remaja putri di bawah umur di Hutan Kota Rawa Malang, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. Foto: ANTARA/Abdu Faisal

TEMPO.CO, Jakarta - Warga Semper Timur, Jakarta Utara, mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup kompleks prostitusi di dekat Hutan Kota Rawa Malang, Cilincing. Keberadaan kompleks ini dinilai membawa pengaruh negatif hingga muncul kasus empat anak diduga memperkosa remaja putri awal bulan ini.

"Seharusnya benar-benar plek ditutup. Tanpa ada kecuali, apalagi dalam keadaan seperti ini (ada anak yang mendapat kekerasan seksual di Hutan Kota Rawa Malang)," kata Ketua RW 10 Semper Timur, Syarifudin, saat dihubungi wartawan Kamis, 22 September 2022 dikutip dari Antara.

Syarifudin menyatakan keberadaan kompleks prostitusi itu berdekatan dengan Hutan Kota Rawa Malang telah membuat warga khawatir. Terlebih, antara lokasi prostitusi di Rawa Malang dengan Hutan Kota hanya berjarak kurang dari satu kilometer.

"Khawatir ada dampak psikis bagi anak yang melihat situasi demikian. Memang tidak kelihatan dari luar, kalau siang tampak rumah dengan kamar-kamar biasa. Cuma kalau malam menerima tamu, musiknya terdengar (keras)," ujar Syarifudin.

Hal ini, kata Syarifudin, membuat warganya mesti lebih berhati-hati menjaga anak-anak di rumah, minimal, menjaga anak tidak sampai keluar malam. Karena kalau keluar malam, dikhawatirkan mereka akan melihat pemandangan yang tak seharusnya dilihat oleh anak-anak seusia mereka.

Sebelumnya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Utara memperketat pengawasan Hutan Kota Rawa Malang di Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara.

"Sebagai area publik, jika tanpa pengawasan, Hutan Kota tersebut berisiko menjadi tempat yang rentan terjadinya kekerasan terhadap anak dan perempuan," ucap Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kemen PPPA Nahar dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 21 September 2022.

Sebagai upaya mencegah tidak berulangnya tindak kekerasan seksual maupun kekerasan lainnya, Nahar pun mendorong pemerintah daerah dapat memastikan tersedianya fasilitas umum yang ramah anak.

Di antaranya menguatkan kebijakan, menggagas Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA), Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) dan Zona Selamat Sekolah (ZoSS), termasuk menyiapkan petugas untuk melakukan patroli keliling pada jam-jam operasional di fasilitas umum.

Kasus dugaan empat anak memperkosa remaja 13 tahun berawal saat korban pulang sekolah dan bertemu dengan pelaku pada 1 September 2022 di Hutan Kota, Jakarta Utara. Salah satu anak memeluk korban dan menanyakan apakah korban mau menjadi kekasihnya, tapi korban menolak.

Esok harinya, keempat pelaku yang sudah mengincar korban, kembali bertemu korban saat pulang sekolah. Saat itulah, keempat anak melakukan tindakan pemerkosaan terhadap korban.

Akibat tindakan tersebut, terduga pelaku dapat dikenakan Pasal 81 ayat (1) dan (3) UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, yang ancaman maksimal berupa pidana penjara 15 tahun, dan sesuai pasal 79 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dapat ditetapkan pada anak paling lama 7,5 tahun penjara atau paling lama setengah dari maksimum pidana penjara yang diancamkan terhadap orang dewasa.

Kemen PPPA melalui Tim SAPA telah melakukan koordinasi dengan UPT P2TP2A Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan pendampingan terhadap korban pemerkosaan. Saat ini keempat anak pelaku (anak berhadapan hukum) sudah mendekam di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS) Handayani Jakarta.

 

Baca juga: Hotman Paris Desak Tutup Opsi Damai di Kasus Pemerkosaan Remaja di Jakarta Utara






Angelina Jolie Kunjungi Korban Banjir Pakistan, Berikut 5 Aksi Kemanusiaannya

1 hari lalu

Angelina Jolie Kunjungi Korban Banjir Pakistan, Berikut 5 Aksi Kemanusiaannya

Angelina Jolie seorang aktris yang aktif dalamberbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia utusan khusus UNHCR yang menangani pengungsi di dunia.


Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual Masih Jadi PR Besar Jakarta

1 hari lalu

Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual Masih Jadi PR Besar Jakarta

Dua kasus kekerasan seksual anak di Jakarta menjadi sorotan. Ada remaja disekap dan dipaksa menjadi PSK. aDA juga remaja diperkosa 4 orang


Tetapkan 2 Tersangka di Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, Ini Penjelasan Polisi

1 hari lalu

Tetapkan 2 Tersangka di Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, Ini Penjelasan Polisi

Seorang remaja di Jakarta Barat diduga disekap dan dipaksa menjadi PSK sejak tahun lalu


KPAI Minta Empat Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan Dapat Rehabilitasi Maksimal

1 hari lalu

KPAI Minta Empat Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan Dapat Rehabilitasi Maksimal

Empat anak terduga pelaku pemerkosaan masih berusia antara 11 dan 14 tahun.


LPSK Usulkan RPP Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual ke Pemerintah

2 hari lalu

LPSK Usulkan RPP Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual ke Pemerintah

Menurut LPSK, pengaturan dana bantuan korban menjadi solusi atas minimnya pembayaran restitusi dari para pelaku kepada korban kekerasan seksual


Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, P2TP2A Beri Pendampingan

2 hari lalu

Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, P2TP2A Beri Pendampingan

Modus tersangka mencari perempuan dan dijanjikan pekerjaan dengan bayaran besar, tapi malah dijadikan pekerja seks komersial (PSK).


Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

2 hari lalu

Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

Polres Jakarta Utara melanjutkan proses hukum terhadap kasus dugaan pemerkosaan remaja putri oleh empat orang anak.


Kasus Empat Anak Perkosa Remaja di Jakut, Hotman Paris Nilai Polisi Bersikap Setara

3 hari lalu

Kasus Empat Anak Perkosa Remaja di Jakut, Hotman Paris Nilai Polisi Bersikap Setara

Hotman Paris Hutapea menilai Polres Jakarta Utara telah setara dalam memproses kasus dugaan pemerkosaan yang korban dan pelaku anak di bawah umur


Proses Hukum Empat Anak Diduga Memperkosa Remaja di Jakut Berlanjut

3 hari lalu

Proses Hukum Empat Anak Diduga Memperkosa Remaja di Jakut Berlanjut

Empat anak yang diduga memperkosa korban masih berusia antara 11 dan 14 tahun.


4 Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan di Jakut Direkomendasikan tidak Dibina Keluarganya

3 hari lalu

4 Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan di Jakut Direkomendasikan tidak Dibina Keluarganya

Komnas Perlindungan Anak menilai kondisi keluarga empat anak terduga pelaku pemerkosaan itu tidak baik sehingga mempengaruhi perilaku mereka