Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tawuran di Tangerang Sebabkan Seorang Remaja Kehilangan Jempol Tangan, 7 Ditangkap

image-gnews
Ilustrasi tawuran pelajar. Dok. TEMPO/Dasril Roszandi;
Ilustrasi tawuran pelajar. Dok. TEMPO/Dasril Roszandi;
Iklan

TEMPO.CO, Tangerang - Polisi menangkap tujuh remaja yang terlibat dalam tawuran yang menyebabkan seorang korban kehilangan jari akibat sabetan senjata tajam di Neglasari, Kota Tangerang. Kapolres Metro Tangerang Kota  Komisaris Besar Zain Dwi Nugroho menyebut tujuh pelaku yang masih di bawah umur.  

Tawuran remaja itu menyebabkan jempol tangan kanan LE (16) putus karena sabetan senjata tajam. 

Para pelaku tawuran yang ditangkap itu adalah RO (15), B (15), S (15), A (15), K (15), R(13), dan MTP (16). "Tawuran melibatkan dua kelompok remaja," ujarnya, Kamis 29 Desember 2022. 

Zain mengungkapkan, aksi tawuran itu terjadi Jalan Juanda Komp PAP II, Kelurahan Karanganyar Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, pada Minggu 25 Desember 2022, sekitar jam 02.30 WIB. 

Dalam tawuran tersebut, satu pelaku dari pihak lawan LE (16) mengalami luka sabetan senjata tajam pada beberapa bagian tubuhnya. "Bahkan jempol tangan sebelah kanan putus satu ruas," kata Zain. 

Menurut Zain, LE berlari saat bentrokan terjadi, namun ia jatuh terpeleset dan akhirnya dikeroyok para pelaku. LE dilarikan ke RS Sitanala tapi dirujuk ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapat tindakan lebih lanjut. 

Kapolsek Neglasari Komisaris Purwadi langsung memerintahkan jajarannya mengungkap peristiwa tindak pidana tersebut segera diungkap. 

Dari hasil penyelidikan, unit Reskrim Polsek Neglasari telah mengidentifikasi para pelaku dan menangkap satu pelaku. Dari keterangan remaja itu, polisi menangkap 6 pelaku lain. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Penangkapan dilakukan sehari setelah penyelidikan, yaitu pada Senin 26 Desember sekitar pukul 13.00 WIB terhadap ketujuh pelaku dengan perannya masing-masing," kata Zain. 

Dari hasil penangkapan polisi menyita dua senjata tajam (sajam) yang digunakan untuk menganiaya korban yakni sebilah celurit ukuran besar, 1 parang bergagang karet dan 1 buah tas ransel yang digunakan untuk menyimpan sajam. 

"Tujuh pelaku ini terancam hukuman pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan mengakibatkan korban terluka menggunakan senjata tajam," kata Zain. 

Karena pelaku tawuran ini masih tergolong anak, kata Zain, penyidik melibatkan unit PPA Polres, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), termasuk Komnas Anak. 

JONIANSYAH HARDJONO

Baca juga: Tawuran Remaja di Tangerang, Didahului Minum Miras dan Obat Terlarang

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Jadi Korban Pembacokan ketika Bubarkan Tawuran di Jakarta Timur

2 jam lalu

Polres Metro Jakarta Timur gagalkan 4 remaja yang hendak melakukan tawuran. Doc: Polres Metro Jakarta Timur.
Polisi Jadi Korban Pembacokan ketika Bubarkan Tawuran di Jakarta Timur

Inspektur Polisi Satu Rano Mardani menjadi korban ketika membubarkan tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur.


Kakek 77 Tahun di Tangerang Jadi Kurir Narkoba, Mengaku Sudah 3 Kali Keluar-Masuk Penjara

2 hari lalu

Ilustrasi Sabu-sabu. Dok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Kakek 77 Tahun di Tangerang Jadi Kurir Narkoba, Mengaku Sudah 3 Kali Keluar-Masuk Penjara

Kakek 77 tahun itu ditangkap anggota dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya saat melakukan penggerebekan di sebuah kos-kosan.


Polisi Ungkap Judi Online dan Pornografi Sindikat Taiwan yang Beroperasi dari Tangerang, Raup Keuntungan Rp 500 Miliar

6 hari lalu

Direktorat Tindak Pidana Umum Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, melakukan konferensi pers terkait pengungkapan kasus tindak pidana perjudian online dan pornografi sindikat Internasional Jaringan Taiwan pada Senin, 8 Juli 2024.TEMPO/Advist Khoirunikmah.
Polisi Ungkap Judi Online dan Pornografi Sindikat Taiwan yang Beroperasi dari Tangerang, Raup Keuntungan Rp 500 Miliar

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berhasil mengungkap judi online dan pornografi internasional sindikat Taiwan.


Polisi Tangkap Provokator Kerusuhan Konser Tangerang Lentera Festival

8 hari lalu

Kondisi panggung konser Lentera Festival sebelum dibakar dan dirusak penonton. Foto: Instagram Lentera Festival.
Polisi Tangkap Provokator Kerusuhan Konser Tangerang Lentera Festival

Polres Kota Tangerang menetapkan dua tersangka baru dalam kasus kerusuhan konser musik Tangerang Lentera Festival 2024 di Pasar Kemis


Puan Maharani MInta Polda Sumatera Barat Terus Usut Kematian Bocah AM di Padang

10 hari lalu

Ketua DPR RI Puan Maharani saat diwawancarai pewarta di Jakarta. Foto: Dok/vel
Puan Maharani MInta Polda Sumatera Barat Terus Usut Kematian Bocah AM di Padang

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta polisi tetap mengusut kematian bocah AM di Padang


Suami Bakar Istri di Tangerang Jadi Tersangka KDRT

12 hari lalu

Tempat Kejadian Peristiwa  (TKP) suami bakar  istri di Cipondoh Kota Tangerang, Senin 1 Juli 2024. FOTO: Humas Polres Metro Tangerang
Suami Bakar Istri di Tangerang Jadi Tersangka KDRT

Polisi menetapkan S menjadi tersangka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ia terekam kamera membakar istrinya dengan bensin.


LBH Padang dan Keluarga Yakin Afif Maulana Tewas Karena Disiksa, Bukan Melompat dari Jembatan Kuranji

12 hari lalu

Keluarga Afif Maulana, turut hadir dalam aksi  Serbu Polda Sumbar yang diadakan LBH Padang dan mahasiswa di depan Polda Sumbar pada Rabu 26 Juni 2024. TEMPO/Tiara Juwita
LBH Padang dan Keluarga Yakin Afif Maulana Tewas Karena Disiksa, Bukan Melompat dari Jembatan Kuranji

Keluarga Afif Maulana berkeyakinan bahwa bocah 13 tahun itu mengalami penyiksaan oleh polisi dan bukan karena melompat dari Jembatan Kuranji.


Cerita Keseharian Afif Maulana, Bocah yang Diduga Tewas Disiksa Polisi

12 hari lalu

Tim LBH Padang dan orang tua Afif Maulana datang ke Komnas HAM untuk memberikan keterangan kematian Afif Maulana yang diduga kuat akibat disiksa anggota polisi Polda Sumatera Barat, Senin, 1 Juli 2024. TEMPO/Istimewa
Cerita Keseharian Afif Maulana, Bocah yang Diduga Tewas Disiksa Polisi

Afif Maulana diduga tewas akibat penyiksaan oleh polisi. Keluarganya yakin dia tidak terlibat tawuran.


Rangkaian Kasus Carok, Terbaru Tewaskan Satu Orang di Tangan Pamannya Sendiri di Bangkalan Madura

13 hari lalu

Celurit. tokopedia.com
Rangkaian Kasus Carok, Terbaru Tewaskan Satu Orang di Tangan Pamannya Sendiri di Bangkalan Madura

Kasus carok kembali terjadi di Bangkalan yang menewaskan satu orang di tangan pamannya sendiri. Kasus carok masih kerap terjadi di Madura.


Kasus KDRT Suami Bakar Istri di Tangerang, Ini Kata Tetangga

13 hari lalu

Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
Kasus KDRT Suami Bakar Istri di Tangerang, Ini Kata Tetangga

Kepolisian memanggil saksi kasus suami bakar istri di Tangerang ini sambil menunggu pasangan suami istri itu sembuh.