Kali Ancol Meluap, Jalan Lodan dan Jalan Martadinata Tergenang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Kali Ancol di Jakarta Utara meluap dan menyebabkan sejumlah titik di Jalan Lodan dan Jalan Laksamana RE Martadinata tergenang.

    Dari pantauan Tempo, air menggenangi Jalan Lodan tak jauh setelah Universitas Bunda Mulia sampai ke Apartemen Aston Marina, Ancol. Ketinggian air mencapai 15 sentimeter. Akibatnya, arus lalu lintas macet hingga 1 kilometer.

    Air juga menggenangi Jalan Martadinata di depan Hotel Alexis sampai Kantor Pelayanan Pajak Pademangan. Di Jalan Gunung Sahari, depan WTC Mangga Dua, genangan air mencapai 25 sentimeter sehingga menyebabkan kemacetan parah di Jalan Martadinata hingga 2 kilometer dari arah Ancol.

    Akibat sering tergenang air, sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara pun rawan kerusakan. Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Jalan Jakarta Utara, Maman Suparman, mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan inventarisasi titik-titik jalan rusak.

    Sampai akhir tahun 2009, terdapat 601 titik jalan rusak, di mana 421 di antaranya sudah diperbaiki. "Sisanya tahun ini," kata dia. Jalan yang rusak terdapat di seluruh kecamatan. Di Penjaringan 20 titik, Pademangan 15 titik, Tanjung Priok 23 titik, Koja 36 titik, Cilincing 13 titik, dan Kelapa Gading 12 titik.

    Di Jalan Lodan lubang-lubang cukup besar mengangga di sejumlah titik, antara lain di sekitar Universitas Bunda Mulia dan depan Apartemen Aston Marina. Lubang besar dengan diameter hampir 1 meter dengan kedalaman hingga 15 sentimeter sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Padahal jalan ini baru saja diperbaiki.

    Di Jalan Martadinata, lubang-lubang cukup besar terdapat di sekitar perlintasan kereta ke arah Mangga Dua, dekat lampu merah ke arah Sunter, dan depan persimpangan ke Bahtera Jaya, Ancol. Di depan terminal Tanjung Priok, ada lubang besar berdiameter 2 meter dengan kedalaman 15 centimeter.

    Di Jalan Enggano, lubang besar terdapat di depan Bank Mandiri. Lubang dengan diameter hingga 1,5 meter dengan kedalaman 10 sentimeter ini sangat berbahaya. Rudi Suprapto, 32 tahun, warga Koja, Rabu pekan lalu terjatuh dari sepeda motornya karena menabrak lubang ini.

    Sabtu lalu, seorang pengendara motor bernama Wakijan, 49 tahun, warga Cakung, Jakarta Timur, juga tewas di Jalan Cakung Cilincing. Ia terjatuh karena jalanan licin dan tertabrak truk kontainer.

    SOFIAN
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.