Putri Candrawathi Ditahan, Kak Seto Minta Negara Melindungi Anaknya

Reporter

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau Kak Seto mendatangi Bareskrim Mabes polri untuk meminta perlindungan pada anak anak dari Ferdy Sambo dan Putri, Jakarta. Selasa, 23 Agustus 2022. Menurut Kak Seto, perlu membedakan perlakuan pada anak-anak kedua pasangan ini untuk memberikan perlindungan terutama yang masih berusia di bawah 18 tahun dari bully. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi mengatakan bahwa negara mesti hadir untuk melindungi anak Putri Candrawathi dari stigmasi. 

"Ibunya menjalani pemidanaan. Tapi anak yang ditinggalkan, kalau mendapat stigmasi, ya mohon dilindungi (oleh) negara," ujar lelaki yang akrab dipanggil Kak Seto kepada Tempo pada Sabtu, 1 Oktober 2022. 

Ia menjelaskan, dalam UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak ada kondisi di mana anak membutuhkan perhatian khusus. Salah satu kondisinya adalah korban stigmasi terkait kondisi orang tuanya. 

"Di UU Perlindungan Anak disebutkan anak yang membutuhkan perlindungan khusus. Antara lain anak yang distigmatisasi atas pelabelan orang tua. Nah, ini negara hadir untuk melindungi mereka. Itu amanat undang-undang," jelasnya. 

Putri Candrawathi Titipkan Anak Yang Masih Kecil Ke Neneknya

Tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Putri Candrawathi menitipkan anaknya yang paling muda ke neneknya setelah ia ditahan di rumah tahanan Bareskrim Polri hari ini, Jumat, 30 September 2022.

“Anak yang paling kecil akan dijaga, selain oleh pengasuh juga oleh neneknya yang berumur 80 tahun,” kata kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah di Bareskrim Polri, Jumat, 30 September 2022.

Sementara itu, Putri Candrawathi menitipkan pesan kepada anak-anaknya setelah ia ditahan oleh Bareskrim Polri hari ini. Dengan mengenakan baju tahanan oranye bernomor 077, Putri berbicara singkat sebelum menangis saat menyampaikan pesan kepada anak-anaknya. Ia keluar dari lobi Bareskrim Polri untuk ditahan pukul 17.21 WIB. 

“Saya mohon izin titipkan anak saya di rumah dan di sekolah mereka masing-masing,” kata Putri Candrawathi, terisak.

Ia mengatakan ikhlas menjadi tahanan dan meminta doa. Lebih lanjut, ia berpesan kepada anak-anaknya agar terus belajar dan menggapi cita-cita mereka.

“Untuk anak-anakku sayang, belajar yang baik dan tetap gapai cita-citamu dan selalu berbuat yang terbaik,” ujarnya.

Ferdy Sambo dan Putri memiliki empat anak

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi memiliki empat anak, tiga di antaranya masih di bawah umur. Satu anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, yang termuda, berusia 1,5 tahun.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kepolisian memutuskan untuk menahan tersangka Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Putri Candrawathi, di rumah tahanan Mabes Polri hari ini, Jumat, 30 September 2022.

Kapolri mengatakan penahanan ini dilakukan untuk mempermudah proses pelimpahan tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan serta perkara obstruction of justice.

“Untuk mempermudah pelimpahan berkas dan tersangka, hari ini Mabes Polri menahan Putri Candrawathi,” kata Kapolri di gedung Rupatama, Mabes Polri, 30 September 2022.

MUHSIN SABILILLAH

Baca juga: Reportase Pasca Putri Candrawathi Ditahan, Jurnallis Tempo Diusir Penjaga Rumah Ferdy Sambo






Sidang Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar Pekan Depan, Ini Jadwalnya

18 jam lalu

Sidang Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar Pekan Depan, Ini Jadwalnya

Sidang kasus pembunuhan berencana dan obstruction of justice dengan terdakwa Ferdy Sambo cs kembali digelar pekan depan.


Kasus Brigadir J, Hakim Perintahkan Jaksa Hadirkan Ketua RT Kompleks Duren Tiga Secara Daring

19 jam lalu

Kasus Brigadir J, Hakim Perintahkan Jaksa Hadirkan Ketua RT Kompleks Duren Tiga Secara Daring

Majelis hakim memerintahkan JPU menghadirkan Ketua RT 5 Kompleks Polri Duren Tiga, yakni Seno Sukarto pada sidang perintangan penyidikan kasus Brigadir J


Top Nasional: Pernyataan Bharada E soal Wanita Menangis Dinilai Kejujuran, DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

21 jam lalu

Top Nasional: Pernyataan Bharada E soal Wanita Menangis Dinilai Kejujuran, DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi mengungkapkan pernyataan Richard Eliezer atau Bharada E soal wanita menangis di rumah Ferdy Sambo adalah jujur.


Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Ini Kata KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman

1 hari lalu

Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Ini Kata KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman

KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman menyatakan akan mendukung Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI.


Selain Setujui Yudo Margono Sebagai Panglima TNI, DPR Juga Sepakat Berhentikan Andika Perkasa

1 hari lalu

Selain Setujui Yudo Margono Sebagai Panglima TNI, DPR Juga Sepakat Berhentikan Andika Perkasa

DPR memberhentikan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI dengan hormat setelah menyetujui pencalonan Laksamana Yudo Margono.


Soal Keberadaan Ismail Bolong, Ini Kata Kapolri

1 hari lalu

Soal Keberadaan Ismail Bolong, Ini Kata Kapolri

Kapolri menyatakan akan ada progres soal pencarian Ismail Bolong setelah mereka memeriksa anak dan istrinya pada Kamis kemarin.


Saksi Sebut Arif Rachman Arifin Perintahkan Penyidik Polres Jaksel Rekayasa BAP

1 hari lalu

Saksi Sebut Arif Rachman Arifin Perintahkan Penyidik Polres Jaksel Rekayasa BAP

Terdakwa kasus obstruction of justice, Arif Rachman Arifin pernah memerintahkan penyidik Polres Jakarta Selatan untuk merekayasa berita acara pemeriksaan (BAP).


Bolak-balik Ferdy Sambo Disebut Menangis, Termasuk Saat Memeluk Fadil Imran Kapolda Metro Jaya

1 hari lalu

Bolak-balik Ferdy Sambo Disebut Menangis, Termasuk Saat Memeluk Fadil Imran Kapolda Metro Jaya

Saksi di pengadilan sebut beberapa kali Ferdy Sambo menangis terkait kasus pembunuhan Brigadir J. Termasuk saat Fadil Imran kapolda Metro Jaya.


Bharada E Sebut Perempuan Menangis di Rumah Sambo, LPSK: Ia Berkata Jujur

1 hari lalu

Bharada E Sebut Perempuan Menangis di Rumah Sambo, LPSK: Ia Berkata Jujur

LPSK memberikan tanggapan mengenai pernyataan penasihat hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis yang menyebut Bharada E memberikan kesaksian bohong di persidangan.


Gara-Gara Podcast, Pembunuhan di Australia Terungkap setelah 40 Tahun

1 hari lalu

Gara-Gara Podcast, Pembunuhan di Australia Terungkap setelah 40 Tahun

Mantan guru di Australia, yang menjadi subjek podcast "The Teacher's Pet" dijatuhi hukuman 24 tahun penjara karena membunuh istrinya 40 tahun lalu