Turap Jembatan Cipamingkis Bekasi Kembali Longsor Tergerus Banjir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bekasi - Turap jembatan Cipamingkis, Bekasi, yang selesai dibangun lima bulan lalu kembali longsor. Penyebabnya, tepian Sungai Loji, lokasi jembatan membentang tergerus air saat banjir.

    Warga Cipamingkis Slamet Utomo mengatakan, titik longsor persis di dekat pondasi jembatan sisi timur di Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
    "Kami khawatir jembatan kembali putus," kata Slamet, kepada Tempo, Sabtu (13/2).

    Badan jembatan Cipamingkis sepanjang 25 meter ambruk pada 3 Desember tahun lalu, dari total panjang jembatan 45 meter. Kerusakan semakin parah karena tepian Sungai Loji semakin terkikis akibat banjir, lebar sungai hingga 60 meter.

    Perbaikan jembatan ditangani langsung Kementerian Pekerjaan Umum, dan selesai dibangun pada September tahun lalu. Namun, baru lima bulan digunakan turap jembatan kembali longsor sejak tiga hari lalu.

    Menurut Slamet, turap jembatan yang telah ditembok masih terus terkikis karena air sungai masih deras dan curah hujan di kawasan Cibarusah masih tinggi.

    Jika jembatan kembali putus, kata Slamet, sekitar 30 warga dari tiga desa terancam terisolasi. Selain Desa Sirnajati, Desa Ridomana, dan Desa Ridogalih.

    Hamluddin
      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.