Biasanya Dilarang, Hari Ini Pedagang Asongan Bebas Jualan di Monas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -Unjuk rasa memperingati 100 hari pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono- Wakil Presiden Boediono di Jakarta membawa berkah bagi para pedagang asongan. Jika biasanya dilarang, hari ini (28/1) para pedagang leluasa berjualan di Monumen Nasional.

    "Wah senang saya kalau ada demo. Biasanya saya dikejar tantrib kalau jualan di sini," kata Sutimah, pedagang asongan yang berjualan di kompleks Monumen Nasional, Jakarta.

    Sehari-hari, Sutimah harus main petak umpet dengan petugas penertiban, karena berdagang asongan di dalam Monas dilarang. Tapi aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka hari ini membuatnya dan pedagang lain bebas berjualan tanpa ditegur petugas.

    Kholifah, pedagang asongan lain, juga senang dengan adanya demo hari ini. "Biasanya saya mangkal di depan Bank BRI, tapi karena ramai, saya hari ini di Monas," kata dia.

    Pedagang lain, Pendi, juga ikut bermigrasi ke Monas. "Kalau ramai begini, saya bisa dapat penghasilan lebih sampai Rp 50 ribu. Lumayan buat anak sekolah," kata pedagang kupat tahu yang biasanya berjualan di depan Gedung Indosat ini.

    PUTI NOVIYANDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.