Baim Wong dan Paula Verhoeven Prank Polisi Soal KDRT, Pakar Kepolisian: Banyak Pasal yang Dapat Menjerat

Pasangan suami istri Baim Wong dan Paula Verhoeven, menunjukan penghargaan yang diberikan oleh Youtube usai chanel Youtubnya berhasil menembus 4 juta subscribers. Youtube.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat kepolisian Institute for Security and Strategic Studies Bambang Rukminto mengatakan ada sejumlah pasal yang dapat disangkakan terhadap Baim Wong dan Paula Verhoeven. Sebelumnya, Sahabat Polisi melaporkan pasangan selebritas itu atas dugaan laporan palsu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) untuk membuat konten Youtube prank polisi.

Bambang mengatakan Baim dan Paula bisa dijerat dengan dugaan laporan palsu. “Sangat bisa. Kalau polisi tegak lurus konsisten menegakan aturan,” kata Bambang di Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2022.

Bambang mengatakan ada banyak pasal untuk menjerat perbuatan Baim dan istrinya Paula Verhoeven, yang membuat konten prank polisi itu. “Yang pasti laporan palsu pada polisi tentunya bisa dijerat pasal pidana,” ucapnya.

Baim Wong dan Paula Verhoeven dikenai pasal pidana

Keduanya juga bisa dijerat dengan Pasal 14 dan 15 Undang-undang No 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Pasal 14 berbunyi: “Barang siapa, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun.”

Sedangkan pasal 15 berbunyi: “Barang siapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga, bahwa kabar demikian akan atau mudah dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya dua tahun.”

Selain itu, Baim Wong dan Paula Verhoeven juga dapat dikenai Pasal 242 ayat 1 dan ayat 2 KUHP tentang dengan sengaja memberi keterangan palsu di atas sumpah, baik dengan lisan atau tulisan, secara pribadi maupun oleh kuasanya yang khusus ditunjuk untuk itu.

ALIYYU MEDYATI

Baca juga: Baim Wong dan Paula Verhoeven Disomasi Atas Video Prank Laporan Palsu KDRT ke Polisi






Divonis 10 Tahun Penjara, Indra Kenz Ajukan Banding

15 hari lalu

Divonis 10 Tahun Penjara, Indra Kenz Ajukan Banding

Indra Kenz dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang dan menyebarkan berita bohong


Kasus Konten Prank KDRT Baim Wong Masih Berlanjut, Polisi Periksa Pelapor

19 hari lalu

Kasus Konten Prank KDRT Baim Wong Masih Berlanjut, Polisi Periksa Pelapor

Polres Jakarta Selatan memeriksa pelapor Baim Wong dalam perkara konten prank laporan polisi soal KDRT pada 1 Oktober 2022 di Polsek Kebayoran Baru.


Jumlah Perempuan dan Anak Korban KDRT Melonjak, Satpol PP: Tugas Kami Melindungi

20 hari lalu

Jumlah Perempuan dan Anak Korban KDRT Melonjak, Satpol PP: Tugas Kami Melindungi

Satpol PP Jakarta Barat menyatakan siap mendampingi para perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.


Kasus KDRT di Depok Melonjak, Psikolog: Sudah Waktunya Kita Intervensi

20 hari lalu

Kasus KDRT di Depok Melonjak, Psikolog: Sudah Waktunya Kita Intervensi

Psikolog Putri Langka mengatakan masalah KDRT ini perlu menjadi perhatian khusus pemerintah agar tidak dianggap sepele.


Kasus KDRT Terjadi Lagi di Depok, Suami Tabrak dan Tusuk Istrinya

21 hari lalu

Kasus KDRT Terjadi Lagi di Depok, Suami Tabrak dan Tusuk Istrinya

Suami pelaku KDRT terhadap istrinya di Jalan H. Kinan, Bedahan, Depok itu kini kabur dan dalam pengejaran Polres Metro Depok.


Pengakuan Pelaku Pemukulan Istri: Kesal Utang ke Bank Tidak Dibayar Selama 9 Bulan

22 hari lalu

Pengakuan Pelaku Pemukulan Istri: Kesal Utang ke Bank Tidak Dibayar Selama 9 Bulan

MS alias Madun, 33 tahun, pelaku pemukulan istri di depan anaknya, mengaku melakukan perbuatan itu karena merasa emosi atas ulah keluarga dari sang istri.


Kasus Ayah Bunuh Anak di Depok, Komnas Perempuan: Kekerasan Gender Esktrem

23 hari lalu

Kasus Ayah Bunuh Anak di Depok, Komnas Perempuan: Kekerasan Gender Esktrem

Kasus ayah bunuh anak dan bacok istri di Depok, Jawa Barat, dinilai Komnas Perempuan sebagai bentuk kekerasan berbasis gender yang ekstrem.


Kasus Ayah Bunuh Anak di Depok, Polisi: Pelaku Emosi Ditanya Utang oleh Istri

25 hari lalu

Kasus Ayah Bunuh Anak di Depok, Polisi: Pelaku Emosi Ditanya Utang oleh Istri

Rizky Noviyandi Achmad membacok anaknya sendiri hingga tewas dan melukai istrinya


Kesaksian Ayah Pembunuh Anak Kandung, Punya Guru Spiritual yang Baru Meninggal

26 hari lalu

Kesaksian Ayah Pembunuh Anak Kandung, Punya Guru Spiritual yang Baru Meninggal

Gelagat tidak biasa Rizky Noviyandi Achmad alias RNA, pelaku pembunuhan anak kandung sudah terlihat ayah dia sejak sebulan ke belakang.


Begini Pengakuan Rizky, Ayah yang Bunuh Anak Kandungnya di Depok

27 hari lalu

Begini Pengakuan Rizky, Ayah yang Bunuh Anak Kandungnya di Depok

Anak sulung Rizky, KPC, yang sudah mengenakan seragam putih-merah dan siap berangkat sekolah tewas dengan tubuh penuh luka