Relokasi Patung Obama Masih Dicari Waktu yang Tepat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Patung Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Taman Menteng, Jakarta (8/2). Gubernur Fauzi Bowo memastikan, patung Barack Obama akan dipindahkan ke SDN 01 Menteng. TEMPO/Subekti

    Patung Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Taman Menteng, Jakarta (8/2). Gubernur Fauzi Bowo memastikan, patung Barack Obama akan dipindahkan ke SDN 01 Menteng. TEMPO/Subekti

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah belum bisa memastikan waktu pelaksanaan relokasi patung Obama. "Teknisnya akan kami bahas dalam waktu dekat," ujar Kepala Camat Menteng, Efri ketika dihubungi (8/2).

    Efri menerangkan, rencana relokasi dilakukan guna mengakomodir tuntutan sebagian warga Jakarta yang menolak keberadaan patung tersebut di Taman Menteng. "Ada permintaan dari masyarakat," ujarnya.

    Polemik tersebut pun ikut ditanggapi oleh sejumlah alumni SD 01 Besuki. Mereka mengajukan permohonan agar patung tersebut dipindah dari Taman Menteng ke SD Besuki, tempat Obama pernah sekolah. "Pihak sekolah dan ikatan alumni SD Beskui, beberapa waktu mengajukan permohonan kepada kami agar patung tersebut dipindah ke areal sekolah. Tawaran itu mereka ajukan untuk meredam masalah," kata Efri.

    Patung Obama menuai protes sejumlah warga lantaran keberadaannya di ruang publik. Warga menilai keputusan itu berlebihan lantaran masih banyak pahlawan lain yang belum diabadikan. Menurut rencana, kata Efri, pembahasan relokasi akan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan seperti pihak sekolah SD 01 Besuki, Dinas Pertamanan, dan sahabat Obama, selaku inisiator pembuat patung.

    Namun sayang, Efri mengaku belum mengetahui berapa besaran dana yang dibutuhkan untuk memindahkan patung tersebut. "Kemungkinan akan ditanggung oleh inisiator," katanya.


    RIKY FERDIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.