Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia di Pademangan, Undang Turki dan Sudan

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Convention Hall Jakarta Islamic Center (JIC) digunakan untuk salat Jumat dan salat berjamaah, Jumat 21 Oktober 2022. Foto Humas JIC

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPPIJ) KH Muhammad Subki mengharapkan Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia yang berlangsung di Pademangan, Jakarta Utara pada 22-23 November 2022 mampu menggemakan keberadaan Islamic Center di Indonesia.

Subki pun bersyukur perhelatan besar itu menjadikan Jakarta Islamic Center berkesempatan bertukar gagasan dengan sejumlah peserta dari benua lainnya, seperti Turki (Eropa) dan Sudan (Afrika) hingga Jepang (Asia) dan menimba pengalaman.

"(Peserta) yang hadir ada dari Jepang, Turki, Sudan, Singapura, Australia, Malaysia. Sebenarnya kami undang mereka tuh supaya mudah koordinasi dan menimba pengalaman dari mereka," kata Subki di Jakarta, Selasa, 22 November 2022.

Setelah kegiatan tersebut, Subki menekankan Islamic Center di Indonesia mampu menunjukkan kembali gaung di kancah dunia.

Terlebih jalinan silaturahmi tersebut diperkirakan akan menimbulkan serangkaian dialog lintas bangsa yang akan menggali problematika di Islamic Center masing-masing serta berbagi solusi.

Islamic Centre khususnya yang ada di Jakarta Islamic Centre bukan cuma sekadar masjid, tapi lebih membahas program pusat peradaban.

Subki mengatakan Islamic Center adalah sarana diskusi, pendidikan, pelatihan, termasuk juga festival, pameran dan semua hal yang terkait pengembangan peradaban Islam di suatu negara.

"Peradaban Islam bukan cuma urusan ibadah ya, tapi juga ada festival seni budaya, kaligrafi, termasuk juga UKM. Kami juga melakukan pelatihan-pelatihan bisnis untuk menengah dan kecil, alhamdulillah itu kita lakukan, sebagai upaya memberikan solusi terbaik buat masyarakat," tutur Subki.

Baca: Jusuf Kalla Minta Perbaikan Masjid Jakarta Islamic Center Segera Dilakukan

Konferensi Islamic Centre Dunia menghadirkan tiga pembicara

Saat ini, kata Subki, sudah hadir lebih dari 160 Islamic Center milik pemerintah maupun masyarakat pada tingkat provinsi maupun di kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Kemudian, terdapat juga Forum Islamic Center di beberapa provinsi, semisal Pusat Dakwah Islam (Pusdai) di Jawa Barat sejak 1978, Islamic Center Bekasi pada 1990 dan Almarkaz Al Islami Makassar 1994. Disusul oleh Jakarta Islamic Center pada 2001 yang memulai operasional sejak 2004 hingga sekarang.

Kemajuan peradaban Islam diyakini menjadi modal sosial yang sangat penting bagi perwujudan kemakmuran bangsa, khususnya di Indonesia.

Dengan mengangkat tema “Mewujudkan Peradaban Islam Dunia: Peluang dan Tantangan”, PPPIJ berharap konferensi Internasional Islamic Center Dunia dapat memperkuat jalinan persaudaraan antar pengelola Islamic Center dan membangun kolaborasi dan kerjasama lintas negara dalam membangun peradaban Islam dunia.

Konferensi Islamic Centre Dunia ini menghadirkan tiga pembicara dari tiga benua yakni Dr H M Hidayat Nur Wahid MA dan H E Musthofa Taufik Abdul Latif dari Indonesia, Dr Hassan Mohammed Doka dari Sudan dan Hilmi Elmas HE MA dari Turki. Adapun peserta konferensi itu berasal dari beberapa provinsi di Indonesia serta diikuti juga oleh delapan negara dari empat benua dengan total peserta sekitar 100 orang.

Baca juga: Pangeran MBS Mau Bantu Renovasi Jakarta Islamic Center, Heru Budi Tunggu Arahan

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Erdogan Akui Banyak Masalah dalam Tanggap Darurat Gempa

2 menit lalu

Erdogan Akui Banyak Masalah dalam Tanggap Darurat Gempa

Jumlah korban gempa sudah melebihi 11.000 dan diperkirakan masih terus bertambah.


Bamsoet Sampaikan Dukacita Musibah Gempa Bumi di Turki

53 menit lalu

Bamsoet Sampaikan Dukacita Musibah Gempa Bumi di Turki

Sekitar 4 WNI terluka dan kini dalam pengobatan di rumah sakit, serta 5 WNI dilaporkan hilang


KBRI Ankara Evakuasi 123 Orang di Empat Wilayah Gempa Turki

57 menit lalu

KBRI Ankara Evakuasi 123 Orang di Empat Wilayah Gempa Turki

Tim KBRI Ankara mengevakuasi WNI dari 4 titik paling terdampak gempa Turki, termasuk juga warga Malaysia dan Myanmar.


PKS Dorong Kemensos Terjunkan Relawan Bantu Evakuasi Korban Gempa Turki

2 jam lalu

PKS Dorong Kemensos Terjunkan Relawan Bantu Evakuasi Korban Gempa Turki

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Bukhori Yusuf mendorong Kementerian Sosial mengirimkan bantuan kemanusiaan dan relawan untuk membantu evakuasi korban gempa Turki.


Gempa Turki Suriah: Korban Jiwa Dekati 10 Ribu, Penyintas Melawan Udara Dingin

2 jam lalu

Gempa Turki Suriah: Korban Jiwa Dekati 10 Ribu, Penyintas Melawan Udara Dingin

Korban tewas dalam bencana gempa Turki Suriah sudah mencapai 9.600 sampai Rabu, sementara korban selamat harus berjuang melawan udara dingin.


10 Ribu Rumah Mobil untuk Korban Gempa Turki dan Suriah

2 jam lalu

10 Ribu Rumah Mobil untuk Korban Gempa Turki dan Suriah

Gempa Turki berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang Provinsi Kahramanmaras, Turki Selatan. Mobil rumah segera dikirim dari Qatar.


Gempa Turki: KBRI Ankara Masih Telusuri 2 WNI yang Tak Bisa Dikontak

3 jam lalu

Gempa Turki: KBRI Ankara Masih Telusuri 2 WNI yang Tak Bisa Dikontak

KBRI Ankara menyatakan seorang WNI menjadi korban tewas dalam gempa Turki, sedangkan 2 WNI lain yang belum bisa dihubungi, masih dalam pelacakan.


Suriah, Negeri yang Terkoyak Perang Saudara, Wabah Kolera dan Gempa Bumi

4 jam lalu

Suriah, Negeri yang Terkoyak Perang Saudara, Wabah Kolera dan Gempa Bumi

Dalam bencana gempa bumi ini, rasa kemanusiaan meluluhkan permusuhan selama belasan tahun.


Selain Turki, Selandia Baru dan Alaska Pernah Kena Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,8

6 jam lalu

Selain Turki, Selandia Baru dan Alaska Pernah Kena Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,8

Gempa Turki berkekuatan Magnitudo 7,8 membuat ribuan korban nyawa melayang. Sebelum ini, Alaska dan Selandia Baru pernah diterpa gempa besar.


Kiper Turki Ahmet Eyup Turkaslan dan Mantan Pemain Suriah Nader Joukhadar Tewas dalam Gempa Turki

8 jam lalu

Kiper Turki Ahmet Eyup Turkaslan dan Mantan Pemain Suriah Nader Joukhadar Tewas dalam Gempa Turki

Tim pencari gempa Turki berhasil menyelamatkan istrinya, tetapi Turkaslan terkubur.