Revitalisasi TIM Usai, Tapi Tak Ada Pembaruan Alat di Planetarium

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Kegiatan peneropongan benda langit malam dari Gedung Teater Jakarta, Kompleks Taman Ismail Marzuki, yang diselenggarakan Planetarium Jakarta pada Senin malam, 9 Juni 2022. Ini adalah agenda peneropongan untuk publik yang pertama sejak pandemi Covid-19 dan revitalisasi kompleks TIM. (Tempo/Maria Fransisca Lahur)

TEMPO.CO, Jakarta - Revitalisasi Taman Ismail Marzuki atau revitalisasi TIM yang dilakukan sejak 2019 telah rampung. Proyektor bintang yang menjadi komponen utama dari Planetarium diketahui belum ada pembaharuan hingga saat ini. 

"Planetarium itu memang ada kendala teknis untuk perbaikan dari star ball. Star ball-nya itu karena memang sudah sulit sebenarnya pabriknya di Jerman sana di Zeiss," kata Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Widi Amanasto di Teater Wahyu Sihombing, Jakarta, pada Selasa, 26 September 2022.

Ia mengatakan biaya untuk melakukan perbaikan alat tersebut tidak murah. Sementara perawatan alat rusak di Planetarium selama ini dilakukan secara mandiri karena pabrik asal tidak lagi menyediakan suku cadang. "Itu biayanya sangat mahal dan belum tentu bisa diperbaiki karena sekarang mati total," ujarnya. 

Kerusakan alat ini membuat Planetarium terancam tidak dapat beroperasi dengan normal. Ada beberapa upaya untuk menemukan alternatif lain, termasuk pengadaan dinas khusus. 

"Kami sedang mencari solusi lainnya supaya ini dikurasi oleh dewan ilmu tentunya, makanya nanti akan ada dinas tersendiri bukan dinas budaya mungkin ya," katanya. 

Widi mengungkap, Jakpro sebagai pelaksana proyek bakal terus memfasilitasi demi mendukung pembangunan. "Kami menyediakan fasilitasnya, jadi Jakpro adalah di venuenya. Kami berikan alternatif-alternatif mana dan kita open untuk diskusi mengisi Planetarium," ucapnya.

VANIA NOVIE ANDINI

Baca juga: Revitalisasi TIM, Duit Pusat Rp 1,4 Triliun, Anies Gelontor Rp 28 Miliar, & Jakpro Memelihara

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kampung Susun Bayam Bakal Diserahkan ke DKI, Dinas Perumahan: Masih Opsi

2 jam lalu

Kampung Susun Bayam Bakal Diserahkan ke DKI, Dinas Perumahan: Masih Opsi

Pemprov DKI belum bisa memastikan sistem pengelolaan Kampung Susun Bayam ke depan, bakal dibahas lintas asisten.


Dirut Jakpro Dicopot, Heru Budi Hartono: Penyegaran Aja

9 jam lalu

Dirut Jakpro Dicopot, Heru Budi Hartono: Penyegaran Aja

Dirut Jakpro Widi Amanasto dicopot dalam RUPS Sirkuler, dan digantikan oleh Iwan Takwin, yang sebelumnya Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis.


Suntikan Modal untuk BUMD DKI Dicoret, Anggaran Bangun 3 ITF Dihapus

10 jam lalu

Suntikan Modal untuk BUMD DKI Dicoret, Anggaran Bangun 3 ITF Dihapus

DPRD DKI juga mencoret PMD buat BUMD DKI PT Food Station Tjipinang Jaya Rp 89 miliar untuk penyediaan gabah, beras, dan beras fortifikasi.


Jakpro Sebut Kampung Susun Bayam Diambil Alih DKI, Heru Budi Hartono: Belum Ada Laporan

11 jam lalu

Jakpro Sebut Kampung Susun Bayam Diambil Alih DKI, Heru Budi Hartono: Belum Ada Laporan

Haru Budi Hartono mengatakan, pengelolaan Kampung Susun Bayam (KSB) masih dipegang Jakpro, termasuk mekanisme penetapan tarif sewa.


Aktivis UPC Beberkan Tarik Ulur Sewa Kampung Susun Bayam

12 jam lalu

Aktivis UPC Beberkan Tarik Ulur Sewa Kampung Susun Bayam

Menurut aktivis itu, Jakpro menggunakan rujukan tarif rusunawa ketika menawarkan besaran uang sewa Kampung Susun Bayam kepada korban penggusuran.


Jawab Jakpro Soal Pengalihan Kampung Susun Bayam, DKI: Belum Ganti Pengelola

15 jam lalu

Jawab Jakpro Soal Pengalihan Kampung Susun Bayam, DKI: Belum Ganti Pengelola

Sarjoko menyatakan belum mendapat informasi terbaru soal pengalihan pengelolaan Kampung Susun Bayam dari Jakpro ke Pemprov DKI Jakarta.


Warga Kampung Susun Bayam Diminta Sewa Rp715 Ribu, UPC: Ngapain Perjanjian dengan Jakpro

16 jam lalu

Warga Kampung Susun Bayam Diminta Sewa Rp715 Ribu, UPC: Ngapain Perjanjian dengan Jakpro

Pendampinga Warga Kampung Susun Bayam (KSB) Muhammad menyebutkan isi perjanjian Jakpro untuk warga calon penghuni KSB adalah soal tarif sewa.


Sejak Diresmikan Anies, Penghuni Belum Tinggal di Kampung Susun Bayam, UPC: Masuk Aja Dulu

18 jam lalu

Sejak Diresmikan Anies, Penghuni Belum Tinggal di Kampung Susun Bayam, UPC: Masuk Aja Dulu

Pendamping Warga Kampung Susun Bayam dari Urban Poor Consortium, Gugun Muhammad meminta Jakpro dan Pemprov DKI membahas soal tarif sewa dan pengelola setelah warga menempati kampung susun. Sebab, saat ini yang dibutuhkan warga adalah tempat tinggal.


Daftar Nama Petinggi BUMD DKI Jakarta yang Dicopot di Era Heru Budi Hartono

21 jam lalu

Daftar Nama Petinggi BUMD DKI Jakarta yang Dicopot di Era Heru Budi Hartono

Inilah daftar pergantian pimpinan perusahaan yang berada di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta di era Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.


Kampung Susun Bayam Diambil Alih DKI, Warga Minta Sewa Disamakan dengan di AKuarium

1 hari lalu

Kampung Susun Bayam Diambil Alih DKI, Warga Minta Sewa Disamakan dengan di AKuarium

Tarif sewa Kampung Susun Bayam seharusnya juga dikelola koperasi sama seperti di Kampung Akuarium dan Kunir.