Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Metro Jaya Ingatkan Evaluasi Standar Pengamanan

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran melantik dua pejabat baru di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Kamis 14 Juli 2022. Brigadir Jendral Sambodo Purnomo Yogo yang menjabat Dirlantas Polda Metro Jaya digantikan oleh komisaris Besar Latief Usman, dan Kabiddokes Polda Metro Jaya, Didiet Setioboedi digantikan dengan Hery Wijatmoko. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Muhammad Fadil Imran menginstruksikan kepada para anggotanya bahwa standar pengamanan harus dievaluasi. Sikap ini dilakukan setelah bercermin dari tragedi Kanjuruhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

"Berkaca pada peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, memberikan kita turning point untuk melakukan evaluasi standar sistem pengamanan kita," ujar Fadil Imran saat apel di Polda Metro Jaya, Selasa, 4 Oktober 2022.

Dia mengingatkan setiap personel kepolisian mesti berpedoman pada cara menangani massa dari setiap tahapnya. Fadil merujuk pada Peraturan Kapolri (Perkap) yang mengatur ketentuan itu.

"Bagaimana kita mempedomani secara betul tahapan-tahapan mulai dari kerumunan sampai dengan tahap-tahap berkumpulnya massa yang dapat menimbulkan terjadinya kekacauan. Oleh sebab itu pedomani Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Polri," katanya.

Peristiwa tewasnya ratusan pendukung klub Arema Malang akibat kericuhan di Stadion Kanjuruhan itu, kata Fadil, membuat semua pandangan masyarakat tertuju pada Polri. Maka dia mengimbau para personel polisi Polda Metro Jaya untuk mengutamakan langkah pencegahan, memperkuat persiapan, dan berpedoman pada filosofi penjahit baju.

"Dalam berbagai kesempatan saya sampaikan filosofi Tailor Make, filosofi bagaimana kita menjahit baju, bahwa setiap orang memiliki ukuran yang berbeda," tuturnya.

Jenderal bintang dua itu berpesan agar menerapkan filosofi itu dalam pengamanan rangkaian acara Presidensi G20. Terutama hari ini yang akan mengamankan Parliamentary Speakers Summit (P20).

"Ini adalah etalase yang harus kita tunjukan kepada dunia tentang dinamika bangsa ini yang penuh penghargaan terhadap asepek kemanusiaan dan aspek demokrasi," kata Fadil Imran.

Baca juga: Anies Baswedan Sampaikan Rasa Belasungkawa Atas Tragedi Kanjuruhan






Menkopolhukam: Pemerintah Izinkan BRI Liga 1 Kembali Bergulir Tanpa Penonton

1 jam lalu

Menkopolhukam: Pemerintah Izinkan BRI Liga 1 Kembali Bergulir Tanpa Penonton

Pemerintah memberikan izin kompetisi BRI Liga 1 kembali bergulir, namun tak boleh ada penonton yang hadir di stadion.


Pemerintah Izinkan Liga 1 Dilanjutkan setelah Dihentikan karena Tragedi Kanjuruhan

2 jam lalu

Pemerintah Izinkan Liga 1 Dilanjutkan setelah Dihentikan karena Tragedi Kanjuruhan

Liga 1 ini digelar secara bubble dan tanpa penonton.


Tragedi Kanjuruhan, TGA Laporkan Bareskrim ke Ombudsman

3 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, TGA Laporkan Bareskrim ke Ombudsman

TGA melapokan Bareskrim ke Ombudsman Republik Indonesia karena diduga melakukan maladministrasi dalam laporan mereka soal Tragedi Kanjuruhan.


Evaluasi Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Polisi Kumpulkan Ahli Forensik dan Patologi

6 jam lalu

Evaluasi Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Polisi Kumpulkan Ahli Forensik dan Patologi

Sebelum umumkan hasil penyelidikan kematian satu keluarga di Kalideres, polisi evaluasi kasus bersama dokter forensik hingga sosiolog agama.


Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Polisi Umumkan Hasil Penyelidikan Akhir Pekan Ini

7 jam lalu

Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Polisi Umumkan Hasil Penyelidikan Akhir Pekan Ini

Polisi segera umumkan hasil penyelidikan akhir kasus kematian satu keluarga di Kalideres. Menunggu hasil pemeriksaan kedokteran forensik RSCM.


Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Manado, Polda Metro Jaya Tetapkan 2 Tersangka

21 jam lalu

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Manado, Polda Metro Jaya Tetapkan 2 Tersangka

Penggerebekan kantor pinjol ilegal di Manado ini berawal dari laporan nasabah ke Polda Metro Jaya karena diancam dan diteror


Jadwal Liga 1 Bergulir Lagi: Simak Rangkaian Laga Pekan Ke-12, Mulai Senin 5 Desember

1 hari lalu

Jadwal Liga 1 Bergulir Lagi: Simak Rangkaian Laga Pekan Ke-12, Mulai Senin 5 Desember

Setelah lama terhenti karena Tragedi Kanjuruhan, jadwal Liga 1 akhirnya bisa bergulir kembali. Simak jadwal pekan ke-12, mulai Senin, 5 Desember.


Polda Metro Jaya Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Manado

1 hari lalu

Polda Metro Jaya Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Manado

Penggerebekan kantor pinjol ilegal di Manado ini berawal dari laporan nasabah ke Polda Metro Jaya karena diteror dan diancam


Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

2 hari lalu

Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

Hotman Paris sempat mengatakan sabu 5 kg yang disebut ditukar tawas oleh Teddy Minahasa masih ada dan disimpan kejaksaan


Terbentuknya Paspampres Bermula dari Evakuasi Soekarno dan Bung Hatta ke Yogyakarta

2 hari lalu

Terbentuknya Paspampres Bermula dari Evakuasi Soekarno dan Bung Hatta ke Yogyakarta

Sudah tahukah Anda sejarah dan asal usul terbantuknya Paspampres, pasukan pengamanan presiden dan wapres?