Heru Budi Hartono Cek Sodetan Kali Ciliwung, PSI Sebut 5 Tahun Mandek di Era Anies Baswedan

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Foto udara pengerjaan proyek inlet sodetan Kali Ciliwung-Kanal Banjir Timur di Kawasan Bidara Cina, Jakarta Timur, Jumat, 20 Januari 2023. Proyek pembangunan Sodetan Kali Ciliwung- Kanal Banjir Timur (KBT) yang merupakan bagian dari program normalisasi sungai guna mengantisipasi banjir di Ibu Kota tersebut hingga kini terus dikerjakan. Kementerian PUPR menargetkan proyek ini rampung Februari atau Maret 2023. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengecek perkembangan proyek sodetan Kali Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT) sebagai salah satu upaya penanggulangan banjir di Ibu Kota. Heru di Jakarta Timur, Senin, 23 Januari 2023 mengecek tiga bagian proyek penanggulangan banjir itu didampingi Wali Kota Jakarta Timur M Anwar.

Ia mengecek sodetan yang berada di Jalan Otista yang merupakan inlet Kali Ciliwung atau titik masuknya air. Kemudian di Jalan Otista III yang merupakan titik pertemuan dan KBT sisi belakang Kampus Trisakti sebagai titik keluar air.

Heru tidak menjelaskan kemajuan proyek penanggulangan banjir Jakarta itu namun per awal Desember 2022, sodetan Kali Ciliwung itu diperkirakan sudah mencapai 62 persen. Proyek sodetan itu diperkirakan rampung pada Agustus 2023. Namun Heru berharap dapat difungsikan lebih cepat yakni pada April 2023.

Sodetan itu nantinya mengalirkan air ke KBT yang ditargetkan mengurangi dampak banjir di Jakarta. Dengan adanya sodetan atau terusan air ke KBT, diperkirakan dapat mereduksi dampak banjir atau genangan yang meliputi kawasan sekitar 200 hektare (ha). Adapun kapasitas sodetan itu diperkirakan hingga 60 meter kubik (m3) per detik untuk mereduksi banjir.

Proyek sodetan Kali Ciliwung dilaksanakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya-PT Jaya Konstruksi, KSO dan konsultan supervisi PT Virama-Supra-TAA, KSO dengan masa pelaksanaan Agustus 2021-Agustus 2023. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) alokasi anggaran untuk konstruksi sodetan dan galian alur sebesar Rp683,9 miliar.

Baca: Dikabarkan Rampung Maret 2023, Begini Tujuan Sodetan Ciliwung

Sodetan Kali Ciliwung untuk pengendalian banjir

Mulai tahun 2021, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melanjutkan pembangunan terowongan atau sodetan Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT). Sodetan di Kali Ciliwung ini dibuat karena DKI Jakarta merupakan provinsi yang sering jadi langganan banjir di Indonesia. Salah satu penyebabnya ialah luapan sungai Ciliwung.

Dikutip dari laman KemenPUPR, pu.go.id, sodetan ini adalah bagian dari rencana induk sistem pengendalian banjir atau flood control dari hulu hingga hilir Jakarta. Proyek sodetan ini telah rampung sepanjang 550 meter pada tahun 2015. Setelahnya, pada tahun 2015 hingga 2017, pembangunan dilanjutkan dengan pemasangan permanen outlet dan dinding penahan tanah kali Cipinang.

Kemudian pada tahun 2021, pembangunan ini kembali dilanjutkan dan telah tuntas sepanjang 549 meter, dan diharapkan panjang keseluruhan nantinya 1,26 kilometer. Selain itu, pada hulu dari terowongan ini, ada bendungan kering atau dry dam yang ditempatkan di Ciawi, Kabupaten Bogor dengan kapasitas tamping 6,05 juta meter kubik. Sedangkan pada hilirnya, terdapat bendungan Sukamahi berkapasitas 1,68 juta meter kubik.

Dalam upaya meminimalisasi risiko banjir daerah hilir Jakarta, dibangun pula Tanggul Pantai untuk muara sungai dan pantai yang kritis. Mengutip dari arsip Tempo, tanggul ini akan ditempatkan di empat lokasi, yaitu Muara Angke, Pantai Mutiara, Ancol Barat dan Kali Blencong.

Dengan anggaran sebesar Rp 595 milyar pada tahap awalnya, tanggul ini direncanakan memiliki panjang 46 kilometer dan telah rampung sepanjang 13 kilometer. Perhitungan rencana panjang tanggul ini disesuaikan dengan daerah pesisir utara Jakarta yang rawan rob. Hingga awal tahun ini, sodetan sungai Ciliwung masih belum terisi air karena memang belum tersambung sepenuhnya.

Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana sempat menyinggung proyek ini yang pernah mandek selama lima tahun di era Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Ia mengapresiasi keputusan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang berani melanjutkan pembangunan proyek ini. Proyek ini ditargetkan untuk selesai pada Agustus 2023. Akan tetapi menurut Heru, sodetan Ciliwung akan bisa beroperasi mulai Maret 2023.

Baca juga: Kali Ciliwung Telan Korban, Apa Itu Proyek Sodetan Ciliwung Pemprov DKI?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

7 jam lalu

Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

Adi Prayitno, menyebut isu reshuffle dan pencapresan Anies Baswedan diduga jadi pembahasan antara Surya Paloh dengan Presiden Jokowi.


PKS Sepakat dengan Kriteria Cawapres yang Pernah Disampaikan Anies

8 jam lalu

PKS Sepakat dengan Kriteria Cawapres yang Pernah Disampaikan Anies

PKS satu suara dengan apapun pilihan Anies Baswedan menentukan bakal Cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2024.


Soal Kapan PKS Nyatakan Dukungan Resmi ke Anies, Ini Jawaban Sohibul Iman

9 jam lalu

Soal Kapan PKS Nyatakan Dukungan Resmi ke Anies, Ini Jawaban Sohibul Iman

Wakil Ketua Majelis Syura PKS Shohibul Iman menjelaskan alasan di balik sikap PKS belum melakukan deklarasi terbuka mendukung Anies Baswedan


Sudirman Said Sebut Koalisi Sepakat Serahkan Pemilihan Cawapres pada Anies Baswedan

9 jam lalu

Sudirman Said Sebut Koalisi Sepakat Serahkan Pemilihan Cawapres pada Anies Baswedan

Sudirman Said, mengatakan Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS menyerahkan sepenuhnya nama cawapres kepada Anies Baswedan


NasDem Belum Ajak Demokrat Ikut Safari Politik Anies Baswedan, Ini Sebabnya

10 jam lalu

NasDem Belum Ajak Demokrat Ikut Safari Politik Anies Baswedan, Ini Sebabnya

Partai NasDem belum akan mengajak Partai Demokrat dalam agenda safari politik Anies Baswedan walaupun mereka sudah menyatakan dukungan


Kasak-kusuk Menindak Tambang Nikel Ilegal

11 jam lalu

Kasak-kusuk Menindak Tambang Nikel Ilegal

Tim gabungan penegakan hukum mendapati lahan kosong di area tambang nikel ilegal.


Meski Belum Deklarasi, Sohibul Iman Tegaskan PKS Dukung Anies Baswedan Capres

13 jam lalu

Meski Belum Deklarasi, Sohibul Iman Tegaskan PKS Dukung Anies Baswedan Capres

Sohibul Iman menegaskan PKS mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024


Mantan Politikus PSI Rian Ernest Disebut Bakal Gabung ke Golkar

23 jam lalu

Mantan Politikus PSI Rian Ernest Disebut Bakal Gabung ke Golkar

Rian Ernest mengatakan ingin mengembangkan diri lagi di dunia politik. Berharap pilihannya berdampak baik untuk masyarakat.


Dinas Bina Marga DKI Akan Perkuat Konstruksi Skywalk Kebayoran Lama Agar Tak Bergoyang

1 hari lalu

Dinas Bina Marga DKI Akan Perkuat Konstruksi Skywalk Kebayoran Lama Agar Tak Bergoyang

Dinas Bina Marga DKI akan memperkuat konstruksi Skywalk Kebayoran Lama untuk mengurangi goyangan saat dilalui. Didesain elastis.


Anak Buahnya 2 Kali Mangkir Rapat ERP Bikin Sebel DPRD DKI, Heru Budi: Undang Lagi

1 hari lalu

Anak Buahnya 2 Kali Mangkir Rapat ERP Bikin Sebel DPRD DKI, Heru Budi: Undang Lagi

Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono meminta DPRD DKI untuk kembali mengundang anak buahnya Asisten Perekonomian untuk hadir rapat pembahasan ERP.