Keyla Korban KDRT, Eks Istri Raden Indrajana, Tegaskan Tak Takut Dilaporkan Balik ke Polda Metro Jaya

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Keyla Evelyne Yasir, mantan istri dari Raden Indrajana Sofiandi, saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu, 25 Januari 2023. Dia datang untuk mengetahui status penahanan mantan suaminya. TEMPO

TEMPO.CO, Jakarta - Keyla Evelyne Yasir menegaskan tidak takut walaupun dilaporkan balik oleh mantan suaminya, Raden Indrajana Sofiandi, ke Polda Metro Jaya. Dia menuturkan pelaporan itu hanya cara agar laporan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT di Polres Metro Jakarta Selatan dicabut. Keyla diduga jadi korban KDRT Raden Indrajana Sofiandi.

"Saya enggak takut, masalah Polda itu beliau hanya untuk move saya agar saya cabut laporan di sini. Namun itu semua enggak berhasil, karena saksi yang dihadirkan juga saksi palsu, tidak bersedia untuk dijadikan saksi, dan itu pun laporan palsu," ujar Evelyne di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu, 25 Juni 2023.

Indra melaporkan balik Evelyne pada 28 Desember 2022 atas dugaan penggelapan mobil Toyota Fortuner dan penyebaran konten KDRT yang memperlihatkan dua anak mereka. Perempuan itu dilaporkan dengan Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Pasal 372 KUHP.

Evelyne menjelaskan, dia tidak mengetahui lagi keberadaan mobil tersebut sejak Mei 2022. Dia cerai dengan Indra pada 2019, saat itu pun mobil dibeli atas nama mantan suaminya.

Kemudian mobil diperuntukkan sebagai kendaraan antar dan jemput sekolah anak mereka. Namun setelah itu mobil diduga beralih fungsi untuk mengangkut sepeda milik Indra saat gowes.

Hingga akhirnya berpisah, dia menegaskan tidak membawa mobil milik Indra. "Saya juga tidak ada kaitannya dengan mobil itu. Itu hanya alibi dari beliau. Bagaimana caranya untuk move saya mencabut laporan di sini. Saya tidak tahu keberadaan mobil itu di mana," kata Evelyne.

Baca: Kasus KDRT, Polisi Janji Bakal Jemput Paksa Raden Indrajana kalau Mangkir Lagi

KDRT kedua yang dialami Evelyne

Kasus ini adalah yang kedua kalinya dihadapi oleh Evelyne. Pertama, dia yang mengalami KDRT dan melaporkan ke Polda Metro Jaya pada 2014 dan berakhir damai.

Selanjutnya sekitar tahun 2021 hingga 5 September 2022, dua anaknya berinisial KR dan KA mengalami KDRT. Evelyne menyebarkan bukti video kekerasan Indra ke media sosial Instagramnya.

Polisi menetapkan Indra sebagai tersangka dan menahan selama 20 hari ke depan. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Polisi Irwandhy Idrus mengatakan pelaku dijerat pasal berlapis.

Indra dijerat Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Pasal 76C juncto Pasal 80 ayat (1) dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 35 tentang Perlindungan Anak. "Dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," kata Irwandhy Idrus di kantornya, Rabu, 25 Januari 2023.

Baca juga: Polisi Tahan Raden Indrajana Selama 20 Hari sebagai Tersangka KDRT

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Polisi: Rekonstruksi Kasus Wowon Serial Killer Tunggu Semua Fakta Terungkap

3 jam lalu

Polisi: Rekonstruksi Kasus Wowon Serial Killer Tunggu Semua Fakta Terungkap

Polisi masih mencari dua TKW yang diduga menjadi korban dalam kasus penipuan dan pembunuhan Wowon serial killer


Ke Heru Budi, Kapolda Metro Jaya Minta Disediakan Lintasan Balap Motor Jalanan

4 jam lalu

Ke Heru Budi, Kapolda Metro Jaya Minta Disediakan Lintasan Balap Motor Jalanan

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut anak muda di DKI Jakarta butuh trek lurus untuk balap motor


Pria Thailand Dipenjara 28 Tahun karena Dianggap Menghina Raja

1 hari lalu

Pria Thailand Dipenjara 28 Tahun karena Dianggap Menghina Raja

Pengadilan menjatuhkan hukuman 28 tahun penjara terhadap seorang pria yang dinilai menghina Raja Thailand.


Polda Metro Jaya Sita Ratusan Ribu Obat Palsu dan Ilegal, Sebelas Orang Ditangkap

1 hari lalu

Polda Metro Jaya Sita Ratusan Ribu Obat Palsu dan Ilegal, Sebelas Orang Ditangkap

Polisi menyita 430 ribu butir obat palsu dan ilegal dari tangan para tersangka


Selingkuh, Bripka HK Jadi Tersangka & Polda Metro Jaya Gelar Sidang Etik Selasa Depan

1 hari lalu

Selingkuh, Bripka HK Jadi Tersangka & Polda Metro Jaya Gelar Sidang Etik Selasa Depan

Setelah melalui proses panjang Imelda Sinambela, merasa lega. Polda Metro Jaya (PMJ) telah menetapkan Bripka HK sebagai tersangka.


2 Cara Wowon Serial Killer Meyakinkan TKW agar Mau Jadi Korban Penipuan Penggandaan Uang

1 hari lalu

2 Cara Wowon Serial Killer Meyakinkan TKW agar Mau Jadi Korban Penipuan Penggandaan Uang

Ada dua cara yang digunakan Wowon serial killer cs untuk jaring korban


TKW Korban Wowon Serial Killer Tak Pernah Dapat Untung dari Janji Manis Jagal Ini

1 hari lalu

TKW Korban Wowon Serial Killer Tak Pernah Dapat Untung dari Janji Manis Jagal Ini

Korban tidak dapat apa-apa dari janji kekayaan instan oleh Wowon serial killer cs.


5 Hal Anatomi Kasus Wowon Serial Killer: Total Korban hingga Tipu-tipu Penggandaan Uang

1 hari lalu

5 Hal Anatomi Kasus Wowon Serial Killer: Total Korban hingga Tipu-tipu Penggandaan Uang

Polisi menetapkan 3 tersangka yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin atau Duloh, dan M. Dede alias Solehudin. Berikut anatomi kasus Wowon Serial Killer


4 Fakta Baru Kasus Mutilasi di Bekasi: Pelaku Kuras Rekening hingga Lihai dalam Penipuan

2 hari lalu

4 Fakta Baru Kasus Mutilasi di Bekasi: Pelaku Kuras Rekening hingga Lihai dalam Penipuan

Kasus mutilasi di Bekasi ini terbongkar berawal saat Ecky justru dilaporkan hilang pada 23 Desember tahun lalu.


Kamera Tilang Elektronik di Jakarta Bakal Bertambah 70 Titik

2 hari lalu

Kamera Tilang Elektronik di Jakarta Bakal Bertambah 70 Titik

Polda Metro Jaya akan menambah kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Jakarta sebanyak 70 titik.