Kedutaan Amerika Tinjau Sekolah Obama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Sekitar sepuluh orang dari Kedutaan Amerika, Kamis (4/2), mendatangi SD Asisi Menteng Dalam, selain meninjau SDN 01 Menteng.  Presiden Amerika Barack Obama pernah bersekolah di kedua SD itu.

    Sekitar pukul 14.45 pihak kedutaan sampai ke SD Asisi. Sebelumnya wartawan sudah dilarang memasuki sekolah. "Ini perintah sekolah," ujar Dolfus selaku pihak keamanan sekolah.

    Terkait dengan penyambutan Obama, pihak sekolah masih merahasiakan bentuk acara yang akan mereka persiapkan jika Obama jadi berkunjung Maret depan.

    Menurut Lastri, guru konseling, "Penyambutan pasti ada, namun sifatnya masih rahasia. Kami pun sudah membentuk panitia khusus penyambutan Obama."

    Dolfus menyatakan sampai saat ini belum ada koordinasi dengan aparat setempat perihal pengamanan untuk Obama bila datang ke sekolah itu.

    Selain sekolah dasar, dalam kompleks sekolah itu juga terdapat sekolah menengah pertama dan atas.

    Pihak kedutaan sempat berhenti di tengah-tengah areal sekolah mendekati pelataran parkir sembari mengambil gambar di sekitar sekolah. Pihak kedutaan terlihat mengamati lingkungan sekolah dan berjalan hingga ke luar areal.

    Tak lama kemudian mereka meninggalkan sekolah, menuju rumah tempat Obama dulu pernah tinggal, tepatnya di Jalan Haji Ramli 16. Menurut Maman, warga sekitar yang sempat mengenal Obama kecil, Obama tinggal di rumah berpagar hitam itu sekitar tiga tahun.

    Rumah berpagar hitam itu terlihat tertutup. Dengan pagar tinggi yang dikunci rapat, pihak Kedutaan Amerika sempat berhenti lama untuk mengamati rumah itu. Tampak beberapa orang mengambil gambar dan berjalan mengitari rumah. Sekitar 5 menit kemudian, pihak kedutaan berjalan meninggalkan rumah itu dan kembali ke SD Asisi.

    MUTIA RESTY 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.