Tanah 4.170 Meter Persegi Milik Warga Pamulang Diduga Diserobot Perusahaan

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Ilustrasi sengketa tanah. Pixabay/Brenkee

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah tanah milik warga di Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga diserobot oleh perusahaan dengan cara dipagar secara sepihak. Total tanah warga yang dipagar secara sepihak itu seluas 4.170 meter persegi.

Warga pemilik tanah tersebut ialah Anwar Ibrahim sedangkan perusahaan yang mengklaim yaitu PT Sinar Sukses Lestari (SSL). Hari ini, kedua belah pihak dipertemukan untuk mengecek luas tanah dan kondisi tanah yang dianggap diserobot.

Pertemuan kedua belah pihak juga dihadiri dari pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel dan unsur lurah serta camat setempat. Pengacara warga Guruh Pramono menyebut kliennya memiliki tanah sejak 1981 sampai hari ini tanpa putus atas nama Anwar Ibrahim.

"Yang jelas tempat kita berdiri ini telah sesuai yang akta jual beli (AJB) milik klien kami sudah jelas batas-batasnya sudah cukup jelas," katanya kepada wartawan di lokasi, Kamis, 6 Oktober 2022.

Ia menuturkan tanah tersebut dipagar pada September 2015 oleh PT SSL tanpa memiliki sertifikat. Menurutnya, atas tindakannya perusahaan tersebut dilaporkan ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) serta ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Mereka memagar tanah ini belum punya sertifikatnya. Sertifikat PT SSL ke luar 2016 tanah ini dipagar September 2015. Laporannya mafia tanah ke Kementerian ATR dan Kejagung," tambahnya.

Baca: Kuasa Hukum Padi Padi Picnic Sebut Camat Pakuhaji Tangerang Diduga Dikendalikan Mafia Tanah

Jual beli dari bank

Guruh menjelaskan tanah milik kliennya secara riwayat tidak pernah termasuk dalam sertifikat yang dimiliki PT SSL. Menurutnya, yang disebutkan selama ini beli lelang faktanya itu jual beli dari bank BII yang sekarang jadi Maybank.

"Itu hanya jual beli dari PT SSL ke bank tersebut itu lah yang perlu saya sampaikan," ungkapnya.

Sementara itu, pengacara PT SSL Alexander Wernas saat dikonfirmasi di tempat yang sama belum dapat berbicara banyak. Menurutnya, saat ini masih dalam proses pemeriksaan.

"Jadi kita menghormati ya masih dalam proses kami menyerahkan semuanya ke kejaksaan," ujarnya kepada wartawan.

"Masing-masing punya bukti yang berbeda silahkan nanti hasilnya di pihak Kejari Tangsel jadi kami menunggu dan ikuti prosedur hukum yang ada," imbuh Alexander.

Baca juga: Ratusan Hektare Tanah Negara di Puncak Terancam Hilang, PTPN: Mafia Tanah Bermain

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Strategi yang Bisa Diterapkan untuk Hadapi Ancaman PHK

7 jam lalu

Strategi yang Bisa Diterapkan untuk Hadapi Ancaman PHK

Melihat banyaknya perusahaan yang melakukan PHK membuat karyawan cemas. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dan dipersiapkan untuk menghadapi PHK.


Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

8 jam lalu

Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari lowongan kerja palsu sehingga dapat menjadi pelamar kerja yang cermat.


Ini Sanksi Bagi Perusahaan Yang Tak Mau Beri Cuti Haid pada Perempuan

13 jam lalu

Ini Sanksi Bagi Perusahaan Yang Tak Mau Beri Cuti Haid pada Perempuan

Cuti haid merupakan salah satu hal dari pekerja perempuan, apabila hak ini tidak dilakukan maka perusahaan akan memperoleh sanksi


Hari Ini 14 Tahun Kota Tangerang Selatan, Begini Awal Penetapannya dan Airin Wali Kota Pertama

3 hari lalu

Hari Ini 14 Tahun Kota Tangerang Selatan, Begini Awal Penetapannya dan Airin Wali Kota Pertama

Pada 26 November 2008, Kota Tangerang Selatan resmi dibentuk dan disahkan DPR RI. Begini pembentukannya dan letak geografisnya.


Ragam Penyebab Startup Gagal

4 hari lalu

Ragam Penyebab Startup Gagal

Ada beberapa kesalahan pengusaha saat memulai usaha yang membuat bisnis startup-nya kandas di tengah jalan, contohnya seperti berikut ini.


Memahami Posisi Stakeholder dalam Perusahaan

8 hari lalu

Memahami Posisi Stakeholder dalam Perusahaan

Stakeholder adalah pihak-pihak yang bisa mempengaruhi dan dipengaruhi oleh kebijakan perusahaan, baik positif maupun negatif. Berikut faktanya.


Pengertian Produksi dan Berbagai Jenisnya

11 hari lalu

Pengertian Produksi dan Berbagai Jenisnya

Produksi salah satu rangkaian dari kegiatan ekonomi


3 Perusahaan Serat dan Benang Tutup, Asosiasi Pengusaha: Kondisi Pasar Makin Sulit

12 hari lalu

3 Perusahaan Serat dan Benang Tutup, Asosiasi Pengusaha: Kondisi Pasar Makin Sulit

Produksi di pabrik serat dan benang filamen yang masih bertahan pun terus menurun.


Polres Tangsel Bakal Lakukan Ini Antisipasi Insiden di Konser Musik, Salah Satunya Soal Tiket

22 hari lalu

Polres Tangsel Bakal Lakukan Ini Antisipasi Insiden di Konser Musik, Salah Satunya Soal Tiket

Polres Tangerang Selatan bakal terus koordinasi awasi konser musik, terutama soal kapasitas penonton dan penjualan tiket.


OJK: Masih Ada 61 Perusahaan yang Ingin Menjadi Emiten Baru BEI

26 hari lalu

OJK: Masih Ada 61 Perusahaan yang Ingin Menjadi Emiten Baru BEI

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi mengatakan minat untuk penghimpunan dana di pasar modal masih terjaga cukup tinggi.