Istri Teddy Minahasa Diduga Pernah Telepon Istri Dody Prawiranegara, Ajak Ikut Skenario

AKBP Dody Prawiranegara bersama kuasa hukumnya, Adriel Viari Purba usai pemeriksaan konfrontasi dengan Irjen Teddy Minahasa. Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - Istri bekas Kapolres Bukittinggi Ajun Komisaris Besar Dody Prawiranegara, Rahma, mengaku pernah ditelepon oleh istri mantan Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Teddy Minahasa, Merthy Kushandayani. Hal ini disampaikan oleh pengacara Dody cs, Adriel Viari Purba. 

"Rahma mendapat telepon dari Merthy, istri TM. Merthy mendesak Rahma untuk memaksa Dody meningikuti skenario dan menandatangani surat kuasa agar ikut kubu mereka," jelas Adriel melalui keterangan tertulisnya pada Rabu, 6 Desember 2022. 

Selain Merthy, suaminya diduga pernah menghubungi Rahma untuk tujuan yang sama. "TM mendesak Rahma untuk meyakinkan Dody mengganti kuasa dan beralih ke kuasa hukum yang ditunjuk TM," ujarnya. 

Di skenario yang disusunnya, Teddy minta Dody Prawiranegara melalui Rahma untuk mengapus keterangan soal penerimaan uang sabu agar Teddy dinilai bukan bandar. 

Teddy berniat menjadikan Linda dan Samsul Arif kambing hitam dalam kasus ini.  "Pak TM juga menyampaikan skenario bila Dody ikut kubu TM dan membuang perkara ini ke Arif serta Linda, maka mereka (Teddy dan Dody) selamat," ucap Adriel menirukan Rahma.

Teddy Minahasa Bantah Hubungi Orang Tua Dody

Kuasa hukum Teddy Minahasa, Hotman Paris Hutapea, membantah kliennya menghubungi orang tua Dody Prawiranegara untuk mengikuti skenario yang sudah ia susun. 

Hotman menyatakan bekas Kapolda Sumatera Barat itu tidak pernah menghubungi Inspektur Jenderal Purnawirawan Maman Supratman yang merupakan ayah dari Dody.

Baca juga: Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

"Tidak, dia bilang tidak. Itu saya sudah dengar, ini mirip seperti kasus lain, perintah atasan untuk sebagai alasan pemaaf. Itu sesudah dia ketangkap, maka dia pakai dalil seolah-olah ini perintah atasan," kata Hotman di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Senin, 21 November 2022.

Menurut Hotman, pernyataan mantan Kapolres Bukittinggi itu hanya sebagai dalih untuk meringankan hukuman. Hotman menyebut tidak sepatutnya seorang Ajun Komisaris Besar Polisi menerima perintah atasan untuk melakukan jual beli sabu.

"Sekiranya pun ya, masih bisa dimaafkan gak seorang Letnan Kolonel (pangkat TNI setingkat pangkat AKBP di Polri)? Gak bisa dong mengatakan perintah atasan. Komunikasi chat seolah-olah tawas itu dipakai disalah gunakan. Dari semula ada canda emoji dipakai sebagai alasan sesudah dia ketangkap," ujarnya.

Dugaan Teddy Minahasa menghubungi Maman Supratman agar Dody Prawiranegara mengganti Adriel Viari Purba selaku pengacara. Isi percakapan melalui telepon itu agar Dody mengikuti skenario Teddy dalam menghadapi kasus ini.

Namun dia tidak menjelaskan bagaimana teknis skenario yang ditawarkan Teddy. Adriel mengklaim sudah mengonfirmasi kepada Maman.

"Kalau dari sepengetahuan saya dari klien memang dia menelepon langsung Irjen Maman untuk ikut ke kubunya dia sesuai skenario Pak TM. Sudah saya konfirmasi kembali,” katanya, Jumat malam, 18 November 2022. 

Teddy Minahasa diduga mengendalikan peredaran narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram dari Bukittinggi, Sumatera Barat. Sabu itu diambil dari barang bukti 41,4 kilogram sabu hasil sitaan yang hendak dimusnahkan oleh Polres Bukittinggi.

Teddy, yang saat itu menjabat Kapolda Sumatera Barat, diduga memerintahkan Kapolres Bukittingi AKBP Dody Prawiranegara untuk menukar 5 kilogram sabu dengan tawas. Saat itu Dody meminta Arif untuk melaksanakan perintah tersebut.

Sabu tersebut dijual ke wilayah DKI Jakarta, hingga ke Kampung Bahari, Jakarta Barat. Sejumlah anggota kepolisian dan warga sipil diduga terlibat dalam peredaran narkoba tersebut.

Selain para tersangka yang disebutkan di atas, kasus narkoba ini diduga turut melibatkan Ariel alias Abeng, Mai Siska, dan Aipda Achmad Darmawan.

Atas perbuatan para tersangka, mereka dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 juncto Pasal 55 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman terhadap Irjen Teddy Minahasa dan para terdakwa lain maksimal hukuman mati atau minimal 20 tahun penjara.

MUHSIN SABILILLAH

Baca juga: Ayah dan Istri Dody Prawiranegara Diperiksa, Beberkan Intervensi dari Teddy Minahasa






Kepolisian Dubai Menahan 28 Pengedar yang Menjual Narkoba Senilai Rp 130 M

5 jam lalu

Kepolisian Dubai Menahan 28 Pengedar yang Menjual Narkoba Senilai Rp 130 M

Dalam sebuah laporan disebutkan kalau para pengedar narkoba tersebut ditangkap saat berusaha menjual 111 kilogram narkoba berbagai jenis.


Teddy Minahasa Minta Dody Prawiranegara Tukar Barang Bukti Sabu untuk Operasi Penjebakan

17 jam lalu

Teddy Minahasa Minta Dody Prawiranegara Tukar Barang Bukti Sabu untuk Operasi Penjebakan

Hotman Paris menyatakan Teddy Minahasa ingin meminjam barang bukti sabu untuk operasi penjebakan dan penangkapan Linda.


Sidang Sabu Teddy Minahasa, Hotman Paris Pertanyakan Sampel Sabu di Jakarta dan Bukittinggi

17 jam lalu

Sidang Sabu Teddy Minahasa, Hotman Paris Pertanyakan Sampel Sabu di Jakarta dan Bukittinggi

Hotman Paris menilai dakwaan jaksa terhadap Teddy Minahasa prematur karena para saksi pada saat pemusnahan barang bukti sabu tidak diperiksa.


Kuasa Hukum Teddy Minahasa Sebut PN Jakarta Barat Tak Berwenang Adili Kasus Tukar Sabu di Bukittinggi

18 jam lalu

Kuasa Hukum Teddy Minahasa Sebut PN Jakarta Barat Tak Berwenang Adili Kasus Tukar Sabu di Bukittinggi

Kuasa hukum Irjen Teddy Minahasa menilai locus delicti dugaan barang bukti sabu ditukar dengan tawas terjadi Polres Bukittinggi.


Teddy Minahasa Sempat Minta Doddy Prawiranegara Antar 5 Kilogram Sabu Gunakan Pesawat

1 hari lalu

Teddy Minahasa Sempat Minta Doddy Prawiranegara Antar 5 Kilogram Sabu Gunakan Pesawat

Teddy Minahasa sempat meminta Doddy Prawiranegara untuk mengantar sabu seberat lima kilogram menggunakan pesawat ke Jakarta, namun hal itu ditolak.


Dody Prawiranegara Serahkan Uang Hasil Penjualan Sabu di Rumah Teddy Minahasa di Jagakarsa

1 hari lalu

Dody Prawiranegara Serahkan Uang Hasil Penjualan Sabu di Rumah Teddy Minahasa di Jagakarsa

Pengacara Teddy Minahasa, Hotman Paris meminta jaksa menunjukkan rekaman CCTV di rumah Teddy yang menunjukkan penyerahan uang hasil jualan sabu.


5 Jenis Narkoba yang Sering Dijumpai Kasusnya di Masyarakat

1 hari lalu

5 Jenis Narkoba yang Sering Dijumpai Kasusnya di Masyarakat

Penyalahgunaan narkoba kian marak. Oleh karena itu, penting mengetahui jenis narkoba yang sering dijumpai di masyarakat


Hotman Paris Bela Teddy Minahasa, Pertanyakan Mengapa Banyak Pejabat Tinggi Tak Jadi Saksi

1 hari lalu

Hotman Paris Bela Teddy Minahasa, Pertanyakan Mengapa Banyak Pejabat Tinggi Tak Jadi Saksi

Hotman Paris Hutapea menyatakan, dakwaan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Teddy Minahasa prematur.


Sidang Perdana Teddy Minahasa Dijaga Ketat, Dia Didampingi Hotman Paris Hutapea

1 hari lalu

Sidang Perdana Teddy Minahasa Dijaga Ketat, Dia Didampingi Hotman Paris Hutapea

Polres Metro Jakarta Barat menjaga ketat sidang perdana kasus narkoba yang menjerat mantan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Teddy Minahasa.


Perwira Polisi Terjerat Kasus Narkoba selain Teddy Minahasa, Siapa Lagi?

1 hari lalu

Perwira Polisi Terjerat Kasus Narkoba selain Teddy Minahasa, Siapa Lagi?

Kasus narkoba yang menjerat Irjen Teddy Minahasa rupanya bukan yang terakhir. Berikut sederet perwira polisi terseret kasus narkoba.