Stasiun Dukuh Atas Bakal Jadi Stasiun Terpadu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Stasiun Dukuh Atas diperkirakan akan menjadi stasiun terbesar di Jakarta pada beberapa tahun mendatang. Stasiun yang saat ini menjadi penghubung para pengguna kereta listrik (KRL) dengan kawasan bisnis Sudirman-Thamrin itu akan menjadi salah satu stasiun terpadu untuk moda transportasi rel lainnya seperti MRT (Mass Rapid Transportation) dan Kereta Lingkar Kota (Loop line).

    Sekretaris Badan Perencanaan Daerah Priyadi Priyautama menjelaskan, hal tersebut juga sudah masuk dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2030. "Nantinya akan dibuat dasar aturan untuk mengintegrasikan MRT dengan loop line (kereta lingkar Jakarta)," katanya ketika ditemui di Balai Kota, Senin (25/1).

    Priyadi menjelaskan, proses integrasi itu kemudian harus dibicarakan lebih lanjut dengan PT Kereta Api. "Karena saat ini pengelolaan loop line masih berada di tangan PT KA, mungkin nanti bisa dibuat kerja samanya," katanya.

    Sebelumnya, kereta lingkar Jakarta yang sudah beroperasi dalam dua tahun terakhir belum mendapatkan minat tinggi di masyarakat. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo sebelumnya menyatakan, seharusnya sistem transportasi rel mendapatkan pengguna yang lebih banyak. "Kereta dapat menjadi satu opsi untuk orang Jakarta karena waktu (tempuhnya) singkat dan harganya murah," katanya.

    Oleh karena itulah, Fauzi menyatakan pentingnya bentuk integrasi sistem transportasi rel ini di masa-masa mendatang untuk meningkatkan minat masyarakat. Di dalam Raperda RTRW 2030, Kereta Lingkar Jakarta ini rencananya akan diintegrasikan juga dengan MRT.

    Priyadi menyatakan, hal itu akan sangat bergantung lagi pada pembahasan Raperda ini. Yang jelas, pengaturan mengenai integrasi seperti itu sudah masuk dalam Raperda.

    Kereta lingkar Jakarta dioperasikan untuk menghubungkan para komuter dari Jatinegara ke Tanah Abang. Kereta itu melintasi kawasan Jatinegara-Manggarai-Mampang-Dukuh Atas- Karet-Tanah Abang-Duri-Angke-Kampung Bandan-Stasiun Rajawali-Kemayoran-Pasar Senen -Gang Sentiong-Kramat- Pondok Jati-Jatinegara.

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.