Korban Banjir Kawasan Kurang Layak Huni Lebih Diprioritaskan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan lebih memprioritaskan korban banjir bagi warga yang tinggal di kawasan kurang layak huni. Dirjen Mobilitas Penduduk Depnakertrans, Harry Herryawan Saleh, Rabu (30/1), mengatakan tidak akan terlalu memperhatikan masyarakat yang tinggal di perumahan. Ia mengatakan daerah yang tidak layak huni itu, misalnya, yang terletak di bantaran kali. Ia mencontohkan, daerah Pejanten Pasar Minggu yang terkena musibah tanah lonsor. ”Mereka yang tinggal di perumahan itu sebetulnya daerah layak huni, tapi tidak didukung prasarana fisik dan disiplin masyarakat yang tinggi,” ujarnya. Ia mengatakan perumahan itu tidak didukung keamanan memadai, seperti sengaja tidak membauat jebakan air berupa taman kota, namun lahan hanya dihabiskan untuk pembuatan rumah beton. Menurutnya, musibah tidak akan terjadi jika Pemda Jakarta menuruti azas yang sudah ditentukan bersama. ”Saya tidak menyalahkan [Pemda Jakarta], tapi mestinya Pemda menindak oknum-oknum yang justru menyalurkan fasilitas seperti listrik di tempat kurang layak huni,” ungkapnya. (Istiqomatul Hayati–Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.