Penabuh Drum The Rock Dilaporkan dalam Kasus Pemukulan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • www.friendster.com

    www.friendster.com

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Penabuh drum grup musik The Rock, Rajasa Ikmal Tobing, dilaporkan ke Kepolisian Daerah Metro Jaya atas kasus pemukulan yang dilakukannya terhadap fotografer, Fadayan, 21 tahun. Laporan diterima Polda kemarin sore pukul 17.00 WIB.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar mengatakan kejadian terjadi kemarin pagi pukul 09.30 di Jakarta Hall Convention Centre, Jakarta Pusat saat Fadayan hendak bekerja. "Setibanya lokasi korban ditarik pelaku dan dipukul dengan tangan kosong," ujar dia kepada pers, Rabu (27/1).

    Pelaku pemukulan mengaku tidak suka keberadaan Fadayan di grup musik The Rock yang diikutinya. "Korban mengalami luka memar di rahang," tambah Boy.

    Sementara itu dihubungi terpisah, manajer Republik Cinta yang membawahi grup band The Rock, Marisa, mengakui Rajasa Ikmal Tobing merupakan anggota band yang diasuhnya. "Iya Itu drummer kita. Fadayan fotografer kita," ujar Marisa melalui sambungan telepon.

    Namun Marisa, yang juga asisten Ahmad Dhani tersebut, belum bisa berkomentar banyak karena belum menemui dua anggota manajemennya yang terlibat aksi kekerasan. "Saya belum tahu (detailnya) karena bukan tidak tahu laporannya," tambah dia.

    Sementara itu petugas keamanan Jakarta Hall Convention Center yang dihubungi, Bowo, mengaku belum menerima laporan kejadian tersebut. "Di mana kejadiannya? Kami belum terima," ujar dia.

    Ia menduga kejadian perkara tidak terjadi di dalam gedung Jakarta Hall Convention Center sehingga tidak terpantau petugas keamanan. "Mungkin di parkiran," kata dia.

    VENNIE MELYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.