DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Warga berjalan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pinisi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa, 19 Juli 2022. Kasus Covid-19 di Tanah Air masih terus bertambah. Berdasarkan data pemerintah hingga Selasa, 19 Juli pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan 5.085 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan menyebut jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi yang menyumbang penambahan kasus tertinggi yakni DKI Jakarta sebanyak 551 kasus.

Siaran pers Kemenkes yang diterima ANTARA di Jakarta, Ahad, memperlihatkan Jawa Barat dan Jawa Timur menempati urutan kedua dan ketiga dengan penambahan 183 dan 156 kasus.

Disusul Banten di posisi keempat dengan penambahan 124 kasus. Jawa Tengah di posisi kelima dengan penambahan 88 kasus.

Kemenkes juga menyampaikan ada 22 provinsi yang mencatatkan penambahan kasus COVID-19 di bawah 10 kasus pada hari ini. Selain itu terdapat dua provinsi yang tidak ada penambahan kasus COVID-19, yaitu Kalimantan Selatan dan Gorontalo.

Kemudian jumlah pasien yang berhasil sembuh dari penularan COVID-19 di Tanah Air pada hari ini mencapai 1.575 pasien dengan jumlah tertinggi disumbang DKI Jakarta, yaitu 820 pasien sembuh.

Jawa Timur di posisi kedua dengan 171 pasien sembuh. Jawa Barat dan Banten di posisi ketiga dan keempat dengan masing-masing 154 dan 143 pasien sembuh. Jawa Tengah di urutan kelima dengan mencatatkan 43 pasien sembuh.

10 pasien meninggal

Sementara jumlah pasien yang meninggal akibat penularan COVID-19 di Tanah Air tercatat ada 10 pasien. Secara nasional, jumlah kasus aktif turun sebanyak 263 kasus menjadi 17.434 kasus aktif.

Jumlah spesimen yang diperiksa pada hari ini ada sebanyak 34.111 spesimen dengan positivity rate sebesar 7,28 persen.

Sementara Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization/ITAGI) memperkirakan vaksin COVID-19 masih dibutuhkan Indonesia hingga 2023.

"Vaksin masih diperlukan untuk tahun depan. Siapa yang memulai (menyatakan pandemi) maka dia yang harus mengakhiri," kata Ketua ITAGI Prof Sri Rezeki.

Dia mengatakan hingga saat ini dunia masih berada dalam masa pandemi COVID-19. "Pandemi belum dihentikan. Selama belum dicabut statusnya, kita statusnya masih darurat," katanya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

4 jam lalu

Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

Grand Prix Formula 1 Cina dipastikan tidak akan masuk dalam agenda F1 2023. Apa penyebabnya? Simak selengkapnya di artikel ini!


Gempa Garut dari Dalam Lempeng Indo-Australia, Ini Data BMKG Selengkapnya

11 jam lalu

Gempa Garut dari Dalam Lempeng Indo-Australia, Ini Data BMKG Selengkapnya

BMKG memastikan data-data gempa Garut yang terjadi pada Sabtu, 3 Desember 2022, pukul 16.49.41 WIB.


WHO: Kesenjangan Strategi Atasi Covid-19 Lahirkan Varian Baru

12 jam lalu

WHO: Kesenjangan Strategi Atasi Covid-19 Lahirkan Varian Baru

Kesenjangan dalam strategi mengatasi Covid-19 tahun ini terus menciptakan kondisi sempurna bagi munculnya varian baru yang mematikan


Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

14 jam lalu

Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

Juru Bicara Kemenkes Muhammad Syahril mengungkapkan Indonesia masih berada di Level 1 transmisi Komunitas Covid-19.


Sejarah Gunung Gede Pangrango

16 jam lalu

Sejarah Gunung Gede Pangrango

Kawasan Gunung Gede Pangrango adalah salah satu dari lima taman nasional pertama di Indonesia. Lalu, bagaimana sejarah awal asal-usulnya?


Antisipasi Lonjakan Kasus XBB Jelang Liburan Natal, Kemenkes Ingatkan Warga Patuhi Prokes

21 jam lalu

Antisipasi Lonjakan Kasus XBB Jelang Liburan Natal, Kemenkes Ingatkan Warga Patuhi Prokes

Pengendalian varian XBB dilakukan melalui disiplinnya protokol kesehatan dan juga dengan vaksinasi lengkap


Prasetyo Edi: Pemprov DKI Akan Mengadakan Lelang Jabatan Sekda, Dipilih oleh Presiden

1 hari lalu

Prasetyo Edi: Pemprov DKI Akan Mengadakan Lelang Jabatan Sekda, Dipilih oleh Presiden

Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi mengatakan Pemprov DKI akan segera mengadakan lelang jabatan untuk Sekda DKI. Dipilih oleh Presiden.


BRI Liga 1 Belum Pasti Bergulir Bulan Ini, Polisi Tunggu Hasil Penilaian Resiko

1 hari lalu

BRI Liga 1 Belum Pasti Bergulir Bulan Ini, Polisi Tunggu Hasil Penilaian Resiko

Polisi masih menunggu hasil penilaian resiko yang dibuat Kementerian PUPR dan Kementerian Kesehatan untuk memberikan izin BRI Liga 1 kembali bergulir.


Heru Budi Hartono Copot Marullah Matali dari Jabatan Sekda DKI, Prasetyo Edi: Penyegaran

1 hari lalu

Heru Budi Hartono Copot Marullah Matali dari Jabatan Sekda DKI, Prasetyo Edi: Penyegaran

Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi menjelaskan langkah Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono yang mencopot Marullah Matali dari jabatan Sekda DKI.


120 Motor Listrik Akan Jadi Motor Patroli Petugas Dishub DKI Awal Tahun Depan

1 hari lalu

120 Motor Listrik Akan Jadi Motor Patroli Petugas Dishub DKI Awal Tahun Depan

Dishub DKI akan mengadakan 12 motor listrik awal tahun 2023. Akan dioperasikan jadi motor patroli petugas.