Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres: Apa Itu Patologi Anatomi dalam Ranah Forensik

Ilustrasi mayat. guardian.ng

TEMPO.CO, Jakarta -Penyebab kematian satu keluarga di Kalideres disebut sudah diketahui. Hal itu disampaikan Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Hengki Haryadi. Ia berkata pihak kepolisian akan mengungkapkan hasil penyelidikan pada Jumat, 9 Desember 2022 esok.

Selama menunggu, pihaknya menunggu penyusunan laporan akhir dari sejumlah departemen, salah satunya kedokteran forensik, khususnya terkait patologi anatomi.

Apa itu patologi anatomi?

Mengutip laman Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, patologi natomi merupakan cabang ilmu yang mempelajari penyakit serta ilmu dasar biomedik yang mempelajari dasar struktur proses terjadinya penyakit pada manusia. Patologi anatomi berperan atas pemeriksaan semua spesimen yang diambil dari pasien hidup dengan tujuan untuk menegakkan diagnosis atau untuk menentukan penyebab kematian.

Baca : Polisi Esok Rilis Penyebab Satu Keluarga Meninggal: Sisi Patologi Anatomi hingga Sosiologi Agama

Patologi anatomi merupakan ranah khusus untuk mendiagnosis penyakit melalui materi biologi yang berasal dari organ jaringan, sel, atau cairan melalui proses sistematik tertentu. Sampel jaringan atau sel tersebut diperiksa di bawah mikroskop cahaya oleh ahli patologi anatomi, lalu hasilnya dibuat laporan kepada klinisi yang mengirimkan jaringan tersebut.

Mengutip Testing, ada dua subdivisi utama dalam patologi anatomi:

Histopatologi, yang melibatkan pemeriksaan jaringan utuh dari biopsi atau pembedahan di bawah mikroskop. Prosedur ini kerap ditunjang dengan penggunaan teknik pewarnaan khusus dan tes terkait lainnya seperti menggunakan antibodi untuk mengidentifikasi berbagai komponen jaringan.

Sitopatologi (sitologi), yaitu pemeriksaan sel tunggal atau kelompok kecil sel dari kerokan atau aspirasi cairan atau jaringan di bawah mikroskop. Tes sitologi yang umum adalah Pap smear serviks.

Ahli patologi anatomi terlibat dalam melakukan pemeriksaan post-mortem (otopsi). Otopsi dapat dilakukan setelah seseorang meninggal karena penyakit yang tidak dapat, karena alasan apa pun, didiagnosis dengan benar atau sepenuhnya sebelum kematian. Dokter akan meminta persetujuan dari keluarga untuk melakukan otopsi. Jika penyebab kematian mencurigakan atau terkait dengan aktivitas ilegal, otopsi akan dilakukan oleh ahli patologi forensik. Persetujuan dari kerabat terdekat tidak diperlukan untuk otopsi medico-legal tersebut.

Demikian seluk-beluk lebih dalam dari forensik dan patologi anatomi dalam menguak penyebab kematian yang mencurigakan seperti dalam kasus kematian satu keluarga di Kalideres.

HATTA MUARABAGJA
Baca juga : Polisi Akan Umumkan Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres pada Hari Jumat

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Polda Metro Jaya Pelajari Kasus Bus Transjakarta Diduga Tabrak Lari Pelajar SMK di Ciputat

3 jam lalu

Polda Metro Jaya Pelajari Kasus Bus Transjakarta Diduga Tabrak Lari Pelajar SMK di Ciputat

Polres Tangerang Selatan telah menyerahkan perkara bus Transjakarta diduga tabrak lari siswa SMK ini ke Polda Metro Jaya.


Top 3 Metro: Polisi Akui Salah Prosedur Penetapan Tersangka Mahasiswa UI, Bukti Kepemilikan Tanah Bripka Madih

10 jam lalu

Top 3 Metro: Polisi Akui Salah Prosedur Penetapan Tersangka Mahasiswa UI, Bukti Kepemilikan Tanah Bripka Madih

Berdasarkan hasil rekonstruksi tabrakan mahasiswa UI Hasya Athallah Saputra, polisi juga menemukan bukti baru.


Kasus-Kasus yang Dibatalkan Status Tersangkanya

11 jam lalu

Kasus-Kasus yang Dibatalkan Status Tersangkanya

Status Muhammadiyah Hasya sebagai tersangka akhirnya dibatalkan oleh Polda Metro Jaya. Selain Hasya, polisi juga pernah membatalkan status tersangka dalam sejumlah kasus lainnya.


Polda Metro Pastikan Fortuner yang Tabrak Lari Ojol di Jaktim Bukan Mobil Dinas Polri

17 jam lalu

Polda Metro Pastikan Fortuner yang Tabrak Lari Ojol di Jaktim Bukan Mobil Dinas Polri

Polda Metro Jaya menyebut pelat nomor Polri yang terpasang di Toyota Fortuner, yang diduga tabrak lari sopir Ojol di Pulogadung, pelat nomor palsu


Dikonfrontir, Bripka Madih Peluk dan Minta Maaf pada Penyidik yang Disebut Lakukan Pemerasan

1 hari lalu

Dikonfrontir, Bripka Madih Peluk dan Minta Maaf pada Penyidik yang Disebut Lakukan Pemerasan

Konfrontasi ini juga membahas soal laporan dari orang tua Bripka Madih atas dugaan penyerobotan tanah pada 2011.


Hasil Rekonstruksi Kasus Tabrakan Mahasiswa UI: Ada Bukti Baru, Polisi Akui Salah Prosedur Penetapan Tersangka

1 hari lalu

Hasil Rekonstruksi Kasus Tabrakan Mahasiswa UI: Ada Bukti Baru, Polisi Akui Salah Prosedur Penetapan Tersangka

Polda Metro Jaya membeberkan hasil rekonstruksi kasus tabrakan mahasiswa UI. Hasilnya ditemukan bukti baru dan adanya kesalahan prosedur.


Polda Metro Sebut Balap Liar Masih Marak di Jaksel Meski Sudah Ada Ajang Street Race

1 hari lalu

Polda Metro Sebut Balap Liar Masih Marak di Jaksel Meski Sudah Ada Ajang Street Race

Aksi balap liar tersebut masih terjadi padahal Polda Metro telah membuat ajang Street Race yang ditujukan mewadahi para pelaku balap liar di Ibu Kota.


Polisi Pastikan Pelajar Korban Tabrak Lari di Ciputat Tewas Akibat Bus Transjakarta

2 hari lalu

Polisi Pastikan Pelajar Korban Tabrak Lari di Ciputat Tewas Akibat Bus Transjakarta

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Tangerang Selatan memastikan telah mengantongi identitas pelaku tabrak lari Agam Aryo Nugroho seorang pelajar berusia 18 tahun di Ciputat. Mereka memastikan jika terduga pelaku merupakan sopir TransJakarta.


Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online Sony Rizal di Depok Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

2 hari lalu

Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online Sony Rizal di Depok Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Pelimpahan kasus pembunuhan sopir taksi online Sony Rizal ke Polda Metro Jaya bertujuan untuk mempermudah proses pengungkapan.


Kasus Bripka Madih Ditangani Adik Andika Perkasa, Ini Profil Kombes Fransiskus Xaverius Bhirawa Braja Paksa

2 hari lalu

Kasus Bripka Madih Ditangani Adik Andika Perkasa, Ini Profil Kombes Fransiskus Xaverius Bhirawa Braja Paksa

Bripka Madih viral karena mengaku diperas sesama polisi. Kabidpropam Polda Metro Jaya Kombes Fransiskus Xaverius Bhirawa Braja Paksa punya versi lain