Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

4 Anggota Gengster yang Bacok Remaja di Depok Dibekuk, Empat Lagi Masih DPO

image-gnews
Wakapolres Metro Depok AKBP Eko Fredian (Tengah) didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Suardi Jumaing dan Kapolsek Cimanggis Kompol Judika Sinaga menunjukkan senjata tajam yang digunakan anggota gengster untuk melukai korban di Polres Metro Depok, Selasa, 21 Mei 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Wakapolres Metro Depok AKBP Eko Fredian (Tengah) didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Suardi Jumaing dan Kapolsek Cimanggis Kompol Judika Sinaga menunjukkan senjata tajam yang digunakan anggota gengster untuk melukai korban di Polres Metro Depok, Selasa, 21 Mei 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Iklan

TEMPO.CO, Depok - Tim gabungan Polres Metro Depok dan Polsek Cimanggis menangkap 4 anggota gengster yang diduga membacok Muhammad Fauzan Nugraha, 17 tahun. Pembacokan itu terjadi di dekat Perumahan Pondok Duta, Jalan Nurul Hikmah RT. 06/11 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok, Minggu, 19 Mei 2024.

Adapun 4 pelaku yang diamankan dari gengster Family Mekarsari, yakni MFF alias Jems (18 tahun), MRAS alias Cicing (20 tahun), AAM alias Alfan (20 tahun) dan MZIM alias Imam (20 tahun).

Wakapolres Depok Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Wahyu Fredian mengungkapkan kronologi peristiwa pembacokan korban pada Minggu, 19 Mei 2024 sekitar pukul 04.00 WIB. Pada saat itu, korban bersama saudara kembarnya, mengantarkan temannya, Fajar pulang setelah bermain Mobile Legend menuju Kampung Areman.

"Di pertengahan jalan, dari arah berlawanan, dihadang beberapa orang ya, cukup banyak lebih dari 8 orang remaja yang tidak dikenal dan kemudian menggunakan senjata tajam," kata Eko di Polres Metro Depok, Selasa, 21 Mei 2024.

Mengetahui ada gerombolan remaja yang membawa senjata tajam, korban bersama saudara dan temannya itu lantas mengarahkan kendaraannya ke Jalan Nurul Hikmah. Namun jalan itu diportal sehingga mereka memilih lari.

"Saat lari Fauzan terjatuh, kemudian dari para pelaku yang mengejar ini ada empat orang langsung membacok korban," kata Eko.

Seorang pelaku berinisial MRAS kemudian membacok betis korban. Satu anggota gengster yang masih buron, membacok tangan korban. Dalam posisi duduk, korban pun diinjak-injak oleh kawanan gengster itu dan ditinggal pergi.

Setelah itu saudara kembar dan teman korban kembali lagi ke TKP untuk membawa korban langsung ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. "Alhamdulillah untuk si korban sudah berobat jalan," kata Eko.

Penangkapan para pelaku, lanjut Eko, berdasarkan CCTV di sekitar lokasi. Setelah mengidentifikasi gerombolan gengster itu, polisi menciduk 8 orang.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Delapan orang ini ada yang di Jakarta Timur, ada juga yang di Cimanggis. Dari 8 orang ini disimpulkan sementara ada empat pelaku dan yang lainnya masih sebatas saksi," ujarnya.

Pada saat penangkapan di rumah seorang pelaku yang masih DPO di Jakarta Timur, ada 4 pemuda yang sedang tertidur. Mereka dibawa untuk dimintai keterangan.

"Sehingga total yang diamankan tadi 8 orang itu, 4 orang diduga pelaku dan 4 orang lainnya masih sementara saksi dan masih ada kurang lebih 4 orang yang masih DPO," kata Wakapolres Depok itu.

Menurut Eko, para anggota gengster itu sebenarnya berkumpul di lokasi karena sudah janjian mau tawuran dengan kelompok lain.

"Hasil interogasi sementara itu ada kelompok Family Mekarsari, kelompok dengan akun Instagram Pembajak Jalan Raya Bogor, nah ini mereka mau tawuran juga dengan kelompok lain, motif tawurannya antar-kelompok," ujarnya.

Saat ini kasus gengster serang remaja Depok hingga luka parah itu masih didalami Polres Metro Depok. Adapun pasal yang akan dikenakan kepada para pelaku Pasal 170 Junto Pasal 351 KUHP. "Ancamannya  5 tahun penjara," ucap Eko.

RICKY JULIANSYAH

Pilihan Editor: Belasan Pekerja Migran Non-Prosedural Ditemukan di Pulau Kosong Batam, Sempat Kabur ke Hutan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Depok Akan Larang Secara Bertahap Angkot yang Sudah Uzur

1 jam lalu

Armada angkot AC saat uji coba di Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok, Jumat, 12 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Depok Akan Larang Secara Bertahap Angkot yang Sudah Uzur

Pemkot Depok tengah melakukan uji coba angkot AC dengan rute Terminal Depok-Terminal Jatijajar bertarif Rp 1.000 selama masa uji coba.


Aplikasi Depok Single Window Diretas, Pelaku Tinggalkan Pesan

8 jam lalu

Tangkapan layar aplikasi DWS yang diretas, Sabtu, 13 Juli 2024.
Aplikasi Depok Single Window Diretas, Pelaku Tinggalkan Pesan

Kelompok Garuda Security X Masyarakat Indonesia meretas Aplikasi Depok Single Window (DSW) milik Pemerintah Kota Depok.


Depok Bakal Luncurkan Angkot Ber-AC dengan Pembayaran Nontunai

1 hari lalu

Armada Angkot AC saat uji coba di Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok, Jumat, 12 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Depok Bakal Luncurkan Angkot Ber-AC dengan Pembayaran Nontunai

Sebentar lagi di Depok akan meluncur angkot berpendingin udara dengan pembayaran nontunai. Kadishub Kota Depok Zamrowi menyebut baru ada 10 unit.


Apa Kabar Pencarian Harun Masiku?

2 hari lalu

Pria yang diduga Harun Masiku terekam kamera CCTV di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengakui rekaman CCTV berada Bandara Soekarno-Hatta. Istimewa
Apa Kabar Pencarian Harun Masiku?

Teranyar, KPK melakukan penggeledahan di rumah advokat PDIP untuk mencari jejak DPO Harun Masiku yang menghilang sejak 2020.


Beredar Video Mobil Damkar Depok Tak Bisa Isi BBM di SPBU karena Saldo Kartu Habis

3 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. Dok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Beredar Video Mobil Damkar Depok Tak Bisa Isi BBM di SPBU karena Saldo Kartu Habis

Dalam video itu, petugas Damkar Depok mengeluh tak bisa mengisi BBM di SPBU karena saldo di kartu top up habis.


Kasus Korupsi UPN Veteran Jakarta Bakal Disidangkan, Kejari Depok Utus 6 JPU

4 hari lalu

Kejaksaan Negeri Depok. TEMPO/ADE RIDWAN
Kasus Korupsi UPN Veteran Jakarta Bakal Disidangkan, Kejari Depok Utus 6 JPU

Kejari Depok akan menghadirkan sejumlah saksi di persidangan, termasuk mantan Rektor UPN Veteran Jakarta Prof Erna Hernawati.


Depok Tutup Sementara TPA Cipayung, Sampah Longsor Tepat di Titik Pembuangan

4 hari lalu

Armada pengangkut sampah antre menunggu giliran bongkar muat di TPA Cipayung, Kota Depok, Selasa, 9 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Depok Tutup Sementara TPA Cipayung, Sampah Longsor Tepat di Titik Pembuangan

Warga Depok diimbau kurangi timbulan sampah dari sumbernya, kemudian melakukan pemilahan organik dan anorganik sebelum sampai ke TPA Cipayung.


TPA Cipayung Depok Longsor, Truk Sampah Antre Sampai 8 Jam

5 hari lalu

Armada pengangkut sampah antre menunggu giliran bongkar muat di TPA Cipayung, Kota Depok, Selasa, 9 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
TPA Cipayung Depok Longsor, Truk Sampah Antre Sampai 8 Jam

Longsor terkini di TPA Cipayung Depok terjadi pada Senin malam berbarengan dengan hujan deras. Dampaknya pun berulang.


Maling Beraksi Siang Hari di Depok, Perhiasan Rp 40 Juta Hilang

7 hari lalu

Pemilik rumah, Fiya Firdiyani saat dikonfirmasi tentang pencurian perhiasan senilai Rp40 juta di kediamannya Jalan Sasak Klaster Griya Amanah 4 RT. 003/007 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, Jumat, 5 Juli 2024. Foto: TEMPO/Ricky Juliansyah
Maling Beraksi Siang Hari di Depok, Perhiasan Rp 40 Juta Hilang

Satu rumah di Jalan Sasak Klaster Griya Amanah, Cilodong, Depok, disatroni maling pada Kamis siang saat ditinggal penghuninya


BISKITA Trans Depok Gratis Selama Enam Bulan

7 hari lalu

Uji coba BISKITA Trans Depok dari balai kota menuju Stasiun LRT Jabodebek Harjamukti, Jumat, 5 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
BISKITA Trans Depok Gratis Selama Enam Bulan

Pemerintah Kota Depok akan menggratiskan tarif BISKITA Trans Depok selama masa uji coba enam bulan.