Deolipa Anggap Biasa Cekcok dengan Pengacara Bharada E di Ruang Sidang

Reporter

Deolipa Yumara saat hendak mengikuti sidang lanjutan gugatan perdatanya terhadap Bharada E dan Kabareskrim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 28 September 2022. Tempo/M. Faiz Zaki

TEMPO.CO, Jakarta - Deolipa Yumara dan Ronny Berty Talapessy sempat berdebat soal penundaan waktu sidang gugatan perdata. Mereka mengusulkan waktu mulai sidang pada pekan depan.

"Biasa itu, namanya juga pengen supaya suaranya ada, waktu saja dipersoalkan, padahal kita tiap sidang juga jam satu siang, tiba-tiba mau nyelonong jam 11 siang seolah sibuk sendiri," ujarnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 28 September 2022.

Ronny mengajukan persidangan pekan depan dimulai pukul 11.00 WIB, sedangkan Deolipa pukul 13.00. Namun keduanya tidak sepakat karena memiliki urusan dan pertimbangan masing-masing.

Alasannya Deolipa karena memang pada biasanya sejak awal sidang selalu mulai setelah jadwal makan siang. Ronny memilih waktu tersebut karena hendak fokus pada perkara kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yang melibatkan kliennya, Bharada E alias Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Walau begitu, Deolipa mengklaim tidak emosi selama sidang berlangsung. "Oh engga, saya kan gapernah emosi," tuturnya.

Keduanya bersikukuh menyampaikan pendapatnya masing-masing dalam ruang sidang. Saat menyampaikan usulan, mereka saling memotong pembicaraan hingga akhirnya hakim ketok palu berulang kali untuk menenangkan.

Hakim memperingatkan bahwa masalah penentuan waktu agar tidak jadi bahan pertengkaran di ruang sidang. "Sebentar, ini mau berantem atau apa? Sudah cukup, sebentar, yang memimpin sidang adalah saya. Tolong, kita baru menentukan jam saja udah ribut kek begini. Kan malu disaksikan oleh masyarakat Indonesia," ujar Hakim Anggota II Anry Widyo Laksono saat memimpin sidang.

Setelah itu sidang ditutup dan Muhammad Burhanuddin sebagai penggugat II mesti hadir pada pekan depan di hari yang sama pukul 13.00. Mengingat saat ini rekan Deolipa tersebut sedang keluar kota.

"Ditunda satu minggu jam satu siang perintah untuk memanggil penggugat II. Sidang ditutup," kata Anry.

Pasca sidang ditutup, Ronny menyayangkan absennya Burhanuddin. Dia menilai pihak penggugat tidak kooperatif.

"Dari pihak pengugat dua tidak hadir, tentunya akan mengganggu konsentrasi kami dalam menghadapi perkara pidana yang sedang berjalan," kata Ronny saat ditemui setelah persidangan.

Baca juga: Deolipa dan Pengacara Bharada E Cekcok di Ruang Sidang Bikin Hakim Ketok Palu Berulang Kali






Sembuh dari Covid-19, Putri Candrawathi Hadir Langsung di Sidang Hari Ini

19 jam lalu

Sembuh dari Covid-19, Putri Candrawathi Hadir Langsung di Sidang Hari Ini

Putri Candrawathi tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sekitar pukul 8.35 WIB. Ia kembali hadir di persidangan setelah sembuh dari Covid-19


Hakim Tanya ART soal Emoji Ferdy Sambo Usai Pembunuhan Brigadir J

5 hari lalu

Hakim Tanya ART soal Emoji Ferdy Sambo Usai Pembunuhan Brigadir J

Kodir mengatakan tidak berani menanyakan kenapa Ferdy Sambo menangis karena menurutnya tidak sopan.


ART Sebut Ferdy Sambo Pasang CCTV, Hakim: Masa Jenderal Pasang Sendiri

5 hari lalu

ART Sebut Ferdy Sambo Pasang CCTV, Hakim: Masa Jenderal Pasang Sendiri

Hakim pun heran dengan jawaban Kodir karena mana mungkin Ferdy Sambo yang memasang sendiri CCTV.


Eks Kasatreskrim Polres Jaksel Sebut 7 Peluru Masuk Tubuh Brigadir Yosua, Tapi Ada 10 Selongsong di TKP

8 hari lalu

Eks Kasatreskrim Polres Jaksel Sebut 7 Peluru Masuk Tubuh Brigadir Yosua, Tapi Ada 10 Selongsong di TKP

Eks Kasatreskrim Polres Jaksel mengaku tak tahu asal usul kelebihan 3 selongsong peluru di lokasi pembunuhan Brigadir Yosua.


300 Pelaku Pelanggaran IMB Akan Jalani Sidang di PN Jakarta Selatan

15 hari lalu

300 Pelaku Pelanggaran IMB Akan Jalani Sidang di PN Jakarta Selatan

Pemkot Jakarta Selatan akan memanggil 300 pelaku pelanggaran IMB untuk menjalani sidang yustisi di PN Jakarta Selatan.


Sidang Perdana Kasus Dugaan Penyelewengan Dana ACT Digelar Besok

15 hari lalu

Sidang Perdana Kasus Dugaan Penyelewengan Dana ACT Digelar Besok

Diduga pengurus Yayasan ACT melakukan penggunaan dana tidak sesuai peruntukannya untuk kepentingan pribadi.


Pengamat Sebut Penundaan Sidang Ferdy Sambo Agar Publik Rileks ke KTT G20

15 hari lalu

Pengamat Sebut Penundaan Sidang Ferdy Sambo Agar Publik Rileks ke KTT G20

Kata Suparji, masyarakat perlu penyegaran, karena kasus Ferdy Sambo sudah berjalan cukup lama, hingga memakan waktu berbulan-bulan.


Hakim Tolak Eksepsi Baiquni Wibowo, Sidang Lanjut ke Pemeriksaan Saksi

19 hari lalu

Hakim Tolak Eksepsi Baiquni Wibowo, Sidang Lanjut ke Pemeriksaan Saksi

Majelis hakim menolak seluruh nota keberatan atau eksepsi terdakwa obstruction of justice pembunuhan berencana Brigadir J, Baiquni Wibowo


Kesaksian Ajudan dan ART Ferdy Sambo: Terpaksa Berbohong hingga Yosua Beli Kue Ultah Pernikahan

19 hari lalu

Kesaksian Ajudan dan ART Ferdy Sambo: Terpaksa Berbohong hingga Yosua Beli Kue Ultah Pernikahan

Sejumlah saksi memberikan keterangan kasus kematian Brigadir Yosua di rumah dinas Ferdy Sambo. Simak sejumlah kesaksiannya


Majelis Hakim Cecar ART Ferdy Sambo karena Berikan Keterangan Berbeda di Sidang Kuat Ma'ruf dan Bripka RR

20 hari lalu

Majelis Hakim Cecar ART Ferdy Sambo karena Berikan Keterangan Berbeda di Sidang Kuat Ma'ruf dan Bripka RR

Pernyataan ART Ferdy Sambo, Kodir, berbeda dengan ajudan Adzan Romer sebelumnya.