Warga Eks-Yon Angkub Bacakan Petisi Tolak Penggusuran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Sekitar 200-an warga Perumahan Eks Batalyon Angkutan Kuda Beban, Jalan Cililitan Besar, Jakarta Timur, menolak penggusuran dengan membaca pernyataan sikap yang terangkum dalam Petisi 25 Januari 2010.

    "Kami menolak penggusuran paksa yang dilakukan oleh TNI," kata warga secara serempak membacakan isi petisi itu, Senin (25/1). Usai membacakan petisi, kemudian warga membubuhkan tanda tangan untuk memberikan dukungan menolak penggusuran.

    Komando Daerah Militer Jaya DKI Jakarta per tanggal 8 Oktober menyurati penghuni 66 rumah di kompleks itu agar mengosongkan rumah dalam waktu 110 hari. Namun warga menolak dengan menggelar aksi di perumahan itu sejak kemarin.

    Petisi itu menyebut penggusuran ini melanggar Undang-Undang Dasar 1945 dan hak asasi manusia serta peraturan pemerintah tentang perumahan. "Rumah kami juga tidak dibangun oleh TNI," kata mereka. Acara ini kemudian dilanjutkan dengan menggelar panggung orasi.


    MUSTAFA SILALAHI| ANTON WILLIAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.