Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Syahrul Yasin Limpo Mengaku Punya Utang Budi ke Orang Tua Biduan Nayunda Nabila

Reporter

Editor

Febriyan

image-gnews
Penyanyi dangdut, Nayunda Nabila Nizrinah, dihadirkan dalam sidang lanjutan dengan terdakwa mantan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2024. Empat saksi tersebut dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK untuk terdakwa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian RI. TEMPO/Imam Sukamto
Penyanyi dangdut, Nayunda Nabila Nizrinah, dihadirkan dalam sidang lanjutan dengan terdakwa mantan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2024. Empat saksi tersebut dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK untuk terdakwa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian RI. TEMPO/Imam Sukamto
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menepis anggapan memiliki hubungan spesial dengan Penyanyi Nayunda Nabila Nizrinah. Terdakwa kasus korupsi pemerasan dalam jabatan itu mengaku memberikan perhatian khusus kepada Nayunda karena memiliki utang budi kepada kedua orangtua nya dan sebagai sesama orang Bugis.

"Saya dengan Ibu Bapak (Nayunda) sangat dekat. Dia pernah jadi bendahara waktu saya Ketua Golkar Sulsel. Ibunya dan bapaknya jadi timses saya dua periode (Gubernur Sulsel). Saya merasa berhutang budi demi Allah kalau saya diminta membantu saya merasa ada jasa ibunya," ujarnya dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu malam, 29 Mei 2024.

Rumor hubungan spesial itu mencuat lantaran dalam persidangan Syahrul ketahuan memberikan sejumlah uang dan fasilitas kepada Nayunda. Politikus Partai NasDem itu disebut membayarkan cicilan apartemen dan beberapa kali memberikan uang di luar bayaran Nayunda sebagai biduan.

Syahrul juga sempat mengirimkan uang secara pribadi melalui dua anak buahnya, eks Dirjen Alat Pertanian Kementan Muhammad Hatta dan Sekjen Kementan Kasdi Subagyono. Selain uang, Syahrul juga pernah mengirimkan cake dan perhiasan kepada Nayunda.

Syahrul mengakui pernah mengirimkan uang kepada Nayunda. Hal itu, menurut dia, karena honor Nayunda sebagai penyanyi kecil. "Saya menghormati orang bugis Makassar. Saya merasa terpukul, dan saya bilang tambahkan saja. Hal yang sama kepada Kasdi, selalu bayar 20-15 juta padahal dia punya standar 35 juta," ucap dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Nayunda Nabila sendiri sempat hadir sebagai saksi dalam sidang Syahrul Yasin Limpo. Dia menyatakan pernah diajak makan beberapa kali oleh Syahrul. “Ya beberapa kali WA sampai diajak makan,” kata dia.

Nayunda juga mengaku pernah dibelikan tas merek Balenciaga oleh Syahrul. Tas itu diberikan melalui mantan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan, Muhammad Hatta.

Selain itu, Nayunda juga mengaku sempat meminta agar dirinya menjadi tenaga honorer di Kementan.  Permintaan itu dia sampaikan melalui cucu Syahrul Yasin Limpo, Andi Tenri Bilang Radisyah Melati alias Bibie. Selama menjadi tenaga honorer, Nayunda mengaku hanya dua hari bekerja namun tetap menerima gaji selama satu tahun. 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Usut Kasus Baru Eks Ketua KPK Firli Bahuri, Polda Metro Jaya Sudah Kantongi Alat Bukti

12 jam lalu

Polda Metro Jaya menetapkan eks Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka kasus pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada 23 November 2023. Polda menyangka Firli memeras SYL agar kasus korupsi di Kementan yang tengah ditangani KPK bisa berhenti. TEMPO/Imam Sukamto
Usut Kasus Baru Eks Ketua KPK Firli Bahuri, Polda Metro Jaya Sudah Kantongi Alat Bukti

Kasus baru Firli Bahuri yang sedang diusut ini juga berhubungan dengan kasus pemerasan terhadap Bekas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.


Manggis Saburai dan Damar Mata Kucing, 2 Komoditas Indikasi Geografis Lampung Potensi Ekspor

13 jam lalu

Kemenkumham Lampung menggelar Mobile Intellectual Property Clinic (MIC) dan Drafting Indikasi Geografis Tahun 2024 di Bandar Lampung, Juli 2024  Foto: dokumen Kemenkumham Lampung
Manggis Saburai dan Damar Mata Kucing, 2 Komoditas Indikasi Geografis Lampung Potensi Ekspor

Kakanwil Kemenkumham Sorta Delima Lumban Tobing mengatakan potensi ekspor ke luar negeri menjadi peluang getah damar merambah pasar dunia.


PKB Resmi Usung Ahmad Ali dan Abdul Karim Al-Jufri di Pilgub Sulteng 2024

15 jam lalu

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali (ketiga dari kanan) hadir di acara Rakernas ke-4 PAN di DPP PAN, Jakarta, Sabtu, 29 Juni 2024. Rakernas 4 juga dihadiri oleh jajaran pengurus PAN. Diantaranya, Ketua MPP PAN Hatta Rajasa, Ketua Dewan Pakar PAN, Dradjad Wibowo, Sekjen Eddy Soeparno, Waketum Viva Yoga Mauladi, Yandri Susanto, Saleh Daulay, Eko Patrio. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
PKB Resmi Usung Ahmad Ali dan Abdul Karim Al-Jufri di Pilgub Sulteng 2024

PKB resmi menetapkan Ahmad Ali dan Abdul Karim Al-Jufri sebagai calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung dalam Pilgub Sulteng.


Alasan PKS akan Pertimbangkan Potensi Ilham Habibie untuk Pilgub Jabar

17 jam lalu

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (kiri) dan Bakal Calon Gubernur Jawa Barat yang diusung oleh Partai NasDem Ilham Akbar Habibie (kanan) berjabat tangan saat melakukan pertemua di Kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. DPP Partai NasDem menyodorkan Ilham Akbar Habibie, ke DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk diperkenalkan sebagai bakal calon gubernur yang diusung untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 2024. Dalam pertemuan tersebut Partai NasDem ingin mengulang kerja sama antara Nasdem dan PKS di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Alasan PKS akan Pertimbangkan Potensi Ilham Habibie untuk Pilgub Jabar

Presiden PKS mengatakan masih ada waktu bagi Ilham Habibie untuk mengerek elektabilitasnya menjelang Pilgub Jabar.


Nasdem Siap Jika Anies Baswedan Lawan Ahok di Pilgub Jakarta

18 jam lalu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tertawa bersama dengan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) usai hadiri acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat
Nasdem Siap Jika Anies Baswedan Lawan Ahok di Pilgub Jakarta

Nasdem belum meresmikan dukungan kepada Anies Baswedan di Pilgub Jakarta.


NasDem Bawa Ilham Habibie ke PKS, Bahas Peluang Koalisi Pilgub Jabar

1 hari lalu

Partai NasDem memperkenalkan bakal calon gubernur Jawa Barat Ilham Habibie ke DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kamis, 18 Juli 2024. Tempo/CiciliaOcha
NasDem Bawa Ilham Habibie ke PKS, Bahas Peluang Koalisi Pilgub Jabar

Ilham Habibie menjadi figur yang direkomendasikan NasDem untuk maju di Pilgub Jawa Barat.


Kontrak Habis Juli, Pupuk Indonesia Pastikan Tetap akan Salurkan Pupuk Subsidi ke Petani

1 hari lalu

Kontrak Habis Juli, Pupuk Indonesia Pastikan Tetap akan Salurkan Pupuk Subsidi ke Petani

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi memastikan akan tetap akan menyalurkan pupuk bersubsidi ke petani meski kontrak pertama selesai Juli.


Anak Syahrul Yasin Limpo Minta Maaf Atas Kelakuan Ayahandanya yang Terbukti Korupsi

3 hari lalu

Anggota DPR RI dari fraksi partai Nasdem juga putri Syahrul Yasin Limpo, Indira Chunda Thita Syahrul, dihadirkan dalam sidang lanjutan dengan terdakwa mantan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu, 6 Juni 2024. Sidang ini dengan agenda pemeriksaan keterangan lima orang saksi, Indira Chunda Thita Syahrul, GM Radio Prambors, Dhirgaraya S. Santo dan anggota DPR RI dari fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, Pemilik PT. Maktour Indonesia, Fuad Hasan Masyhur dan Pemilik Suite Travel, Harly Lafian. TEMPO/Imam Sukamto
Anak Syahrul Yasin Limpo Minta Maaf Atas Kelakuan Ayahandanya yang Terbukti Korupsi

KPK memanggil anak dan cucu Syahrul Yasin Limpo alias SYL untuk diperiksa sebagai saksi perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU).


Usut Pengeroyokan di Sidang Syahrul Yasin Limpo, Polisi akan Panggil Satpam PN Jakpus

3 hari lalu

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.  TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Usut Pengeroyokan di Sidang Syahrul Yasin Limpo, Polisi akan Panggil Satpam PN Jakpus

Kedua tersangka pengeroyokan terhadap wartawan usai sidang Syahrul Yasin Limpo itu ditangkap pada 12 Juli 2024


KPK Resmi Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Penjara SYL

3 hari lalu

Terdakwa bekas Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, mengikuti sidang pembacaan surat amar putusan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. Majelis hakim menjatuhkan putusan terhadap Syahrul Yasin limpo, pidana penjara badan selama 10 tahun, denda Rp.300 juta subsider 4 bulan kurungan, membayar uang pengganti Rp.14.147.144.786 miliar dan 30.000 Dollar AS. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Resmi Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Penjara SYL

KPK resmi ajukan banding atas putusan hakim terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di kasus pemerasan di Kementan.