Dody Prawiranegara Cs Tambah Berkas Jadi Justice Collaborator, Pengacara: LPSK Tak Bisa Diintervensi

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Keluarga AKBP Dody Prawiranegara dan kuasa hukumnya Adriel Viari Purba datang untuk menjenguk AKBP Dody Prawiranegara yang saat ini sedang di tahan di Rutan Polda Metro Jaya, Sabtu, 22 Oktober 2022. Tempo/Aliyyu Medyati

TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara dari Ajun Komisaris Besar Polisi Dody Prawiranegara, Linda Pujiastuti, dan Samsul Maarif alias Arif telah menyerahkan berkas tambahan untuk menjadi justice collaborator. Adriel Viari Purba mengatakan penyerahan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dilakukan kemarin.

"Berkas itu diterima dan akan ditelaah selanjutnya oleh LPSK," ujar Adriel dalam keterangannya, Kamis 27 Oktober 2022. 

Dia menyampaikan bahwa perwakilan LPSK bisa segera bertemu dengan tiga kliennya untuk asesmen awal. Harapannya adalah permintaan justice collaborator bisa dikabulkan untuk membuat kasus ini semakin jelas.

"Kami sudah memberikan alasan kuat agar Dody dan klien kami lainnya bisa diterima menjadi JC, " katanya.

Adriel mengapresiasi penyataan Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo yang menyebut lembaganya tidak akan terpengaruh dengan permintaan dari kuasa hukum tersangka lain agar menolak permintaan dari kliennya. Mengingat kasus peredaran narkoba jenis sabu ini melibatkan eks Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Teddy Minahasa Putra.

"Saya mengapresiasi yang Pak Hasto katakan  kalau LPSK merupakan lembaga mandiri dan tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun dalam menentukan seseorang layak atau tidak ditetapkan sebagai terlindung," ujarnya.

Sebelumnya, Dody Cs mengajukan sebagai justice collaborator pada Senin, 24 Oktober 2022. Pengajuan tersebut bakal dipertimbangkan oleh LPSK dalam waktu 30 hari.

Adriel ingin permohonan justice collaborator bisa segera dikabulkan untuk keamanan kliennya. "Kami berharap agar segera karena melihat ada potensi-potensi kemungkinan intervensi atau intimidasi dari pihak-pihak tertentu. Karena beliau ini jenderal, gak sembarangan," ujarnya.

Baca: Doddy Prawiranegara, Anak Jenderal yang Terseret Kasus Narkoba Teddy Minahasa

LPSK pertimbangkan permohonan justice collaborator Dody Prawiranegara

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan mempertimbangkan permohonan justice collaborator dari AKBP Dody Prawiranegara dalam kasus sabu Teddy Minahasa. Selain Dody, dua tersangka lain yaitu Linda Pujiastuti dan Samsul Maarif alias Arif juga mengajukan permohonan yang sama.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan akan mempertimbangkan permohonan itu. "Kami punya 30 hari," ujarnya saat dihubungi, Selasa, 25 Oktober 2022.

Dia mengatakan telah menerima permintaan itu dari pengacara tiga orang tersebut, yaitu Adriel Viari Purba. Dody, Linda, dan Arif diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu Inspektur Jenderal Teddy Minahasa Putra.

Edwin menuturkan bahwa syarat justice collaborator sama untuk semua perkara. "Iya, sudah ada pengajuan permohonan sebagai JC-nya kemarin," katanya.

Dalam perkara ini, Irjen Teddy Minahasa diduga meminta Dody, yang saat itu menjabat Kapolres Bukittinggi mengambil lima kilogram dari 41,4 kilogram barang buki sabu yang disita oleh Polres Bukittinggi. Jenderal bintang dua itu meminta Dody untuk menukar 5 kilogram sabu itu dengan tawas untuk dijual kembali.

Nama Linda muncul dalam penelusuran polisi setelah ada penggerebekan pemakai narkoba di Jakarta. Rupanya perempuan itu juga sudah mengenal Teddy dan ikut terlibat peredaran sabu dari Sumatera Barat tersebut.

Kemarin, kuasa hukum 3 tersangka itu berharap agar permohonan segera dikabulkan LPSK. Alasannya agar tiga kliennya segera mendapatkan perlindungan dan demi keamanan pihak keluarga juga.

"Kami berharap agar segera karena melihat ada potensi-potensi kemungkinan intervensi atau intimidasi dari pihak-pihak tertentu. Karena beliau ini jenderal, gak sembarangan," tuturnya di kantor LPSK.

Baca juga: Dody Prawiranegara Cs Disebut Dapat Intervensi dalam Bongkar Kasus Teddy Minahasa

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






122 Akademisi Minta Majelis Hakim Vonis Richard Eliezer Lebih Ringan dari Terdakwa Lain

1 hari lalu

122 Akademisi Minta Majelis Hakim Vonis Richard Eliezer Lebih Ringan dari Terdakwa Lain

Aliansi meminta majelis hakim mempertimbangkan status Richard Eliezer sebagai justice collaborator dalam menjatuhkan vonis.


Hotman Paris Masih Persoalkan Minimnya Saksi dalam Dakwaan Jaksa di Kasus Sabu Teddy Minahasa

1 hari lalu

Hotman Paris Masih Persoalkan Minimnya Saksi dalam Dakwaan Jaksa di Kasus Sabu Teddy Minahasa

Hotman Paris mempertanyakan minimnya saksi dan keterangan saksi soal dugaan perintah penukaran sabu oleh Irjen Teddy Minahasa.


Hakim Tolak Permohonan Duplik Teddy Minahasa, Sidang Kasus Sabu Digelar 2 Kali Sepekan

2 hari lalu

Hakim Tolak Permohonan Duplik Teddy Minahasa, Sidang Kasus Sabu Digelar 2 Kali Sepekan

Majelis hakim menolak permohonan duplik yang diajukan Teddy Minahasa. Sidang kasus sabu akan digelar 2 kali sepekan.


Jaksa: PN Jakarta Barat Tetap Berwenang Adili Teddy Minahasa Meski Tukar Sabunya di Bukittinggi

2 hari lalu

Jaksa: PN Jakarta Barat Tetap Berwenang Adili Teddy Minahasa Meski Tukar Sabunya di Bukittinggi

Jaksa penuntut umum menjawab eksepsi Teddy Minahasa yang menyatakan kasus tukar sabu tidak bisa diadili di PN Jakarta Barat.


Sidang Kasus Teddy Minahasa, Jaksa Anggap Eksepsi Atas Dakwaan Tidak Jelas

2 hari lalu

Sidang Kasus Teddy Minahasa, Jaksa Anggap Eksepsi Atas Dakwaan Tidak Jelas

Hotman Paris Hutapea selaku pengacara Teddy Minahasa menilai tanggapan jaksa aneh dan belum menjawab eksepsi yang disampaikan.


Hotman Paris Hutapea Kecewa JPU Tak Jawab Keberatan atas Dakwaan Teddy Minahasa

2 hari lalu

Hotman Paris Hutapea Kecewa JPU Tak Jawab Keberatan atas Dakwaan Teddy Minahasa

Tanggapan jaksa dianggap belum menjawab eksepsi atas dakwaan Teddy Minahasa.


Sidang Teddy Minahasa Hari Ini, JPU Akan Tanggapi Keberatan Dakwaan yang Disampaikan Hotman Paris

2 hari lalu

Sidang Teddy Minahasa Hari Ini, JPU Akan Tanggapi Keberatan Dakwaan yang Disampaikan Hotman Paris

Sidang kasus sabu dengan terdakwa Teddy Minahasa hari ini mengagendakan pembacaan tanggapan jaksa atas eksepsi terdakwa yang dibacakan Hotman Paris.


Hotman Paris Bela Total Teddy Minahasa, Ini 4 Poin Keberatannya atas Dakwaan Jaksa

4 hari lalu

Hotman Paris Bela Total Teddy Minahasa, Ini 4 Poin Keberatannya atas Dakwaan Jaksa

Hotman Paris Hutapea menyampaikan poin-poin eksepsi Teddy Minahasa.


Teddy Minahasa Minta Dody Prawiranegara Tukar Barang Bukti Sabu untuk Operasi Penjebakan

5 hari lalu

Teddy Minahasa Minta Dody Prawiranegara Tukar Barang Bukti Sabu untuk Operasi Penjebakan

Hotman Paris menyatakan Teddy Minahasa ingin meminjam barang bukti sabu untuk operasi penjebakan dan penangkapan Linda.


Sidang Sabu Teddy Minahasa, Hotman Paris Pertanyakan Sampel Sabu di Jakarta dan Bukittinggi

5 hari lalu

Sidang Sabu Teddy Minahasa, Hotman Paris Pertanyakan Sampel Sabu di Jakarta dan Bukittinggi

Hotman Paris menilai dakwaan jaksa terhadap Teddy Minahasa prematur karena para saksi pada saat pemusnahan barang bukti sabu tidak diperiksa.