Motif Kematian Satu Keluarga Tewas di Kalideres Jadi Teka-teki Rumit

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Sejumlah polisi berjaga saat olah TKP di rumah satu keluarga yang tewas di Kalideres, Jakarta Barat, Rabu, 16 November 2022. Polda Metro Jaya menggelar olah TKP lanjutan di tempat ditemukannya empat jenazah di dalam rumah Blok AC5/7 Perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres. TEMPO/M. Faiz Zaki

TEMPO.CO, Jakarta -  Polisi masih melakukan penyelidikan penyebab satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat. Direktur Reserse Kriminal Polda Metro Jaya mengatakan motif ini menjadi teka-teki yang cukup rumit.

"Terkait dengan motif, ini teka-teki yang rumit. Namun yakin ini bisa kami pecahkan, memang butuh kehati-hatian. Jadi puzzle-nya semakin dalam, mengapa yang bersangkutan ini jual mobil, jual barang-barang itu untuk apa, dan sebagainya," katanya di Polda Metro Jaya, Senin, 21 November 2022.

Penemuan terbaru hasil penyelidikan adalah rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) hendak dijual sekitar Rp1,2 miliar oleh Budyanto Gunawan. Sedangkan sertifikat tersebut atas nama Renny Margaretha Gunawan, yang merupakan ipar dari Budyanto.

Ada tiga orang pegawai dari sebuah koperasi simpan pinjam yang datang ke rumah itu pada 13 Mei 2022. Mereka datang karena tertarik untuk memproses gadai sertifikat rumah tersebut.

Mereka ditemui oleh Budyanto saat di depan rumah, namun tercium aroma busuk. Budyanto menjawab aroma itu berasal dari selokan yang lupa dibersihkan.

Seorang pegawai koperasi itu ingin bertemu dengan Renny. Kemudian Dian Febbyana Apsari Dewi memperbolehkan pegawai tersebut bertemu ibunya, Renny, di dalam kamar.

Namun lampu kamar tidak boleh dinyalakan dengan alasan ibunya sensitif terhadap cahaya. Ketika pintu kamar dibuka, bau busuk makin tajam tercium oleh pegawai itu.

"Pada saat dibangunkan untuk mengecek sertifikat ini, dipegang-pegang agak lembut, curiga. Tanpa sepengetahuan Dian, pegawai koperasi simpan pinjam ini menghidupkan flash hp-nya. Begitu dilihat, langsung yang bersangkutan berteriak takbir, 'Allahu Akbar! Ini sudah mayat!' Di tanggal 13 Mei," ujar Hengki.

Kepada pegawai yang terkejut itu, Dian mengatakan masih merawat ibunya yang sudah membusuk. Bahkan setiap hari diberikan minuman susu dan menyisir rambut mayat yang mulai rontok.

Tiga orang pegawai itu beranjak dari rumah dan mengurungkan niat untuk menggadai. Namun Budyanto mengejar pegawai yang melihat mayat itu dan berpesan agar tidak melapor kepada siapa pun.

Satu sosok yang tidak terlihat oleh para pegawai koperasi adalah Rudyanto Gunawan. Pegawai hanya melihat Dian dan Budyanto, serta satu jenazah yang diduga adalah Renny.

Penemuan lainnya adalah ada dua handphone di dalam rumah tersebut. Ternyata satu handphone digunakan oleh dua orang anggota keluarga secara bergantian.

Baca: Aliran Rekening Satu Keluarga yang Meninggal di Kalideres Ditelusuri, Gadaikan Rumah Usai Jual Mobil

Motif Pencurian Terbantahkan

Hengki menuturkan kecil kemungkinan terjadi perampokan atau pencurian di rumah tersebut. Fakta yang ditemukan justru ada riwayat penjualan aset, seperti mobil, AC, kulkas, dan televisi.

"Praduga awal yang menyatakan bahwa ada pencurian mobil, terus barang-barang yang ada di rumah sementara bisa kami patahkan," katanya.

Selain itu, motif yang masih menjadi teka-teki adalah bagaimana mereka semua meninggal dalam waktu yang berbeda-beda. Lalu, siapa orang terakhir yang meninggal, alasan apa mereka tidak makan hingga tewas, dan apa yang menjadi alasan untuk menjual aset di dalam rumah.

Hengki menuturkan penelusuran ini juga melibatkan berbagai pihak untuk mengetahui penyebab pasti kematian dan perilaku satu keluarga itu semasa hidupnya. "Proses penyelidikan kami ini memang berkesinambungan dan butuh kehati-hatian, karena memang ini teka-teki cukup rumit dan harus kami pecahkan," tuturnya.

Baca juga: Dugaan Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres karena Perampokan Sudah Terpatahkan

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Polda Metro Ungkap Dua Permintaan dari Keluarga Mahasiswa UI yang Tewas Kecelakaan

9 jam lalu

Polda Metro Ungkap Dua Permintaan dari Keluarga Mahasiswa UI yang Tewas Kecelakaan

Keluarga mahasiswa UI punya dua permintaan ke polisi soal kecelakaan Hasya Athallah


Status Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Belum Gugur, Polisi: Ada Mekanismenya

10 jam lalu

Status Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Belum Gugur, Polisi: Ada Mekanismenya

Polisi menyatakan status tersangka yang disandang mahasiswa UI, Mohammad Hasya Athallah Saputra, tidak bisa serta merta dicabut.


Konser Dewa 19 di JIS, 170 Tenaga Medis dan 10 Ambulans Disiapkan

14 jam lalu

Konser Dewa 19 di JIS, 170 Tenaga Medis dan 10 Ambulans Disiapkan

Konser Dewa 19 di JIS akan dimulai pukul 17.00 hingga 23.00 WIB.


Polda Imbau Penonton Konser Dewa 19 di JIS Naik Kendaraan Umum

15 jam lalu

Polda Imbau Penonton Konser Dewa 19 di JIS Naik Kendaraan Umum

Polda Metro Jaya mengimbau penonton konser Dewa 19 agar menggunakan transportasi umum untuk menuju Jakarta International Stadium atau JIS.


Izin Konser Dewa 19 Baru Terbit H-1 Acara, Jakpro: Alhamdulillah Sudah Keluar Tadi Malam

17 jam lalu

Izin Konser Dewa 19 Baru Terbit H-1 Acara, Jakpro: Alhamdulillah Sudah Keluar Tadi Malam

Polda Metro Jaya baru mengeluarkan izin untuk konser Dewa 19 pada Jumat, 3 Februari 2023.


Lagi, Nikita Mirzani Dilaporkan Dugaan Pencemaran Nama, Sebar Nomor HP & Sebut Wanita Bertato

17 jam lalu

Lagi, Nikita Mirzani Dilaporkan Dugaan Pencemaran Nama, Sebar Nomor HP & Sebut Wanita Bertato

Nikita Mirzani dilaporkan soal menyebut ciri-ciri perempuan bertato yang identik dengan korban.


Konser Dewa 19 di JIS Malam Ini, 8 Larangan buat Penonton, Jangan Bawa Rokok & Vape

18 jam lalu

Konser Dewa 19 di JIS Malam Ini, 8 Larangan buat Penonton, Jangan Bawa Rokok & Vape

Ada larangan selama dalam konser Dewa 19 malam ini di JIS.


Konser Dewa 19 di JIS Malam Ini, 2.174 Aparat Jaga Keamanannya, Pintu Dibuka 13.00

19 jam lalu

Konser Dewa 19 di JIS Malam Ini, 2.174 Aparat Jaga Keamanannya, Pintu Dibuka 13.00

Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan ribuan personel gabungan akan menjaga konser Dewa 19 di Jakarta International Stadium atau JIS hari ini.


Keluarga Mahasiswa UI Akan Laporkan Pensiunan Polisi Penabrak, Gita: Ia Hanya Menonton

1 hari lalu

Keluarga Mahasiswa UI Akan Laporkan Pensiunan Polisi Penabrak, Gita: Ia Hanya Menonton

Pensiunan polisi Eko Setia Budi Wahono akan dilaporkan dengan tuduhan pembiaran setelah mengabaikan mahasiswa UI yang ia tabrak.


Bripka Madih Sebut Penyidik Polisi Minta Uang Pelicin, Polda Metro Jaya: Ayahnya Telah Jual Tanah

1 hari lalu

Bripka Madih Sebut Penyidik Polisi Minta Uang Pelicin, Polda Metro Jaya: Ayahnya Telah Jual Tanah

Polda Metro Jaya akan mempertemukan penyidik kepolisian dengan Anggota Provos Polsek Jatinegara perihal dugaan pemerasan.