Tiga Balita yang Diduga Ditelantarkan Dibawa ke Kementerian Sosial

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Wulan, 2 tahun, Bagas dan Bagus, 1 tahun, tiga balita yang diduga ditelantarkan orang tuanya diantar para petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Mapolres Jakarta Timur menuju ke tempat aman.

    Kepala Unit PPA Kepolisian Resor Jakarta Timur Ajun Komisaris Grace Harianja menyatakan, pihaknya akan menyerahkan anak-anak ini kepada Kementerian Sosial. "Mereka akan ditempatkan di rumah negara yang aman," katanya saat ditemui di kantornya sebelum berangkat mengantarkan anak-anak itu, Jumat (12/2).

    Grace menjelaskan, pihaknya masih mencoba menelusuri apakah memang benar ketiga anak itu ditelantarkan. "Yang jelas, berdasarkan keterangan awal, mereka dititipkan kepada tetangganya," katanya.

    Wulan dan adik kembarnya sempat tinggal di rumah seorang pedagang bakso bernama Kosim di Jalan Bulak Serai, Cibubur, Jakarta Timur. Kosim masih bertetangga dengan Badri dan Fitri, orang tua Wulan dan adik-adiknya.

    Grace melanjutkan, Kosim kemudian membawa anak-anak itu ke Mapolres Jakarta Timur. "Kosim mengaku sudah tidak sanggup lagi mengasuh ketiga anak itu sehingga dia membawanya ke sini," katanya.

    Lebih lanjut Grace menjelaskan, saat proses pemeriksaan Kosim mengaku sudah mengasuh ketiga balita itu sejak dititipkan pada 7 Februari lalu. Sibuk mengurusi banyak anak serta istrinya yang sedang sakit, Kosim -ayah dari dua orang anak- pun tak mampu bekerja. "Dan setelah menanti hampir satu minggu tidak ada kabar dari orang tau anak-anak itu, Kosim memutuskan untuk melapor kemarin (Kamis)," katanya.

    Ketiga anak itu sempat menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis malam. Menurut Grace, Bagas sempat mengalami demam sehingga pihaknya merasa perlu membawanya beserta saudara-saudaranya ke rumah sakit.

    "Dan setelah mendapatkan pengobatan, mereka sudah langsung bisa meninggalkan rumah sakit tanpa perlu dirawat," katanya. Grace menyatakan bahwa kondisi ketiga anak itu kini sudah benar-benar sehat.

    Ketiganya akan berada dalam perawatan negara selama menantikan kabar keberadaan orang tua mereka. Sampai saat ini pihak kepolisian masih mencoba mencari tahu keberadaan Badri dan Fitri.

    EZTHER LASTANIA
      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.