Penyidik Polda Metro Serahkan Kembali Berkas Teddy Minahasa ke Kejaksaan Tinggi DKI

Reporter

Tersangka kasus peredaran narkoba Irjen Pol Teddy Minahasa berjalan menuju ruang tahanan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 25 Oktober 2022. Mantan Kepala Polda Sumatera Barat itu menjalani pemeriksaan selama 6 jam sebagai tersangka kasus peredaran gelap narkoba. ANTARA FOTO/Reno Esnir

TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah menerima kembali berkas perkara Inspektur Jenderal Teddy Minahasa dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan keterangan Kasipenkum Kejati DKI Ade Sofyansyah, penyidik Polda Metro Jaya menyerahkan kembali berkas Teddy pada Jumat kemarin, sekitar jam 14.30 WIB. "Penyidik juga menyerahkan berkas tersangka lainnya yakni TP, SN, dan LP alias Anita," kata Ade seperti dikutip dari Antara, Jumat, 25 November 2022. 

Menurut Ade, Kejati DKI belum menerima seluruh berkas perkara dari lima tersangka yang dikirim Polda Metro Jaya, karena baru empat berkas yang diserahkan. "Menurut informasi satu berkas lagi akan segera menyusul," ucapnya.

Ade mengatakan jaksa akan meneliti kembali berkas perkara para tersangka. Jaksa akan memastikan berkas dari penyidik Polda Metro Jaya telah memenuhi petunjuk jaksa. Ia berharap berkas perkara yang telah dikembalikan tersebut lengkap, baik secara formil maupun materiil.

"Kemarin kan kami kembalikan berkas perkaranya tanggal 9 November dan 17 November sudah kita kembalikan, nah dari jaksa peneliti kemudian hari ini akan kita cek kembali setelah diserahkan apakah petunjuk yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah dipenuhi atau belum oleh penyidik narkoba Polda Metro Jaya," ujar Ade.

Kejaksaan sebelumnya mengembalikan berkas Teddy Minahasa

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengembalikan berkas perkara Irjen Teddy Minahasa pada kasus peredaran narkoba, karena berkas yang sebelumnya dilimpahkan dinilai belum lengkap, juga, berkas para tersangka lainnya pun dinyatakan belum lengkap.

Berkas perkara Teddy Minahasa pada 10 November 2022 dinyatakan P18, dan P19 pada Kamis, 17 November 2022. Demikian pula dengan berkas tersangka lainnya juga dinyatakan masih P18 pada Kamis 17 November lalu.

Ade tidak merinci hal yang kurang dari berkas para tersangka dan dia menyebut tidak ada tenggat waktu proses perlengkapan berkas tersebut. Namun jika sudah 30 hari belum lengkap, Kejaksaan akan mempertanyakan ke Polda Metro Jaya.

"Enggak ada tenggat waktu, tapi kalau di kita kalau sudah 30 hari wajib dipertanyakan," ucapnya.

Irjen Teddy Minahasa jadi tersangka kasus narkoba

Mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba. Penetapan tersangka sudah berdasarkan gelar perkara oleh beberapa direktorat di Polda Metro Jaya dan Mabes Polri yang dilakukan pada Jumat, 14 Oktober 2022.

Keterlibatan Irjen Teddy Minahasa terungkap setelah Ditnarkoba Polda Metro Jaya menangkap AKBP Dody Prawiranegara yang merupakan eks Kapolres Bukittinggi dan wanita inisial L yang menyebutkan adanya keterlibatan Teddy yang saat itu masih menjabat Kapolda Sumbar.

"Keterlibatan TM sebagai penggali BB 5 kg sabu dari Sumbar, di mana telah menjadi 3,3 kg sabu yang diamankan dan 1,7 kg sabu yang sudah dijual oleh Saudara BG, yang telah kita amankan, diedarkan di Kampung Bahari," ujar Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa, Jumat, 14 Oktober 2022.

Selain Teddy, ada anggota kepolisian yang menjadi tersangka dalam kasus ini, di antaranya Aipda AD (anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol KS, (Kapolsek Kali Baru Polres Pelabuhan Tanjung Priok), Aiptu J (anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok), dan AKBP Dody Prawiranegara (Kabagada Rolog Sumbar, mantan Kapolres Bukittinggi Polda Sumbar).

Dalam kasus ini, selain empat polisi tersebut di atas, ada enam tersangka warga sipil. Satu di antaranya perempuan berinisial L atau Linda.

Baca juga: Kejati DKI Terima Berkas Perkara Teddy Minahasa dan Dody Prawiranegara Cs






Pengakuan TKW Korban Wowon Serial Killer ke Polisi: Uang Rp 288 Juta Hasil Kerja di Dubai Ludes

1 hari lalu

Pengakuan TKW Korban Wowon Serial Killer ke Polisi: Uang Rp 288 Juta Hasil Kerja di Dubai Ludes

Seorang TKW di Dubai, Aslem, mengaku kehilangan Rp 288 juta akibat ditipu Wowon Erawan Cs. Dia masuk dalam perangkap Wowon serial killer.


Buka Anniversary Street Race Bareng Heru Budi, Kapolda Metro Berpesan Kurangi Balap Liar

1 hari lalu

Buka Anniversary Street Race Bareng Heru Budi, Kapolda Metro Berpesan Kurangi Balap Liar

Kapolda Metro Jaya membuka acara 1st Anniversary Street Race Polda Metro Jaya hari ini. Dia berpesan balap liar di Jakarta dikurangi.


Kilas Balik Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak: Hasya Jadi Tersangka, Pensiunan Polisi Bebas Hukuman

1 hari lalu

Kilas Balik Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak: Hasya Jadi Tersangka, Pensiunan Polisi Bebas Hukuman

Polda Metro Jaya menetapkan mahasiswa UI, Mohammad Hasya Athallah Saputra (18 tahun), sebagai tersangka. Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Latif Usman mengatakan korban lalai, sehingga tewas tertabrak mobil Pajero seorang pensiunan Polri. Seperti apa kronologinya sampai ditetapkan sebagai tersangka?


Polda Metro: Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Jadi Tersangka, Pensiunan Polisi Tidak Bersalah

1 hari lalu

Polda Metro: Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Jadi Tersangka, Pensiunan Polisi Tidak Bersalah

Polda Metro menetapkan mahasiswa UI tewas ditabrak jadi tersangka. Sementara terduga pelaku yang adalah pensiunan polisi dinyatakan tidak bersalah.


Polda Metro Belum Terima Data Penculikan Anak yang Marak Tersiar di Grup WA Emak-emak

1 hari lalu

Polda Metro Belum Terima Data Penculikan Anak yang Marak Tersiar di Grup WA Emak-emak

Polda Metro Jaya belum menerima data soal isu penculikan anak di Jakarta. Isu tersebut marak dan beredar di grup WA emak-emak.


Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Mobil Pensiunan Polisi, Polda Metro Sebut Tidak Ada Unsur Pembiaran

1 hari lalu

Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Mobil Pensiunan Polisi, Polda Metro Sebut Tidak Ada Unsur Pembiaran

Polda Metro Jaya menetapkan tidak ada unsur pembiaran dalam kasus mahasiswa UI yang tewas ditabrak mobil pensiunan polisi.


Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak Mobil Pensiunan Polisi

2 hari lalu

Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak Mobil Pensiunan Polisi

Polda Metro menerbitkan SP3 kasus mahasiswa UI yang tewas ditabrak mobil pensiunan polisi. Artinya, penyidikan kasus tersebut dihentikan.


Mahasiswa UI yang Tewas Tertabrak Mobil Pensiunan Polisi Jadi Tersangka, Polisi: karena Lalai

2 hari lalu

Mahasiswa UI yang Tewas Tertabrak Mobil Pensiunan Polisi Jadi Tersangka, Polisi: karena Lalai

Polisi menetapkan mahasiswa UI yang tewas tertabrak mobil pensiunan polisi sebagai tersangka. Alasannya karena mahasiswa itu dianggap lalai.


Berkas Teddy Minahasa Cs Sudah Diserahkan ke PN Jakbar, Sidang Mulai Digelar 2 Februari

3 hari lalu

Berkas Teddy Minahasa Cs Sudah Diserahkan ke PN Jakbar, Sidang Mulai Digelar 2 Februari

Kejaksaan Negeri Jakarta Barat telah menyerahkan berkas perkara kasus sabu Irjen Teddy Minahasa ke PN Jakarta Barat. Sidang digelar 2 Februari 2023.


Polda Metro Minta Hibah Lagi ke DKI Rp 84 Miliar untuk 60 ETLE Mobile, Ini Rinciannya

4 hari lalu

Polda Metro Minta Hibah Lagi ke DKI Rp 84 Miliar untuk 60 ETLE Mobile, Ini Rinciannya

Polda Metro kembali mengajukan hibah ke DKI untuk pengadaan 60 ETLE mobile. Besarnya Rp 84,9 miliar.