Bendera Akan Lawan Penjemputan Paksa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Para aktivis LSM Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) mulai bersiaga di posko mereka di Jalan Diponegoro 58, Jakarta Pusat, untuk menghadang penjemputan paksa oleh kepolisian terhadap dua aktivis bendera.

    Menurut Doni Hutabarat, juru bicara Bendera, hari ini adalah batas akhir pemanggilan terhadap Mustar Bonaventura dan Ferdi Semaun dalam kasus dugaan pencemaran nama baik Choel Mallarangeng dan Muryati Sudibyo. "Kalau tidak datang (pemeriksaan) baru akan dilakukan penjemputan paksa," katanya diposko.

    Doni memastikan Bendera menolak aktivisnya diperiksa oleh Polda Metro Jaya. "Kalau ada penjemputan paksa, akan kami lawan." Penjemputan paksa diperkirakan terjadi setelah pukul 17.00 WIB. Sebelumnya, Mustar dan Ferdi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya.

    Mutia Resty


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.