Reportase Pasca Putri Candrawathi Ditahan, Jurnalis Tempo Diusir Penjaga Rumah Ferdy Sambo

Reporter

Mobil Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tiba di kediaman istri Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa, 9 Agustus 2022. ANTARA/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Wartawan Tempo diusir oleh penjaga rumah Ferdy Sambo ketika ingin melihat suasana rumah setelah Putri Candrawathi ditahan di Bareskrim Polri, kemarin Jumat. 

Tempo tiba di rumah Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Kompleks Pertambangan, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan pada pukul 13.50 WIB Sabtu, 1 Oktober 2022.

Sesaat setelah Tempo sampai ke kediaman Ferdy Sambo, seorang penjaga rumah berpakaian preman keluar dari rumah tersebut. Ia menanyakan maksud dan tujuan Tempo datang ke sana.

"Ngapain di sini, bang?" tanyanya.

Setelah dijelaskan, penjaga tersebut meminta Tempo untuk segera pergi. Ia mengatakan bahwa sudah tidak ada apapun yang bisa diliput.

"Gak ada bang. Sudah. Gak ada. Kan, sudah gak ada apa-apa lagi.

Bareskrim Tahan Putri Candrawathi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kepolisian menahan tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Putri Candrawathi. Putri ditahan di rumah tahanan Mabes Polri hari ini, Jumat, 30 September 2022.

Kapolri mengatakan penahanan ini dilakukan untuk mempermudah proses pelimpahan tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan serta perkara obstruction of justice.

“Untuk mempermudah pelimpahan berkas dan tersangka, hari ini Mabes Polri menahan Putri Candrawathi,” kata Listyo Sigit di gedung Rupatama, Mabes Polri, 30 September 2022.

Putri Candrawathi ditahan setelah menjalani pemeriksaan kesehatan fisik dan mental di Bareskrim di hari yang sama.

12 tersangka diserahkan ke kejaksaan

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan Bareskrim akan menyerahkan 12 tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Senin, 3 Oktober 2022.

“Insya Allah untuk rencana pelimpahan tahap dua akan dilaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti pada Senin, 3 Oktober 2022,” kata Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu, 28 September 2022.

Jenderal bintang dua ini mengatakan tempat penyerahan akan dilakukan di Bareskrim Polri. Penyerahan tersangka dan barang bukti ini meliputi lima berkas perkara pembunuhan berencana dan tujuh berkas perkara obstruction of justice. “Jadi semuanya akan diserahkan Senin besok,” ujarnya.

Pada 28 September 2022, Kejaksaan Agung telah menetapkan status P21 perkara Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto 55 dan 56 KUHP dengan lima tersangka, yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, dan Ricky Rizal.

Kejaksaan juga menetapkan P21 untuk Pasal 32 dan 33 jo 48 dan jo 49 Undang-undang ITE Tahun 2016 karena merusak barang bukti elektronik dalam kasus ini.

Tujuh tersangka obstruction of justice, yakni Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

MUHSIN SABILILLAH

Baca juga: Breaking News: Bareskrim Tahan Putri Candrawathi






Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua, Hakim Sebut Ricky Rizal Pencuri

41 menit lalu

Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua, Hakim Sebut Ricky Rizal Pencuri

Ricky Rizal disebut sebagai pencuri karena memindahkan dana dari rekening Brigadir Yosua yang telah meninggal.


Sidang Pembunuhan Brigadir Yosua, Hakim Endus Adanya Tindak Pidana Pencucian Uang

1 jam lalu

Sidang Pembunuhan Brigadir Yosua, Hakim Endus Adanya Tindak Pidana Pencucian Uang

Hakim mengendus adanya praktek pencucian uang oleh Ferdy Sambo dan anak buahnya dalam sidang pembunuhan Brigadir Yosua.


Tragedi Kanjuruhan, TGA Laporkan Bareskrim ke Ombudsman

2 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, TGA Laporkan Bareskrim ke Ombudsman

TGA melapokan Bareskrim ke Ombudsman Republik Indonesia karena diduga melakukan maladministrasi dalam laporan mereka soal Tragedi Kanjuruhan.


Baim Wong Laporkan Kasus Penipuan Rp 140 Juta ke Bareskrim Polri

2 jam lalu

Baim Wong Laporkan Kasus Penipuan Rp 140 Juta ke Bareskrim Polri

Baim Wong mengungkapkan bahwa penipuan tersebut terjadi saat sebuah kegiatan bagi-bagi hadiah atau giveaway mengatasnamakan dirinya.


Kasus Ismail Bolong, ISESS Minta Polri Fokus pada Surat LHP Kadiv Propam

4 jam lalu

Kasus Ismail Bolong, ISESS Minta Polri Fokus pada Surat LHP Kadiv Propam

ISESS meminta Polri fokus pada surat laporan hasil penyelidikan (LHP) yang dikeluarkan oleh Propam dalam mengungkap kasus Ismail Bolong


Hakim Marahi Ricky Rizal karena Dianggap Berbohong: Kamu Tidak Sayang sama Anak-anakmu?

4 jam lalu

Hakim Marahi Ricky Rizal karena Dianggap Berbohong: Kamu Tidak Sayang sama Anak-anakmu?

"Kamu tidak sayang sama anak-anakmu?" tegur hakim."Sayang Yang Mulia," kata Ricky Rizal."Kamu berkorban untuk nutupin ini semua?" tanya lagi hakim.


Cerita Eksekusi Brigadir J versi Ricky Rizal, Mengaku Kaget Kenapa Yosua Ditembak

4 jam lalu

Cerita Eksekusi Brigadir J versi Ricky Rizal, Mengaku Kaget Kenapa Yosua Ditembak

Ricky Rizal melihat Yosua bertanya-tanya ketika disuruh jongkok oleh Ferdy Sambo. Ketika Yosua menolak jongkok, Richard langsung menembaknya


Ricky Rizal Akui Ferdy Sambo Pakai Identitasnya untuk Buka Rekening dan Beli Motor

6 jam lalu

Ricky Rizal Akui Ferdy Sambo Pakai Identitasnya untuk Buka Rekening dan Beli Motor

Ricky Rizal mengaku tidak tahu kenapa Ferdy Sambo menggunakan identitasnya untuk pembelian motor tersebut.


LPSK Surati Jaksa, Kuasa Hukum Berharap Bharada E Terima Keringanan Hukuman Selaku JC

6 jam lalu

LPSK Surati Jaksa, Kuasa Hukum Berharap Bharada E Terima Keringanan Hukuman Selaku JC

Ronny menampilkan surat rekomendasi yang diberikan LPSK soal Bharada E ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dengan tembusan JPU sebelum sidang


Kuat Ma'ruf Beri Gestur Jari Cinta ala Korea sebelum Sidang Pembunuhan Brigadir J

7 jam lalu

Kuat Ma'ruf Beri Gestur Jari Cinta ala Korea sebelum Sidang Pembunuhan Brigadir J

Kuat Ma'ruf duduk begitu sampai. Tiba-tiba kuasa hukumnya memberi isyarat kepada Kuat agar memberi salam kepada media dan hadirin.