Polisi Selidiki Dugaan Penjualan Anak di Kampung Beting

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -  Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara menemui Santi (bukan nama sebenarnya), 24 tahun, di rumahnya. Ibu muda itu dikabarkan ingin menjual anak yang sedang dikandungnya karena membutuhkan uang untuk membayar utang.

    Petugas itu datang bersama petugas dari Suku Dinas Sosial Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan Kelurahan Tugu Utara dan Kecamatan Koja. "Kami datang untuk menggali informasi soal kabar penjualan anak yang muncul di media," kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Ajun Komisaris Sri Pamujiningsih di rumah Santi di Kampung Beting, Koja, Jakarta Utara.

    Pengumpulan informasi dilakukan dengan mewawancarai sejumlah tetangga Santi. Menurut Atun, tetangga Santi, sejauh ini Santi baru menawarkan. Menurut Sri, belum ditemukan perbuatan penjualan anak sehingga Santi belum akan diperiksa di kantor polisi. "Kami tidak bisa menindak," ujar Sri.

    WAHYUDIN FAHMI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?