Bharada E Ladeni Deolipa Yumara, Pengacara: Cuma Ingin Tahu Maunya Apa Sih

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Ferdy Sambo dan Bharada Richard Eliezer

TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Ronny Berty Talapessy, menyatakan bakal hadir pada sidang lanjut gugatan perdata atas pencabutan surat kuasa Bharada E terhadap Deolipa Yumara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 28 September 2022.  
"Iya saya hadir," kata Ronny kepada ANTARA.

Ronny sebagai Tergugat II menjelaskan bahwa dirinya bakal hadir bersama tim pencaranya dan tim pengacara untuk Bharada E sebagai Tergugat I. "Untuk agenda sidang hari ini, pemanggilan para tergugat saya hadir bersama rekan-rekan pengacara," kata Ronny.

Alasan Ronny hadir langsung ke persidangan adalah ingin mengetahui secara jelas apa yang diinginkan Deolipa Yumara terhadap kliennya dari gugatan itu.

Menurut dia, terkait dengan pencabutan surat kuasa itu karena Bharada E tidak mau didampingi lagi sama Deolipa Yumara. Hal ini sesuai dengan Pasal 1814 KUH Perdata yang pemberi kuasa dapat menarik kembali kuasanya bila hal itu dikendakinya dan dapat memaksa pemegang kuasa untuk mengembalikan kuasa itu bila ada alasan untuk itu.

Dijelaskan pula dalam Pasal 1816 KUH Perdata, yaitu pengangkatan seorang penerima kuasa baru untuk menjalankan suatu urusan yang sama, menyebabkan ditariknya kembali kuasa penerima kuasa pertama, terhitung mulai hari diberitahukannya pengangkatan itu kepada orang yang disebut belakangan.

"Sebenarnya kami tidak mau tanggapi karena hanya mengganggu proses pidana yang sedang dihadapi oleh Bharada E. Cuma kami pengen tahu maunya apa sih?" kata Ronny.

Ronny ingin memastikan apa yang diinginkan Deolipa selaku mantan pengacara Bharada E mengingat Bharada E sendiri yang sudah tidak mau menjadikan Deolipa sebagai pengacaranya.

Karena dalam gugatan yang dimohonkan (petitum)-nya meminta majelis hakim menyatakan pencabutan surat kuasa tidak sah, dan menggugat para tergugat senilai Rp15 miliar.

"Kasihan mungkin mereka hanya ngarep dan hanya mencari sensasi saja agar tetap menjadi sebagai pengacara Bharada E. Sementara itu, Bharada E sudah tidak mau sama sekali menjadikan eks pengacara itu sebagai pengacaranya," kata Ronny.

Agenda sidang memanggil para tergugat

Sidang gugatan ini telah dimulai sejak Rabu (7/9) dengan agenda memanggil para tergugat, sidang kemudian ditunda dan dilanjutkan pada hari Rabu (14/9) dengan agenda memanggil tergugat serta memeriksa kelengkapan administratif kuasa hukum Deolipa Yumara.

Setelah kelengkapan administrasi dinyatakan lengkap oleh hakim, sidang kembali ditunda dan dilanjutkan pada hari Rabu (21/9) dihadiri oleh penggugat, Tergugat I dan Tergugat II.

Karena Tergugat III, yakni Kabareskrim Polri c.q. Kapolri tidak hadir, majelis hakim yang diketuai Siti Hamidah kembali menunda sidang dan melanjutkannya pada hari Rabu (28/9) dengan perintah Tergugat III hadir ke persidangan.

Hakim juga menekankan jika Tergugat III tidak hadir pada pemanggilan yang ketiga kalinya, sidang bakal dilanjutkan tanpa dihadiri tergugat III. Karena ketidakhadirannya setelah tiga kali dipanggil, diartikan telah melepaskan haknya.

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Haruno mengatakan bahwa agenda sidang hari ini masih sama, yaitu pemanggilan para pihak, yaitu tergugat dan penggugat. Sidang dilaksanakan di Ruang V Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Deolipa Yumara Gugat Kapolri dan Bharada E Rp 15 Miliar, Sidang Lanjut Hari Ini

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Salah Prosedur Penetapan Mahasiswa UI Tersangka, Penyidik Polda Metro Jalani Sidang Kode Etik

1 jam lalu

Salah Prosedur Penetapan Mahasiswa UI Tersangka, Penyidik Polda Metro Jalani Sidang Kode Etik

Beberapa penyidik Polda Metro Jaya menjalani sidang kode etik akibat adanya salah prosedur penetapan tersangka mahasiswa UI yang tewas ditabrak.


TPNPB-OPM Bakar Pesawat Susi Air, Wakil Ketua DPR Minta TNI-Polri Tindak Tegas

5 jam lalu

TPNPB-OPM Bakar Pesawat Susi Air, Wakil Ketua DPR Minta TNI-Polri Tindak Tegas

Wakil Ketua DPR menilai pemerintah selama ini telah memberikan banyak toleransi terhadap teror yang dilakukan kelompok TPNPB-OPM.


Pengacara Chuck Putranto Sebut Tak Ada Bukti Kliennya Perusak DVR CCTV

6 jam lalu

Pengacara Chuck Putranto Sebut Tak Ada Bukti Kliennya Perusak DVR CCTV

Pengacara Chuck Putranto, Daniel Sony Pardede menyebut kliennya bukan pelaku pemusnahan rekaman CCTV yang mengungkap skenario pembunuhan


Upaya Baiquni Wibowo Backup Rekaman CCTV Dianggap Penolakan Perintah Ferdy Sambo

8 jam lalu

Upaya Baiquni Wibowo Backup Rekaman CCTV Dianggap Penolakan Perintah Ferdy Sambo

Tim kuasa hukum mengatakan Baiquni Wibowo tidak pernah menerima langsung perintah dari Ferdy Sambo.


Duplik Baiquni Wibowo Singgung Soal Penyerahan Rekaman CCTV Lingkungan Rumah Dinas Ferdy Sambo

9 jam lalu

Duplik Baiquni Wibowo Singgung Soal Penyerahan Rekaman CCTV Lingkungan Rumah Dinas Ferdy Sambo

Tim kuasa hukum menilai jaksa tak menghargai tindakan Baiquni WIbowo yang menyerahkan rekaman CCTV lingkungan rumah dinas Ferdy Sambo secara sukarela.


Sidang Obsturction of Justice Pembunuhan Brigadir Yosua, Chuck Putranto Akan Ajukan Duplik Hari Ini

11 jam lalu

Sidang Obsturction of Justice Pembunuhan Brigadir Yosua, Chuck Putranto Akan Ajukan Duplik Hari Ini

Terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua, Chuck Putranto, akan mengajukan duplik hari ini.


Kasus Pengubahan Putusan MK: Jokowi Diminta Lakukan Ini

11 jam lalu

Kasus Pengubahan Putusan MK: Jokowi Diminta Lakukan Ini

Advokat Zico Leonardo Djagardo Simanjunta mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi soal kasus pengubahan putusan MK.


Babak Akhir Kasus Pembunuhan Berencana Yosua: Vonis Ferdy Sambo 13 Februari

14 jam lalu

Babak Akhir Kasus Pembunuhan Berencana Yosua: Vonis Ferdy Sambo 13 Februari

Sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua segera memasuki babak akhir. Vonis Ferdy Sambo akan dibacakan Senin, 13 Februari.


Anggota Densus 88 Jadi Tersangka Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok

1 hari lalu

Anggota Densus 88 Jadi Tersangka Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok

Anggota Densus 88 yang membunuh sopir taksi online di Depok telah ditetapkan sebagai tersangka.


KKB Sandera Pilot dan Penumpang Susi Air, Kapolri Kerahkan Tim Operasi Damai Cartenz

1 hari lalu

KKB Sandera Pilot dan Penumpang Susi Air, Kapolri Kerahkan Tim Operasi Damai Cartenz

Kapolri mengatakan tim Operasi Damai Cartenz di Papua akan dikerahkan untuk selamatkan pilot dan penumpang pesawat Susi Air yang disandera