Penghuni Pertanyakan Nasib Apartemen Pallazo yang Disegel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Apartemen Palazzo yang terletak di daerah Kemayoran pada Selasa (9/2) disegel. Penyegelan ini karena pengelola dinyatakan pailit. Penghuni pun resah dan bingung dengan penyegelan itu.

    Sekitar seratus penghuni apartemen Palazzo memenuhi lantai dasar dan lantai satu apartemen untuk meminta penjelasan pasca disegelnya apartemen. Menurut pemilik apartemen yang juga perwakilan kuasa hukum paguyuban korban Palazzo, Soedeson Thandra, saat ini apartemen telah diserahkan kepada kurator.

    Kurator itu menurut dia akan menghitung aset yang dimiliki apartemen. Thandra, menyatakan hutang pengelola apartemen banyak sekali namun itu tanggung jawab developer, yakni Pelita Sejahtera Propertindo.

    Paguyuban pemilik apartemen lanjut Thandra, akan membentuk panitia kreditur untuk menekan kurator. "Faktanya kan sudah pailit, sudah di tangan kurator. Langkah selanjutnya ya menekan kurator. Minta kurator buka pembukuannya," katanya.

    Selanjutnya, menurut Thandra pihaknya akan menghadap Menteri Perumahan Rakyat untuk membantu menyelesaikan masalah. "Ini kan hampir semua penghuninya sudah lunas sekitar 80 persen."

    Thandra sendiri mengaku sudah melunasi apartemen sejak tahun 2005, yang pada saat itu senilai Rp 500 juta. Dia juga menyatakan, penghuni hanya diberi hak pakai selama 20 tahun sejak tahun 2000. "Ini kan sudah hampir selesai," ujarnya.

    Thandra mengatakan masih belum mengetahui nasib apartemennya. "Tergantung keputusan seluruh penghuni. Kalau mereka semua mau menjual ya dijual dengan harga tinggi. Kami tidak mau rugi, utang ya tanggung jawab Pelita Propertindo."

    Selain itu, Ellen yang juga salah satu pemilik apartemen mengaku tidak mau menerima apartemen itu. "Saya sudah ditawari serah-terima bangunan, namun saya tolak. Siapa yang mau, liftnya saja bobrok. Saya memilih apartemen kan karena fasilitasnya."

    Ellen mengaku bingung dengan nasib apartemen miliknya. "Sudah seperti ini mau diapakan. Kalau dijual siapa yang mau dengan kondisi apartemen yang belum jadi," ujar dia.

    MUTIA RESTY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.