Anies Jadi Capres NasDem, Riza Patria: Saya Pilih Prabowo Subianto

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berpose usai mengikuti Sidang Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa, 13 September 2022. DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna pengumuman masa akhir jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Ahmad Riza Patria 30 hari sebelum masa tugas berakhir. Rapat paripurna pengumuman pemberhentian Anies ini dilakukan sesuai Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 131/2188/OTDA. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tidak banyak berkomentar soal pendeklarasian Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024 oleh Partai NasDem. Ia menegaskan bahwa dirinya tetap mendukung Ketua Umum Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

“Hak setiap partai politik untuk mengusung capres dan cawapres. Jadi, kalau Partai NasDem mengusung Pak Anies sebagai capres, itu hak Partai NasDem. Partai saya, Partai Gerindra bersepakat mengusung Pak Prabowo sebagai capres pada Pemilu 2024,” kata Riza Patria kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2022.

Meskipun Anies Baswedan menjadi capres NasDem, Riza mengatakan hubunannya dengan gubernur masih baik. “Hubungan saya dengan Pak Anies, hubungannya baik. Beliau sebagai Gubernur, saya sebagai Wakil Gubernur, melaksanakan tugas sesuai dengan RPJMD yang ada,” ujarnya.

Soal hubungannya dengan Anies, Riza Patria turut menyinggung hubungan Anies dengan Sandiaga Uno. “Sama seperti yang sebelumnya, Pak Anies dan Pak Sandi melaksanakan tugas, visi-misi program yang dikampanyekan sesuai dengan RPJMD. Jadi biasa saja, hubungan baik, tidak ada masalah,” katanya.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa dirinya tidak ada masalah dengan Anies meskipun dirinya sebagai kader Gerindra telah menyatakan dukungannya terhadap Prabowo untuk Pilpres 2024.

“Kebetulan saya Partai Gerindra mengusung Pak Prabowo. Ada NasDem mengusung Pak Anies. Ketika Pak Anies gubernur dan saya wakil gubernur, kan enggak ada masalah. Kalau tanya saya pilih siapa, ya tentu saya pilih Pak Prabowo Subianto. Itu, kan bos saya, ketua umum saya,” ucap dia.

Sebelumya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi diusung Partai NasDem menjadi capres dalam perhelatan Pilpres 2024. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum, Surya Paloh. Sebelumnya, Anies disandingkan dengan dua bakal Capres lainnya, yakni Panglima TNI Andika Perkasa dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Kenapa Anies? Jawabannya adalah why not the best?” kata Surya Paloh dalam pidatonya di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin, 3 Oktober 2022.

Surya mengawali pidatonya dengan memaparkan keyakinan dan prinsip dari Partai NasDem. Adapun Surya mengatakan telah menerima berbagai masukan, saran, serta berkontemplasi sebelum memutuskan menunjuk Anies sebagai Capres.

Dia menyebut Anies menjadi sosok yang mampu untuk meneruskan pembangunan di Indonesia. Ia juga menilai prinsip dan perspektif Anies sejalan dengan apa yang diyakini oleh Partai NasDem.

MUTIA YUANTISYA

Baca juga: Penjabat Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Harus Sosok Netral yang Bebas dari Aliansi Politik

 






Diduetkan dengan Ganjar Pranowo, Erick Thohir: Saya Bukan Orang Partai

1 jam lalu

Diduetkan dengan Ganjar Pranowo, Erick Thohir: Saya Bukan Orang Partai

Erick Thohir merespon isu soal dirinya akan disandingkan dengan Ganjar Pranowo oleh Partai Amanat Nasional dalam Pilpres 2024.


Enggan Beberkan Janji Manis, Anies Baswedan Beberkan 4 Metode Kerjanya

1 jam lalu

Enggan Beberkan Janji Manis, Anies Baswedan Beberkan 4 Metode Kerjanya

Bakal calon presiden dari Partai Nasdem Anies Baswedan tak ingin beberkan janji manis saat safari politik di Pekanbaru, Riau, Senin 5 Desember 2022. Anies saat ngobrol santai dengan sejumlah wartawan dan mahasiswa menyebutkan ia memegang teguh empat metode bekerja yang dipakainya dalam segala persoalan.


Grace Natalie Jadi Plt Ketua DPW PSI DKI Menggantikan Bekas Staf Ahok yang Mundur

1 jam lalu

Grace Natalie Jadi Plt Ketua DPW PSI DKI Menggantikan Bekas Staf Ahok yang Mundur

Michael Victor Sianipar resmi mengundurkan diri dari PSI. Grace Natalie kini menjabat Ketua DPW PSI DKI Jakarta.


Elektabilitas Prabowo Subianto Menurun, Ini Penjelasan Gerindra

2 jam lalu

Elektabilitas Prabowo Subianto Menurun, Ini Penjelasan Gerindra

Gerindra menyatakan Prabowo Subianto masih belum berkampanye seperti capres lainnya karena masih sibuk sebagai Menteri Pertahanan.


Mundur dari PSI, Michael Sianipar Singgung Konsisten Kritisi Anies Baswedan dan Formula E

2 jam lalu

Mundur dari PSI, Michael Sianipar Singgung Konsisten Kritisi Anies Baswedan dan Formula E

Bekas staf Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Michael Victor Sianipar, mundur dari PSI. Dia menyinggung telah mengkritisi Anies Baswedan dan Formula E


Ganjar Pranowo Disarankan Turunkan Sekoci Politik Agar Pencapresan Semakin Mudah

4 jam lalu

Ganjar Pranowo Disarankan Turunkan Sekoci Politik Agar Pencapresan Semakin Mudah

Ganjar Pranowo dinilai harus mulai menurunkan sekoci politiknya dan tak menunggu restu dari PDIP jika ingin maju pada Pilpres 2024.


Pengamat Sebut 2 Faktor Penentu Kemenangan Ganjar, Prabowo, hingga Anies

7 jam lalu

Pengamat Sebut 2 Faktor Penentu Kemenangan Ganjar, Prabowo, hingga Anies

Agung Baskoro, menyebut Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, hingga Anies Baswedan perlu berebut restu dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi


Pengamat Sebut Tindakan Anies Baswedan Soal Ini yang Lunturkan Stempel Intoleran

8 jam lalu

Pengamat Sebut Tindakan Anies Baswedan Soal Ini yang Lunturkan Stempel Intoleran

Dalam survei Voxpol Center Research and Consulting terungkap pemilih Anies Baswedan berasal dari semua agama dengan prosentase yang merata


Menggganjal Bakal Capres di Pilpres 2024

8 jam lalu

Menggganjal Bakal Capres di Pilpres 2024

Dua bakal capres potensial dalam pilpres 2024, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, menghadapi batu sandungan.


Peneliti Voxpol Nilai Stempel Intoleran Tak Relevan Lagi untuk Anies Baswedan, Ini Sebabnya

9 jam lalu

Peneliti Voxpol Nilai Stempel Intoleran Tak Relevan Lagi untuk Anies Baswedan, Ini Sebabnya

Pangi menyebut Anies Baswedan sudah mulai berhasil dalam soal mementahkan stigma kalau beliau didukung kelompok intoleran.