Murid SD Korban Pelecehan Seksual Guru di Bekasi Bertambah Jadi 3, Pelaku Masih Buron

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak perempuan. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota memburu guru yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap tiga muridnya di SD Negeri di Jatiasih, Kota Bekasi. Semula, baru satu korban yang melaporkan pelecehan seksual ini pada polisi. Setelah kasus terungkap ke publik, guru berstatus kontrak dilaporkan kabur.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Ivan Adhitira mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tiga orang dilaporkan menjadi korban. Ketiganya telah melapor ke polisi.

"Pelaku sudah hilang dari tanggal 4 November hingga saat ini dan tim kami sampai saat ini masih melakukan pencarian," kata Ivan di Bekasi, Rabu, 16 November 2022.

Dalam perkara ini, kata Ivan penyidik telah memeriksa lima saksi, termasuk tiga anak berstatus korban. "Pokoknya akan kami cari sampai dapat pelakunya," ucap Ivan.

Kepala sekolah SD tempat terlapor bekerja, Tri mengkonfirmasi bahwa terduga pelaku merupakan guru berstatus pegawai kontrak. Tapi, setelah kasus terungkap ke publik pada Jumat pekan lalu, guru itu tidak diketahui keberadaannya.

Sekolah juga telah mengajukan permohonan pemberhentian kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Sebab, ketika dipanggil untuk memberi klarifikasi, terduga pelaku mengakui perbuatannya secara lisan. "Sejak saat itu terduga pelaku sudah tidak lagi mengajar di sekolah," kata Tri.

Baca:  Kekerasan Seksual di Transportasi Publik, Jakarta Canangkan LRT Ramah Perempuan dan Anak

Guru SD di Bekasi Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Murid

Seorang guru salah satu SD Negeri di Jatiasih, Kota Bekasi diduga melakukan pelecehan seksual ke muridnya. Orang tua korban telah melapor ke Polres Metro Bekasi Kota.

SJ, 36 tahun, orang tua korban mengatakan aksi tak senonoh itu diduga dilakukan pelaku saat kegiatan belajar mengajar pada Kamis, 3 November 2022.

Pelaku diduga nekat menyentuh area vital tubuh siswi yang masih duduk di bangku kelas dua SD itu. "Trauma banget dia (korban) sebenarnya, pas cerita itu dia enggak berani ke saya ceritanya ke kakaknya terus kakaknya cerita ke saya," kata SJ di Bekasi, Selasa, 15 November 2022.

SJ sudah melaporkan kejadian itu kepada pihak Polres Metro Bekasi Kota. Kasus itu kini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Hengki mengatakan polisi sudah memeriksa korban. Ia menyebut, diduga korban lebih dari satu orang. "Kami lakukan pemeriksaan dan ada korban lain yang sedang dipanggil hari ini untuk dilakukan pemeriksaan," kata Hengki kepada wartawan, Rabu, 16 November 2022.

Adapun, pelaku diduga telah melarikan diri begitu kasus pelecehan itu terungkap. Hengki menambahkan polisi sedang mencari keberadaan guru kontrak itu. "Kami akan melakukan pengejaran yang diduga pelaku," ujar Hengki.

Baca juga: 76 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tangerang, Sebagian Besar Pelaku Orang Dekat Keluarga

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Viral Cekcok Pelajar vs Guru di SMK Tangerang Selatan, Kepsek Jelaskan Duduk Perkaranya

5 jam lalu

Viral Cekcok Pelajar vs Guru di SMK Tangerang Selatan, Kepsek Jelaskan Duduk Perkaranya

Tidak terima ditegur seorang murid di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek, Kota Tangerang Selatan adu mulut dengan sang guru. Video tersebut viral di media sosial.


Perlawanan Orang Tua Siswa SDN Pondokcina 1 Depok Berlanjut, Hari Ini Beri Klarifikasi ke Ombudsman

9 jam lalu

Perlawanan Orang Tua Siswa SDN Pondokcina 1 Depok Berlanjut, Hari Ini Beri Klarifikasi ke Ombudsman

Tim Advokasi SDN Pondokcina 1 mendampingi para orang tua untuk memberikan klarifikasi terhadap Ombudsman RI. Minta alihfungsi dibatalkan.


Orang Tua Perlu Awasi Perilaku Anak untuk Cegah Kekerasan Seksual

1 hari lalu

Orang Tua Perlu Awasi Perilaku Anak untuk Cegah Kekerasan Seksual

Orang tua supaya selalu melakukan pengawasan dan memperhatikan segala sikap dan perilaku anak untuk melindungi dari bahaya kekerasan seksual.


Aktor Squid Game Oh Young Soo Jalani Sidang Pertama, Bantah Tuduhan Pelecehan

3 hari lalu

Aktor Squid Game Oh Young Soo Jalani Sidang Pertama, Bantah Tuduhan Pelecehan

Setelah persidangan berakhir, Oh Young Soo meninggalkan ruang sidang dan tetap membantah tuduhan pelecehan seksual yang didakwakan kepadanya.


Saat Kisah Guru Killer dan Diabaikan Diangkat Lewat Festival Sekolah Menyenangkan di Yogyakarta

6 hari lalu

Saat Kisah Guru Killer dan Diabaikan Diangkat Lewat Festival Sekolah Menyenangkan di Yogyakarta

Gelaran bertajuk Festival Sekolah Menyenangkan yang digagas komunitas Gerakan Sekolah Menyenangkan itu cukup unik.


Kantor NasDem Bekasi Utara Dibobol Maling, Pengurus: Indikasi Teror

6 hari lalu

Kantor NasDem Bekasi Utara Dibobol Maling, Pengurus: Indikasi Teror

Pengurus DPD NasDem Kota Bekasi menduga pencurian di kantor partainya di Bekasi Utara ada indikasi teror karena dokumen penting ikut hilang


Kantor NasDem di Bekasi Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Raib

6 hari lalu

Kantor NasDem di Bekasi Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Raib

Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem Bekasi Utara kemalingan. Laptop dan uang ratusan juta rupiah ikut raib


Kuasa Hukum Putri Candrawathi Ungkap 11 Asumsi Jaksa dalam Replik dan Tuntutan

6 hari lalu

Kuasa Hukum Putri Candrawathi Ungkap 11 Asumsi Jaksa dalam Replik dan Tuntutan

Tim kuasa hukum Putri Candrawathi membeberkan 11 asumsi yang digunakan jaksa untuk membangun tuntutan hingga replik dalam perkara pembunuhan Yosua.


Kuasa Hukum Putri Candrawathi Anggap Replik Jaksa Menyedihkan dan Nyaris Sia-sia

6 hari lalu

Kuasa Hukum Putri Candrawathi Anggap Replik Jaksa Menyedihkan dan Nyaris Sia-sia

Jaksa menuturkan kuasa hukum Putri Candrawathi seharusnya mempersiapkan bukti-bukti valid tentang pelecehan dan pemerkosaan di awal persidangan.


Yosua Difitnah sebagai Pemerkosa, Keluarga Berharap Ferdy Sambo Divonis Minimal Penjara Seumur Hidup

7 hari lalu

Yosua Difitnah sebagai Pemerkosa, Keluarga Berharap Ferdy Sambo Divonis Minimal Penjara Seumur Hidup

Keluarga Yosua berharap majelis hakim bisa menjatuhkan putusan seadilnya-adilnya saat vonis terdakwa Ferdy Sambo pada 13 Februari 2023.