Gerebek Lumpur di Kali Cideng, Akan Angkut 7 Ribu Meter Kubik Lumpur

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Kali Cideng, Jakarta Pusat, Jumat 18 Oktober 2019. Tempo/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 500 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan gerebek lumpur yang dilakukan Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Pusat di Kali Cideng, Kelurahan Cideng, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin, 26 September 2022.

Gerebek lumpur melibatkan  petugas SDA,  Binamarga, Unit Pekerja Kebersihan (UPK) Lingkungan Hidup, petugas prasarana dan sarana umum (PPSU), pasukan pelangi yakni pasukan oranye, hijau, kuning, biru, dan juga pasukan oranye-hijau.

"Melibatkan unsur perangkat daerah yang ada di Jakarta Pusat sebanyak 500 personel bersama dengan unsur warga masyarakat yang tergabung dalam RT dan RW," ujar Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Pusat Mustajab di pintu air Cideng Jakarta Pusat, Senin.

Mustajab mengatakan langkah gerebek lumpur merupakan pencerminan dari gerak terpadu dari berbagai unsur untuk mengatasi persoalan bersama yaitu dampak di musim penghujan.

Dengan melakukan kegiatan ini dilakukan untuk memperluas, memperdalam serta memperbesar volume sungai-sungai dan aliran air agar daya tampung menjadi lebih besar.

"Ketika daya tampung lebih besar sehingga bisa menyeimbangkan antara curah hujan dan kapasitas saluran sungai yang ada makanya kita melakukan dengan kegiatan gerebek lumpur," lanjutnya.

Pengerukan untuk memperlancar aliran air di pompa air Cideng

Pengerukan lumpur-lumpur dilakukan agar memperlancar aliran air di pompa air Cideng. "Panjang yang dikeruk 490 meter dengan estimasi lumpur yang akan diangkut mencapai 7.000 meter kubik," katanya.

Mustajab melanjutkan kedalaman kali yang dikeruk bervariasi mulai dari 1 meter hingga 1,5 meter. Adapun total alat berat yang diturunkan berjumlah lima alat berat untuk mengeruk lumpur di Kali Cideng.

"Kita juga menerjunkan lima alat berat untuk mengeruk lumpur di Kali Cideng. Truk pengangkut lumpur dalam sedang hingga besar juga dikerahkan," ungkapnya.

Nantinya lumpur-lumpur yang berhasil diangkut akan dibuang ke daerah Ancol, Jakarta Utara. Pengerukan lumpur ini merupakan bagian dari program Gubernur DKI Jakarta.

Gerebek berarti melibatkan banyak orang dari berbagai unsur apapun jadi kita membangun keterpaduan untuk mengatasi persoalan dampak di musim penghujan.

Pantauan lalu lintas, dampak dari gerebek lumpur ini berimbas terjadi kemacetan di kawasan Gambir yakni Jalan Tanjung Selor dari arah ITC Roxy Mas menuju Jalan Siantar dan Jalan Belawan begitu juga arah sebaliknya.

Baca juga: DKI Ajak TNI dan Polri Gerebek Lumpur Bersihkan Waduk Pluit Jakarta

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






3 Program Prioritas DKI Jakarta 2023: Banjir, Kemacetan dan Antisipasi Dampak Resesi

3 jam lalu

3 Program Prioritas DKI Jakarta 2023: Banjir, Kemacetan dan Antisipasi Dampak Resesi

Untuk pengendalian banjir, pemerintah DKI Jakarta akan membangun infrastruktur seperti waduk, tanggul pengaman pantai, hingga pintu air.


Dishub DKI Akhirnya Tarik 218 Sepeda Sewa, Modal Cekak Operator Bikin Sepeda Tak Terawat

4 jam lalu

Dishub DKI Akhirnya Tarik 218 Sepeda Sewa, Modal Cekak Operator Bikin Sepeda Tak Terawat

Ratusan sepeda sewa ditarik Dihub DKI. Kondisi sepeda kurang terawat, sepi peminat dan modal cekak operator.


Anggaran Bansos Heru Budi Hartono Rp10 Triliun, 2 Kali Lipat Anies Baswedan

12 jam lalu

Anggaran Bansos Heru Budi Hartono Rp10 Triliun, 2 Kali Lipat Anies Baswedan

DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp10 triliun untuk bantuan sosial (bansos) sebagai bentuk antisipasi potensi dampak resesi ekonomi pada 2023.


10 Provinsi dengan Kenaikan Tertinggi UMP 2023, DKI Jakarta Tak Termasuk

12 jam lalu

10 Provinsi dengan Kenaikan Tertinggi UMP 2023, DKI Jakarta Tak Termasuk

Sejumlah gubernur mengumumkan UMP 2023. Kenaikan tertinggi ada di Sumatera Barat sebesar 9,15 persen dan terendah di Papua Barat sebesar 2,6 persen.


Dana Operasional RT - RW DKI Jakarta Naik, PSI Setuju karena Dia Sering Keluar Uang Sendiri

13 jam lalu

Dana Operasional RT - RW DKI Jakarta Naik, PSI Setuju karena Dia Sering Keluar Uang Sendiri

PSI DPRD DKI Jakarta menyetujui peningkatan dana operasional tugas dan fungsi para petugas lingkungan termasuk RT/RW.


RAPBD DKI Bengkak Jadi Rp 83,78 Triliun, Ini 3 Program Prioritas Heru Budi Hartono

16 jam lalu

RAPBD DKI Bengkak Jadi Rp 83,78 Triliun, Ini 3 Program Prioritas Heru Budi Hartono

RAPBD DKI Jakarta 2023 telah disepakati DPRD dan Pemprov DKI Jakarta senilai Rp 83,78 triliun atau naik Rp 1,2 triliun dari MoU KUA-PPAS 2023.


Jawab Jakpro Soal Pengalihan Kampung Susun Bayam, DKI: Belum Ganti Pengelola

16 jam lalu

Jawab Jakpro Soal Pengalihan Kampung Susun Bayam, DKI: Belum Ganti Pengelola

Sarjoko menyatakan belum mendapat informasi terbaru soal pengalihan pengelolaan Kampung Susun Bayam dari Jakpro ke Pemprov DKI Jakarta.


Daftar 4 Lokasi SIM Keliling di DKI Jakarta Hari Ini

18 jam lalu

Daftar 4 Lokasi SIM Keliling di DKI Jakarta Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka gerai SIM Keliling di empat lokasi Provinsi DKI Jakarta pada Selasa, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.


Daftar 11 Lokasi Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

18 jam lalu

Daftar 11 Lokasi Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Metro Jaya menginformasikan lokasi gerai Samsat Keliling di 11 titik layanan di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi pada hari ini.


Daftar Wilayah DKI Jakarta yang Masih Tergenang Air Banjir akibat Hujan Deras

19 jam lalu

Daftar Wilayah DKI Jakarta yang Masih Tergenang Air Banjir akibat Hujan Deras

Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah DKI pada Senin, 28 November 2022 kemarin menyebabkan banjir dan naiknya tinggi permukaan air.