Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kesaksian Warga Bentrok dengan Perusahaan Tambang Batu Bara di Paser Kaltim

image-gnews
Ilustrasi sengketa tanah. Pixabay/Brenkee
Ilustrasi sengketa tanah. Pixabay/Brenkee
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah video memperlihatkan sejumlah orang tengah bernegosiasi di atas tanah gamping yang tampak lapang. Video itu awalnya hanya menampakkan kaki-kaki para peserta negosiasi.

Seorang pria di video itu menyatakan, bila ibu-ibu yang diajaknya bicara berniat memortal akses lahan menuju area tambang batu bara, dia tak bisa terima. Sebab, dia mengklaim lahan itu telah dimiliki oleh PT Jasa Tambang Nusantara (JTN), perusahaan yang mempekerjakannya.

Tiba-tiba, keributan terjadi. Seorang pria berseragam merah muda dan berhelm proyek tampak mendorong tampak mendorong pria berjaket kuning. Dua orang berseragam polisi tampak melerai mereka.

Salah di antaranya berkata, “Saya sudah kasih catatan, jangan ribut-ribut di sini.” Suara ibu-ibu kembali terdengar, memprotes suaminya didorong. Pria berkaos putih meminta polisi jangan hanya diam. “Saya dicekik ini,” kata dia.

Kepada Tempo, Kristin, 41 tahun, menjelaskan duduk perkara peristiwa itu. Dia mengatakan keributan itu terjadi di lokasi tambang batu bara yang dikelola oleh PT JTN di Paser, Kalimantan Timur pada pekan kedua Mei 2024. Tambang itu beroperasi di atas tanah yang membentang di tiga desa, yakni Desa Jemparing, Desa Bukit Saloka, dan Desa Krayan Sentosa.

Kristin mengklaim dia, suami, dan adiknya datang baik-baik untuk meminta perusahaan menghentikan dulu aktivitas penambangan mereka. “Itu mereka (karyawan PT JTN) tiba-tiba langsung mendorong suami saya, terus itu mau mencekik adik saya,” ujar Kristin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis, 9 Mei 2024.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Adapun para polisi di tengah keributan itu, Kristin mengaku dialah yang mengajak mereka. Ajakannya kepada para polisi itu bertujuan untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Tapi ternyata ada pihak yang berwajib, tetap juga terjadi anarkis, yang memulai itu dulu adalah karyawan dari JTN sendiri,” kata dia.

Keributan ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, Kristin mengaku pernah beberapa kali mendatangi langsung kantor PT JTN. Kepada perusahaan, ia tak langsung meminta ganti rugi. Ia justru hanya meminta mereka membuatkan parit untuk mengantisipasi kelongsoran. Tapi, menurut Kristin, pemenuhan atas permintaan itu selalu diulur-ulur oleh perusahaan.

Bahkan, Kristin mengklaim perusahaan pernah mengancamnya untuk disantet. Dia menganggap, itu merupakan bentuk intimidasi. Tapi ia mengaku tak gentar dengan ancaman itu. “Saya bilang silakan menyantet saya, kalau memang saya salah, berarti saya kena, tapi kalau tidak, berbalikkan kepada bapak sendiri,” kata dia.

Manajer Humas PT JTN, Muhamad Azmi Azaki, mengatakan sepengetahuannya tidak ada intimidasi dari karyawan. Sebaliknya, dia justru mengklaim kerap mendapatkan intimidasi dan perlakuan yang kurang menyenangkan dari warga. "Karena ingin tuntutannya segera di penuhi," kata dia kepada Tempo, Senin, 13 Mei 2024.

Pilihan Editor: Diduga Menyerobot Lahan Warga di Paser Kaltim untuk Tambang Batu Bara, Ini Kata PT JTN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Grace Natalie Sebut IKN sebagai Wajah Indonesia, Dipersiapkan Sebagus Mungkin

8 hari lalu

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Grace Natalie menyampaikan sambutan saat deklarasi dukungan oleh Perempuan Tionghoa untuk Indonesia Maju di Kediaman Prabowo, Kertanegara 4, Jakarta, Selasa, 6 Februari 2024. Perempuan Tionghoa untuk Indonesia Maju mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 serta menggaungkan menang sekali putaran. TEMPO/M Taufan Rengganis
Grace Natalie Sebut IKN sebagai Wajah Indonesia, Dipersiapkan Sebagus Mungkin

Staf Khusus Presiden Grace Natalie menyebut IKN sebagai wajah Indonesia, jadi akan dibuat sebagus dan sesempurna mungkin.


Ubur-ubur Langka di Pulau Kakaban Masih Menghilang, Wisatawan Diminta Tidak Berenang

13 hari lalu

Ubur-Ubur dan ikan air payau berenang di Danau Kakaban, Kepulauan Derawan, Berau, Kaltim, 12 Maret 2015. ANTARA/Prasetyo Utomo
Ubur-ubur Langka di Pulau Kakaban Masih Menghilang, Wisatawan Diminta Tidak Berenang

Setelah pulih, Danau Ubur-ubur di Pulau Kakaban akan kembali dibuka untuk wisatawan tetapi dengan peraturan baru.


Penjelasan PT MHU soal Anak Tewas di Kolam Pascatambang Batu Bara 2015 Silam

26 hari lalu

Foto udara kolam penampungan dan lubang pertambangan minyak ilegal yang ditinggalkan pemiliknya di Bungku, Batanghari, Jambi, Selasa, 7 Mei 2024. Ratusan kolam penampungan dan lubang pertambangan minyak ilegal yang sebelumnya ramai aktivitas di daerah itu mendadak ditinggalkan pemiliknya dalam dua hari terakhir seiring dimulainya operasi penutupan lubang tambang minyak ilegal oleh Pertamina didukung TNI, Polri, dan pemerintah daerah setempat yang dijadwalkan mulai 6-12 Mei 2024. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Penjelasan PT MHU soal Anak Tewas di Kolam Pascatambang Batu Bara 2015 Silam

Penjelasan ini merupakan respons PT MHU atas dicatutnya peristiwa itu dalam siaran pers organisasi masyarakat sipil, POKJA 30 Kalimantan Timur, tentang izin tambang untuk ormas yang terbit pada Rabu, 19 Juni 2024


Cerita Kembalinya Sejarah Kerajaan Hindu Tertua Nusantara di IKN

38 hari lalu

Potret lapangan upacara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara pada Senin sore, 6 Mei 2024. Pemerintah berencana menggelar upacara HUT ke-79 Kemerdekaan Indonesia di sini pada 17 Agustus 2024. TEMPO/Riri Rahayu
Cerita Kembalinya Sejarah Kerajaan Hindu Tertua Nusantara di IKN

Sekda Kaltim mengatakan sekarang orang mengatakan belum ke Kaltim kalau belum ke IKN.


Aturan Pengelolaan WIUPK Eks PKP2B untuk Ormas Keagamaan, 6 Wilayah yang Diberikan Bekas Lahan Siapa?

41 hari lalu

Produksi batu bara Indonesia masih sesuai rencana kerja pemegang izin pertambangan minerba. Data Ditjen Minerba pada 2018 mencatat, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Minerba Rp 50 triliun, melampaui target Rp 32,1 triliun.
Aturan Pengelolaan WIUPK Eks PKP2B untuk Ormas Keagamaan, 6 Wilayah yang Diberikan Bekas Lahan Siapa?

Pemerintah menyiapkan enam WIUPK bekas Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara untuk dikelola ormas keagamaan. Seperti apa regulasinya?


Surya Darmadi Berencana Gugat Kejaksaan Agung Soal Penyitaan Aset Perusahaan

41 hari lalu

Terdakwa kasus korupsi perizinan lahan di Indragiri Hulu, Riau Surya Darmadi memasuki ruang sidang. Ia sempat berteriak ke arah wartawan tentang bagaimana Kejaksaan menekan dirinya agar mencabut praperadilan. TEMPO/MIRZA BAGASKARA
Surya Darmadi Berencana Gugat Kejaksaan Agung Soal Penyitaan Aset Perusahaan

Surya Darmadi menilai, nilai aset yang disita Kejaksaan Agung melebihi jumlah yang ditetapkan oleh Mahkamah Agung.


Satwa Liar Minggir Karena Ada IKN, Ini Koridor-koridor yang Ditetapkan untuk Mereka

43 hari lalu

Papan peringatan jalur perlintasan satwa liar terpasang di sisi Jalan Samboja-Sepaku yang masuk ke dalam koridor satwa Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Senin, 14 Maret 2022. Pada koridor satwa IKN Nusantara direncanakan akan dibangun underpass dan flyover sebagai perlintasan satwa liar. ANTARA/Hafidz Mubarak A
Satwa Liar Minggir Karena Ada IKN, Ini Koridor-koridor yang Ditetapkan untuk Mereka

Guru Besar UI mengusulkan kawasan IKN memiliki koridor ekologi. Dasarnya, biodiversitas Kalimantan Timur yang sangat kaya dibanding sekitarnya.


Mengenal Suku Awyu dan Moi yang Dijuluki Si Penjaga Hutan Papua

43 hari lalu

Perwakilan masyarakat suku Awyu Papua dan suku Moi menggelar doa dan ritual adat di depan Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, 27 Mei 2024. Mereka menuntut Mahkamah Agung menjatuhkan putusan hukum dan membatalkan izin perusahaan sawit untuk melindungi hutan adat di Papua. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Mengenal Suku Awyu dan Moi yang Dijuluki Si Penjaga Hutan Papua

Kedua suku ini tengah menjadi sorotan setelah viral aksi melawan pemerintah dan perusahaan sawit demi mempertahankan hutan di Papua.


Jokowi Sebut Persiapan Upacara 17 Agustus di IKN Sudah Hampir Final

44 hari lalu

Presiden Jokowi ketika melaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking Astra Biz Center dan Nusantara Botanical Garden, IKN, Selasa, 4 Juni 2024. Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan bahwa berinvestasi di masa depan berarti membeli masa depan. Foto: tangkapan layer YouTube Sekretariat Presiden.
Jokowi Sebut Persiapan Upacara 17 Agustus di IKN Sudah Hampir Final

Untuk pembangunan tahap pertama IKN, pemerintah Jokowi menargetkan rampung pada pertengahan Juli.


Testimoni Jokowi soal Rumah Menteri di IKN: Tidur Nyenyak Sekali

44 hari lalu

Presiden Jokowi ketika melaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking Astra Biz Center dan Nusantara Botanical Garden, IKN, Selasa, 4 Juni 2024. Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan bahwa berinvestasi di masa depan berarti membeli masa depan. Foto: tangkapan layer YouTube Sekretariat Presiden.
Testimoni Jokowi soal Rumah Menteri di IKN: Tidur Nyenyak Sekali

Presiden Jokowi menyampaikan kesan usai menginap di rumah dinas baru Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di IKN.