Sakit Rizki Sama dengan Bilqis, Gangguan Empedu Sejak Lahir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Tangerang - Kondisi perut Muhammad Rizki yang terus membesar seperti balon disebabkan kelainan bawaan sejak lahir. Kelainan tersebut mengakibatkan pembesaran hati, rongga perut, ginjal, dan empedu pada tubuh bayi laki-laki berusia tiga bulan itu.

    "Kelainan sejak lahir," ujar Kepala Instalasi Hukum dan Informasi Rumah Sakit Umum Tangerang, Achmad Muchlis, saat memberi keterangan kepada wartawan, Senin (15/1).

    Rizki dibawa ke rumah sakit umum daerah Tangerang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan perawatan Senin pagi pukul 7.00. Ia didampingi kedua orangtuanya, Erwin Lubis dan Endriyana, serta petugas kesehatan Puskesmas Curug.

    Menurut Muchlis, pada usia kandungan 6-7 bulan, Endriyana sang ibu mengaku sudah merasakan kelainan itu. Rizki lahir dalam operasi Caesar pada 5 November 2009 di rumah sakit bersalin Annisa Tangerang. Ia sempat dirawat di rumah sakit Usada Insani Tangerang dan rumah sakit Harapan Kita. Karena tak punya biaya, akhirnya orangtua membawa Rizki pulang dan hanya dirawat di rumah petak mereka di kampung Cukang Galih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

    Kini, masalah kompleks harus ditanggung bayi malang itu. Ia mengalami pembesaran hati, ginjal, dan empedu. Pihak rumah sakit Tangerang belum bisa memastikan mampu atau tidak menangani penyakit Rizki.

    Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dokter Reniati mengatakan masalah yang terjadi pada Rizki memiliki kesamaan dengan Bilqis, balita yang kini sedang menanti operasi pencangkokan hati. Namun, kata dia, kondisi Rizki lebih parah karena sudah memasuki proses multi.

    Menurut Reniati, biaya yang dibutuhkan untuk Rizki sangatlah besar dan jaminan kesehatan masyarakat dari Kabupaten Tangerang tidak mencukupi untuk menangani kasus seperti Rizki tersebut. "Dibutuhkan Jamkesmas khusus," katanya.

    JONIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.