Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Anak Bunuh Ibu Kandung di Sukabumi Lantaran Akumulasi Kekesalan

Reporter

Editor

Suseno

image-gnews
Ilustrasi pembunuhan. shutterstock.com
Ilustrasi pembunuhan. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPolres Sukabumi tengah menangani kasus anak bunuh ibu kandung di Sukabumi. Penyidik telah menetapkan Rahmat alias Herang, 26 tahun, sebagai tersangka.  "Tersangka mengaku tega membunuh ibu kandung karena akumulasi dari kekesalannya,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi Ajun Komisaris Ali Jupri, Selasa, 14 Mei 2024.

Akan tetapi, kata Ali, penyidik masih mendalami latar belakang peristiwa yang membuat tersangka kesal terhadap ibunya. Penyidik berencana memeriksakan tersangka ke psikolog untuk memastikan kondisi kesehatan mental pemuda tersebut. Apalagi selama pemeriksaan Rahmat selalu telat menjawab pertanyaan penyidik. "Untuk komunikasi dua arah nyambung, hanya saja dia selalu telat menjawab setiap pertanyaan yang diberikan penyidik," ujarnya.

Baca: Anak Bunuh Ibu di Depok, Pengaruh Pola Asuh yang Keliru?

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di kediaman mereka, Kampung Cilandak, RT 15/04, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada pada 13 Mei lalu sekitar pukul 17.30.  Tersangka menyerang ibunya, Inas, 44 tahun, menggunakan garpu tanah ketika korban sedang tidur. "Tersangka mengaku menyesal atas apa yang telah diperbuatnya," kata Ali. Setelah korban tewas, tersangka kembali ke kamarnya yang bersebelahan dengan kamar ibunya.

Keesokan harinya, sekitar sekitar pukul 04.30 WIB, Rahmat mendatangi rumah tetangganya. Dia menyerahkan uang Rp330 ribu dan meminta tetangganya mau membunuhnya. Permintaan itu disampaikan karena Rahmat merasa bersalah telah menghabisi nyawa sang ibu. Dari sinilah tetanga mengetahui bahwa Inas telah tewas. Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pegawai TPST Bantargebang Tewas Terikat dan Kepala Tertutup Karung, Sosoknya Dikenal Pediam dan Tertutup

14 jam lalu

Ilustrasi mayat. Pakistantoday.com
Pegawai TPST Bantargebang Tewas Terikat dan Kepala Tertutup Karung, Sosoknya Dikenal Pediam dan Tertutup

Setelah dua hari hilang, pegawai TPST Bantargebang itu ditemukan tewas mengapung dengan kaki dan tangan terikat, serta kepala tertutup karung.


Penemuan Mayat Pegawai TPST Bantargebang, Polisi Periksa 11 Saksi

19 jam lalu

Ilustrasi mayat. guardian.ng
Penemuan Mayat Pegawai TPST Bantargebang, Polisi Periksa 11 Saksi

Mayat pegawai TPST Bantargebang bernama Waryanto ditemukan mengapung di saluran air dalam kondisi terikat


Pemuda Tewas Dibacok saat Tawuran di Cakung, Dua Pelaku Ditangkap

1 hari lalu

Pelaku tawuran di Cakung, Jakarta Timur, yang ditangkap polisi karena sebabkan seseorang tewas, Kamis, 18 Juli 2024. Sumber: Polsek Cakung
Pemuda Tewas Dibacok saat Tawuran di Cakung, Dua Pelaku Ditangkap

Polisi menangkap dua pelaku tawuran yang menyebabkan kematian pemuda di Cakung


Tawuran Berujung Maut di Ciracas, Polisi Tangkap Dua Pelaku

1 hari lalu

Ilustrasi tawuran. TEMPO/M. Iqbal Ichsan
Tawuran Berujung Maut di Ciracas, Polisi Tangkap Dua Pelaku

APR, 19 tahun, tewas dalam tawuran yang terjadi di Jalan H. Baping, Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur


Mayat Pria Terikat dan Terbungkus Karung Ditemukan Mengapung di Bantargebang

1 hari lalu

Ilustrasi mayat. Pakistantoday.com
Mayat Pria Terikat dan Terbungkus Karung Ditemukan Mengapung di Bantargebang

Mayat pria ditemukan mengapung di saluran penampungan air belakang kantor TPST Bantargebang. Jadi mangsa biawak.


KKJ Bawa Bukti Kasus Pembakaran Wartawan Tribrata TV ke Kantor Staf Presiden

2 hari lalu

Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) melapor ke Kantor Staf Presiden mengusut kasus pembakaran rumah wartawan Tribrata TV, Rico Sampurna Pasaribu. KKJ diwakili oleh Bayu Wardhana, Sekjen AJI; Zaky Yamami, Koordinator Kampanye Amnesty Intern Indonesia; Andy Muhammad Rezaldi, Wakil Koordinator KontraS, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Intan Setiawanty
KKJ Bawa Bukti Kasus Pembakaran Wartawan Tribrata TV ke Kantor Staf Presiden

KKJ menyoroti Polda Sumut belum menjelaskan apa motif dan keterkaitan ketiga tersangka pembakaran rumah wartawan Tribrata TV.


CNN: AS Terima Informasi Dugaan Rencana Pembunuhan Trump oleh Iran

2 hari lalu

CNN: AS Terima Informasi Dugaan Rencana Pembunuhan Trump oleh Iran

CNN melaporkan Amerika Serikat menerima informasi intelijen tentang rencana Iran untuk membunuh mantan Presiden Donald Trump


Trump Disambut Bak Pahlawan Saat Tampil Perdana Usai Ditembak

3 hari lalu

Trump Disambut Bak Pahlawan Saat Tampil Perdana Usai Ditembak

Trump tampil perdana dengan telinga diperban usai lolos dari percobaan pembunuhan.


Selain Donald Trump, Percobaan Pembunuhan Pernah Dialami Ronald Reagan dan George W Bush

3 hari lalu

Kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump dikawal agen Secret Service setelah tertembak saat kampanye di Butler Farm Show di Butler, Pennsylvania, AS, 13 Juli 2024. Pemuda berusia 20 tahun bernama Thomas Matthew Crooks melepaskan tembakan jarak jauh yang menyerempet telinga Trump. REUTERS/Brendan McDermid
Selain Donald Trump, Percobaan Pembunuhan Pernah Dialami Ronald Reagan dan George W Bush

Peluru mengenai leher dan kepala saat John F Kennedy melakukan perjalanan melalui Dallas, Texas. Jauh sebelum penembakan kepada Donald Trump.


Pria di Kenya Mutilasi 42 Wanita, Salah Satunya adalah Sang Istri

3 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan menggunakan senjata tajam. shutterstock.com
Pria di Kenya Mutilasi 42 Wanita, Salah Satunya adalah Sang Istri

Polisi Kenya menangkap seorang pria yang diduga memutilasi 42 wanita. Salah satu korban pembunuh berantai itu adalah istrinya.