Banjir Merendam Sebagian Jalan Sudirman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Banjir merendam sebagian jalan Sudirman, Jakarta, pada Selasa (29/1). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Selasa (29/1), mengatakan ada 42 lokasi rawan banjir di seluruh wilayah ini. Muhayat, Kepala Biro Humas Pemda DKI Jakarta, melalui sambungan telepon Selasa (29/1) mengatakan, ”Kita mengupayakan pertolongan di lapangan, termasuk kepada pengungsi di titik-titik lokasi rawan banjir.” Staf humas, Jorlan Sinaga, mengatakan genangan air, selain terjadi di Sudirman setinggi sekitar 15 cm di depan Gedung Indocement, juga terjadi di jalan Gatot Subroto dengan ketinggian sama. Di kawasan Jakarta Selatan, selain di dua ruas jalan juga terjadi di Jalan Saharjo (Al Barkah) setinggi 15-20 Cm, Hang Jebat, Hang Lekir setinggi 15-20 Cm, Kebayoran, Gandaria Terusan setinggi 40 Cm, Kampung Duku setinggi 75 Cm, Jalan Makmur setinggi 25 Cm, Jalan Iskandar Muda setinggi 20 Cm, Kebun Mangga, Kangkung, dan Pasar Kebayoran Lama dengan ketinggian air 20 Cm. Di Jakarta Barat terjadi genangan di Tanjung Duren, Jalan Daan Mogot, dan Jalan S Parman seluas 120 hektar (ha) dengan ketinggian air 20 hingga 60 Cm akibat jebolnya Kali Sekretaris. Saat ini sedang dipasang karung pasir dan cerucuk bamboo sepanjang 35 meter. Akibat meluapnya kali tersebut, air juga merendam Yon Hub dengan ketinggian air 50-60 Cm. ”Kompleks Daan Mogot Estat tergenang setinggi 30-50 Cm akibat meluapnya Kali Sekretaris dan Kapuk Polgar tergenang air setinggi 30-40 Cm Karen luapan Kali Angke,” kata Sinaga dalam siaran pers Pemda Jakarta. Sedangkan di Jakarta Utara, air menggenangi daerah-daerah seperti Kapuk Muara, Kapuk Raya, Teluk Gong atau Kampung Gusti, kawasan Tanah Pasir, Kapuk Kamal dan Tunjungan, Kali Ancol, dan Kebon Bawang. Di wilayah ini, banjir juga menggenangi Jalan Bugis, Sungai Bambu, Yos Sudarso, Kompleks Walikota Kelapa Gading, Rawa Badak Utara dan Selatan, Kali Baru Dewa Ruci, dan Kompleks Yon Ang. Di wilayah Jakarta Timur genangan air juga terjadi di Kampung Tengah setinggi 20 Cm seluas 1.000 meter persegi, Cipinang Pulo Maja setinggi 30 Cm seluas 1.200 meter persegi, dan Jalan Basuki Rahmat/Panca Warga setinggi 20 Cm seluas 4.000 meter persegi. Genangan air juga terjadi di Jakarta Pusat terutama di Jalan Stasiun Senen mencapai 15 Cm, Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Pangeran Jayakarta, Jalan Bungur Besar, Jalan Kepu Barat, Jalan Kepu Selatan, dan Jalan Angkasa depan Hotel Golden. Jalan Gerbang Pemuda depan Taman Ria, Jalan Sudirman depan Hotel Indocement, Jalan Tanah Abang II, Jalan Medan Merdeka Timur depan Stasiun Gambir, depan Gunung Agung, Jalan Kwini, Jalan Krekot Bunder, dan Jalan Karet Pasar Baru depan TPU. Dikatakan Sinaga, Pemda DKI bersama warga sekitar 42 titik rawan banjir melakukan pemasangan karung pasir dan cerucuk bamboo, pembersihan tali-tali air dan normalisasi saluran. ”Untuk jangka panjang uapaya mengatasi genangan air dengan program normalisasi Kali Sekretaris, Kali Angke, Kali Cideng, Kali Cakung Lama, Kali Cipinang, Kali Grogol dan Kali Tunjungan,” katanya. Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemda DKI Jakarta, Ir IGK Suena, mengatakan bahwa beberapa wilayah di Jakarta Barat mengalami genangan air disebabkan oleh tingginya curah hujan di kawasan itu. (Jhonny Sitorus–Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.