Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Setelah Insiden Jampidsus Dibuntuti Densus 88, Kejaksaan Agung Dapat Dukungan dari Pengunjuk Rasa

Reporter

Editor

Suseno

image-gnews
Sejumlah massa aksi mendatangi Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada Senin sore, 27 Mei 2024. Mereka merespons soal peristiwa pembuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus atau Jampidsus Febrie Ardiansyah oleh Densus 88 beberapa pekan lalu. Tempo/Adil Al Hasan
Sejumlah massa aksi mendatangi Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada Senin sore, 27 Mei 2024. Mereka merespons soal peristiwa pembuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus atau Jampidsus Febrie Ardiansyah oleh Densus 88 beberapa pekan lalu. Tempo/Adil Al Hasan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dua kelompok pengunjuk rasa mendatangi Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, dalam dua hari terakhir. Mereka kompak menyatakan dukungan kepada Jaksa Agung dalam mengusut berbagai tindak pidana korupsi yang terjadi di negara ini.  Adapun dukungan tersebut diberikan setelah beredar kabar tentang teror dan pembuntutan terhadap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Baca juga: Anggota Densus 88 Ditangkap Saat Menguntit Jampidsus, Dilepas Setelah Jaksa Agung Menelepon Kapolri

Pengunjuk rasa itu salah satunya tergabung dalam Aliansi Organisasi Pro Penegakan Hukum (OPPH). Mereka menggelar aksi di Pelataran Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada Selasa, 28 Mei 2024. Mereka meminta Kejaksaan Agung tidak takut terhadap intimidasi, terutama dalam mengusut korupsi PT Timah Tbk yang merugikan negara sebesar Rp 271 triliun. 

Penghunjuk rasa juga meminta Kejaksaan Agung mengusut peran Bekas Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dan eks Bupati Bangka Mulkan dalam kasus ini. Mereka menyebut kedua pejabat itu berperan dalam pemberian izin dan persetujuan peminjaman dan pemanfaatan lahan di Kota Waringin Labu Air Pandan, Bangka. “Kami mendesak proses hukum terhadap dua pejabat ini transparan dan tegas guna menegakkan keadilan,” kata Koordinator Lapangan, Zainal Irfandi dalam orasinya.

Zainal dan rombongannya mendatangi Gedung Kejaksaan Agung sekitar pukul 12.30 WIB. Mereka hanya berunjuk rasa sekitar 30 menit.

Sehari sebelumnya, massa aksi lebih dulu mendatangi Gedung Kejaksaan Agung. Mereka merespons peristiwa pembuntutan Jampidsus Febrie Adriansyah yang diduga dilakukan anggota Densus 88. 

Baca juga: Sekelompok Massa Datangi Kejaksaan Agung, Beri Dukungan Agar Jaksa Tidak Takut Usut Korupsi Timah

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Seorang orator aksi tersebut mengatakan, mereka datang untuk mendukung kejaksaan dalam memberantas korupsi. Dia menyebut dugaan teror oleh institusi Polri ini tak boleh membuat kejaksaan mundur. “Jaksa tidak boleh takut dengan orang yang mengganggu,” kata orator dalam aksi ini.  

Selain itu, mereka juga menduga pihak yang meneror merupakan beking dari tersangka atau kasus yang sedang diusut oleh kejaksaan. Dia menyebut kesusahan yang sedang dihadapi masyarakat bersumber dari uang negara yang digarong koruptor. “Kami mendukung kejaksaan. Tak pantas institusi lain mengganggu,” kata dia. 

Kepala Bidang Hubungan Antar-Lembaga Puspenkum Kejaksaan Agung Stanley Yos Bukara menerima perwakilan pengunjuk rasa di kantornya. Dalam pertemuan di ruang pelayanan dan aduan masyarakat itu, perwakilan massa aksi menyerahkan sapu lidi dengan pita biru melingkar itu sebagai simbol pemberantasan korupsi. “Saya terima simbol dari sapu lidi. Support dari bapak ibu, Jaksa Agung bisa membersihkan negara dari koruptor,” kata Stanley. 

Perwakilan pengunjuk rasa dalam pertemuan itu mengatakan, masyarakat mendukung agenda Kejaksaan Agung dalam memberantas korupsi. Sapu lidi, kata dia, sebagai simbol kejaksaan untuk konsisten menyapu secara perlahan agar Indonesia bersih dari koruptor. 

Selain itu, dia juga menyebut kejaksaan tak boleh takut dengan berbagai dugaan intimidasi yang belakangan terjadi. Dia menyebut jangan sampai kejaksaan mundur memberantas korupsi karena mendapat intimidasi. “Ini untuk anak cucu kami, Pak,” kata mereka.  

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pengacara Sebut Aset Harvey Moeis Atas Nama Sandra Dewi Hanya Mini Cooper

13 jam lalu

Mobil Mini Cooper S Countryman F 60 dan 1 unit mobil Rolls Royce milik Harvey Moeis terparkir di halaman Kejaksaan Agung RI, Selasa, 2 April 2024. Kejaksaan Agung menyita dua mobil mewah dari kediaman Harvey Moeis, suami dari Sandra Dewi, yang jadi tersangka tindak pidana korupsi tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 hingga 2022. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Pengacara Sebut Aset Harvey Moeis Atas Nama Sandra Dewi Hanya Mini Cooper

Pengacara Sandra Dewi, Harris Arthur Hedar, membantah kliennya menguasai banyak aset milik Harvey Moeis.


Pengacara Sebut Sandra Dewi Beli Apartemen Harvey Moeis, Dicicil Pakai Uang Bulanan

1 hari lalu

Artis Sandra Dewi bergegas meninggalkan gedung usai menjalani pemeriksaan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2024. Sandra Dewi menjalani pemeriksaan kurang lebih selama 9 jam sebagai saksi terkait kasus suaminya Harvey Moeis atas dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022. ANTARA/Galih Pradipta
Pengacara Sebut Sandra Dewi Beli Apartemen Harvey Moeis, Dicicil Pakai Uang Bulanan

Kuasa hukum Sandra Dewi, Harris Arthur Hedar, membantah kliennya menikmati hasil dugaan korupsi timah.


Kejari Jaksel Terima Pelimpahan Tiga Tersangka Korupsi Timah, Satu Orang Jadi Tahanan Kota di Sungailiat

2 hari lalu

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan. Haryoko Ari Prabowo menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap 2) dalam perkara timah di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 4 Juni 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Kejari Jaksel Terima Pelimpahan Tiga Tersangka Korupsi Timah, Satu Orang Jadi Tahanan Kota di Sungailiat

Kejari Jaksel melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi timah AS dan SW di Rutan Salemba.


Penjelasan Rektor UPNVJ Soal Surat Edaran yang Larang Mahasiswa Baru Demonstrasi

3 hari lalu

Rektor di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) periode tahun 2022-2026 Dr. Anter Venus, MA, Comm. ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti
Penjelasan Rektor UPNVJ Soal Surat Edaran yang Larang Mahasiswa Baru Demonstrasi

Beredar surat pernyataan dari UPNVJ yang harus ditandatangani oleh mahasiswa baru agar tidak melakukan demontrasi yang menghakimi, merendahkan, dan menghina.


Daftar Aset Tanah dan Mobil Mewah Milik Harvey Moeis yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Timah

3 hari lalu

Harvey Moeis. antaranews.com
Daftar Aset Tanah dan Mobil Mewah Milik Harvey Moeis yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Timah

Kejaksaan Agung telah menyita sejumlah aset tanah dan mobil mewah milik Harvey Moeis, tersangka kasus korupsi timah.


Kata Kejaksaan Agung soal Rencana Pemanggilan Robert Bonosusatya di Kasus Korupsi Timah

3 hari lalu

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Harli Siregar memberikan keterangan saat konferensi pers pengembangan kasus korupsi Timah yang merugikan negara keuangan negara sebesar 300 triliun di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 13 Juni 2024. Kejakssaan Negeri Jakarta Selatan menerima pelimpahan tahap 2 perkara dugan korupsi pengelolahan tata niaga timah yang melibatkan 10 tersangka dan sejumlah barang bukti. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kata Kejaksaan Agung soal Rencana Pemanggilan Robert Bonosusatya di Kasus Korupsi Timah

Majalah Tempo edisi 28 April 2024 menyebut, sebagian besar tersangka korupsi timah merupakan teman dekat Robert Bonosusatya.


Saat Hakim Ungkit Kedermawanan Bos Timah Tamron, Singgung Soal Sangu dan Setoran ke Pejabat

3 hari lalu

Ketua majelis hakim Sulistiyanto Budiharto menyinggung kedermawanan bos timah Tamron alias Aon dalam sidang menghalangi penyidikan kasus timah dengan terdakwa Toni Tamsil di PN Pangkalpinang, Rabu, 10 Juli 2024. TEMPO/Servio Maranda
Saat Hakim Ungkit Kedermawanan Bos Timah Tamron, Singgung Soal Sangu dan Setoran ke Pejabat

Sidang kasus perintangan penyidikan korupsi timah di PN Pangkalpinang menghadirkan pemilik perusahaan timah, Tamron alian Aon.


Kasus Korupsi UPN Veteran Jakarta Bakal Disidangkan, Kejari Depok Utus 6 JPU

4 hari lalu

Kejaksaan Negeri Depok. TEMPO/ADE RIDWAN
Kasus Korupsi UPN Veteran Jakarta Bakal Disidangkan, Kejari Depok Utus 6 JPU

Kejari Depok akan menghadirkan sejumlah saksi di persidangan, termasuk mantan Rektor UPN Veteran Jakarta Prof Erna Hernawati.


Daftar 5 Aset Tanah Milik Harvey Moeis yang Disita Kejaksaan Agung

5 hari lalu

Smelter Timah milik Harvey Moeis, PT Refined Bangka Tin (RBT) yang terletak di Kawasan Industri Jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. TEMPO/servio maranda
Daftar 5 Aset Tanah Milik Harvey Moeis yang Disita Kejaksaan Agung

Harvey Moeis diduga menjadi perpanjangan tangan atau pihak perwakilan dari PT RBT yang terjerat kasus ini pada 2018-2019.


Pegi Setiawan Bebas dari Status Tersangka Pembunuhan Vina, Ini Kata Kejaksaan Agung

5 hari lalu

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Harli Siregar memberikan keterangan saat konferensi pers pengembangan kasus korupsi Timah yang merugikan negara keuangan negara sebesar 300 triliun di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 13 Juni 2024. Kejakssaan Negeri Jakarta Selatan menerima pelimpahan tahap 2 perkara dugan korupsi pengelolahan tata niaga timah yang melibatkan 10 tersangka dan sejumlah barnag bukti. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Pegi Setiawan Bebas dari Status Tersangka Pembunuhan Vina, Ini Kata Kejaksaan Agung

Kejaksaan Agung menghormati putusan hakim PN Bandung yang membebaskan Pegi Setiawan.