Puluhan Tunarungu Ikut Demo Bela Benteng Demokrasi Rakyat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Meski tanpa suara, puluhan tunarungu itu tetap berkomunikasi satu sama lain, di pinggir jalan depan sekretariat Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), Jakarta Pusat. Kedua tangan mereka sibuk bergerak, menyampaikan sesuatu dalam bahasa isyarat.

    "Kami ingin kekerasan terhadap Bendera dihentikan," kata Ketua Front Tunarungu Demokrasi Michael Harding, tunarungu yang memimpin unjuk rasa, Ahad (14/2) sore.

    Menurut Michael, ada lebih dari 20 anggotanya yang mengikuti aksi ini. "Sebenarnya, ada sekitar 50 anggota. Tapi sebagian nggak datang. Mungkin sedangg merayakan Imlek atau Valentine," ujar Michael.

    Michael berharap dengan aksi yang ia dan kawan-kawannya lakukan, pihak yang berkonfrontasi dengan Bendera, menghentikan intimidasinya. "Jangan matikan demokrasi," kata Michael.

    Jumat (12/2), posko Bendera di Jalan Diponegoro 58 Jakarta Pusat diserang sekelompok orang. Mereka datang untuk mencari dua aktivis Bendera, Ferdi Semaun dan Mustar Bonaventura.

    ISMA SAVITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.