Polda Metro Jaya Sebut Banyak Pelat Nomor Kendaraan Dilepas untuk Hindari Tilang Elektronik

Petugas memantau arus lalu lintas kendaraan yang terekam oleh kamera pengawas atau CCTV di Bandar Lampung, Lampung, Senin 1 Maret 2021. Polresta Bandar Lampung akan memberlakukan tilang elektronik mulai 17 Maret 2021 dengan memasang kamera pengawas di beberapa titik jalan protokol di Kota Bandar Lampung. ANTARA FOTO/Ardiansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Latif Usman mengatakan banyak pengendara melepas atau memalsukan pelat nomor untuk hindari tilang elektronik. Latif mengatakan, pelanggaran terbanyak dilakukan oleh pengendara motor yang dengan sengaja melepas pelat identitas tersebut.

"Rata-rata kebanyakan sekarang pelat nomor sepeda motor dilepas, kalau mobil ada yang memalsukan pelat nomornya, tidak sesuai. Kita akan hentikan, diperiksa kalau tidak sesuai kita tahan mobilnya sampai dia bisa tunjukkan surat-suratnya," kata Latif di kantornya, Senin, 28 November 2022.

Latif menuturkan pengendara motor yang memalsukan pelatnya tetap bisa ditilang secara manual. Kendaraan juga bakal disita karena diduga bagian dari modus kejahatan menggunakan kendaraan tersebut.

"Penyitaannya apa? Oleh lalu lintas dengan tilang manual. Jadi tilang manual masih kita gunakan memang untuk menindak pelanggaran menghindari ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) tilang elektronik tersebut," tuturnya.

Kebijakan tilang elektronik ini sebagai pengawasan dan edukasi kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas. Latif menegaskan polisi juga tidak ingin banyak menilang karena adanya kebijakan ini.

"Adanya alat elektronik ini bukan kita banyak-banyak mau menilang, tapi memberikan edukasi, memberikan pesan kepada masyarakat bahwa seluruh ruas jalan di Jakarta sudah diawasi. Sebetulnya ngapain juga kita ingin banyak menilang, tapi memberikan edukasi," katanya.

Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, dari bulan Januari sampai Oktober 2022 sebanyak 548.841 pengendara ditilang secara manual. Sedangkan untuk ETLE sebanyak 100.965 pelanggar.

Untuk penindakan pelanggaran menggunakan tilang elektronik atau ETLE pada Oktober 2022 sebanyak 8.467. Angka itu lebih sedikit daripada penindakan tilang manual sebanyak 49.497 pada bulan yang sama.

Baca juga: Polda Metro Jaya: Korban Kecelakaan pada 2022 Meningkat, Tembus 10 Ribu






Mahasiswa UI Meninggal Jadi Tersangka, Bagaimana Proses Penetapan Tersangka Kecelakaan?

2 jam lalu

Mahasiswa UI Meninggal Jadi Tersangka, Bagaimana Proses Penetapan Tersangka Kecelakaan?

Mahasiswa UI yang terlibat kecelakaan dengan Purnawirawan Polri menyita perhatian. Menurut hukum yang berlaku, bagaimana prosedur penetapan tersangka?


Polda Bungkam soal Pelat RFS di Mobil Pensiunan Polisi yang Menabrak Mahasiswa UI

4 jam lalu

Polda Bungkam soal Pelat RFS di Mobil Pensiunan Polisi yang Menabrak Mahasiswa UI

Eko Setia Budi Wahono diketahui seorang pensiunan polisi, sementara pelat RF biasa dipasang untuk kendaraan pejabat negara.


Polisi Tak Lakukan Rekonstruksi Kecelakaan Cianjur, Kuasa Hukum Tersangka Sebut Penyidik Tak Transparan

7 jam lalu

Polisi Tak Lakukan Rekonstruksi Kecelakaan Cianjur, Kuasa Hukum Tersangka Sebut Penyidik Tak Transparan

Pengacara tersangka kasus kecelakaan Cianjur mempertanyakan alasan polisi tidak menggelar rekonstruksi di TKP.


Wowon Serial Killer Bohongi Istrinya saat Bunuh Anak Sendiri

7 jam lalu

Wowon Serial Killer Bohongi Istrinya saat Bunuh Anak Sendiri

Anak Wowon yang masih berusia 2 tahun, Bayu, ikut menjadi korban pembunuhan berantai


Viral Polisi Mengaku Diperas Sesama Polisi Rp 100 Juta, Polda Metro Janji Dalami Pernyataan Bripka Madih

8 jam lalu

Viral Polisi Mengaku Diperas Sesama Polisi Rp 100 Juta, Polda Metro Janji Dalami Pernyataan Bripka Madih

Video Bripka Madih yang mengaku dimintai uang Rp 100 juta oleh polisi agar laporan soal penyerobotan tanah milik orang tuanya diusut.


Polda Metro Jaya Klaim Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Jawab Harapan Keluarga

8 jam lalu

Polda Metro Jaya Klaim Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Jawab Harapan Keluarga

"Kami ingin lihat dan menjawab apa yang menjadi harapan dari Ibunda dan Ayahanda Hasya," kata Trunoyudo soal kecelakaan mahasiswa UI


Polisi Gunakan 3D Laser Scanner Usut Kecelakaan Mahasiswa UI, Begini Detilnya

10 jam lalu

Polisi Gunakan 3D Laser Scanner Usut Kecelakaan Mahasiswa UI, Begini Detilnya

Tak diketahui apakah 3D Laser Scanner dalam rekonstruksi mahasiswa UI juga digunakan mengungkap kasus-kasus kecelakaan lalu lintas lainnya.


Pengacara Keluarga Ungkap Janji Kapolda Metro Jaya di Kasus Kematian Mahasiswa UI

11 jam lalu

Pengacara Keluarga Ungkap Janji Kapolda Metro Jaya di Kasus Kematian Mahasiswa UI

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengundang keluarga Hasya Athallah Saputra, mahasiswa UI yang tewas tertabrak untuk bertemu


Kecelakaan Mahasiswa UI, Pakar Pidana Sebut AKBP Purn Eko Bisa Dilaporkan dengan Unsur Pembiaran

11 jam lalu

Kecelakaan Mahasiswa UI, Pakar Pidana Sebut AKBP Purn Eko Bisa Dilaporkan dengan Unsur Pembiaran

Pakar Hukum Pidana Universitas Jayabaya Suhandi Cahaya menilai dalam kasus kecelakaan mahasiswa UI pensiunan polisi bisa dilaporkan unsur pembiaran


Pengacara Nilai Rekonstruksi Tabrakan Mahasiswa UI tak Relevan dengan Tuntutan Keluarga

11 jam lalu

Pengacara Nilai Rekonstruksi Tabrakan Mahasiswa UI tak Relevan dengan Tuntutan Keluarga

Keluarga Hasya Athallah, mahasiswa UI yang tewas kecelakaan, hanya menuntut status tersangka dicabut