Ada Demo, Pusat Grosir Cililitan Masih Sepi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pedagang berunjuk rasa di depan pintu utama Pasar Grosir Cililitan (PGC), Jakarta, (11/02). Mereka  menuntut penghentian pungutan iuran promosi sebesar Rp.5000 permeter pada setiap kios salama satu tahun. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Sejumlah pedagang berunjuk rasa di depan pintu utama Pasar Grosir Cililitan (PGC), Jakarta, (11/02). Mereka menuntut penghentian pungutan iuran promosi sebesar Rp.5000 permeter pada setiap kios salama satu tahun. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Unjuk rasa para pedagang Pusat Grosir Cililitan (PGC) membuat aktivitas di pusat perbelanjaan itu sepi, Selasa (11/2). Para pedagang yang berunjuk rasa di depan pintu yang menghadap Jalan Mayjen Soetoyo masih melanjutkan aksinya meski jam buka toko sudah lewat sejak satu jam lalu.

    Berdasarkan pengamatan Tempo, toko-toko yang berada di lantai satu dan dua PGC masih banyak yang tutup. Toko barang elektronik dan telepon genggam di lantai tiga serta berbagai gerai di lantai empat yang tetap beroperasi seperti biasa.

    Rini, salah satu penjaga gerai pakaian perempuan di lantai empai, mengaku tidak mengetahui ada demo. "Mungkin itu yang membuat PGC masih sepi. Biasanya toko-toko sudah mulai persiapan buka sejak jam 09.30," kata dia.

    Para pedagang berunjuk rasa menolak iuran promosi yang dibebankan kepada mereka sejak Januari 2010 lalu. Meski demikian, tidak semua pedagang ikut serta dalam aksi ini.
    Salah satu pedagang busana muslim, Sugiarto, menyatakan tetap ada pedagang yang memilih berjualan hari ini. "Itu memang merupakan pilihan. Kami juga tidak mau membuat sesama pedagang justru merugi karena tidak bisa berdagang," kata dia.

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.