Diduga Telantarkan Anak, Sang Ayah Mengaku Mencari Istri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta -Orang tua yang diduga menelantarkan tiga balitanya--Wulan, 2,5 tahun, Bagas, 1 tahun, dan Bagus, 1 tahun--hari ini (15/2) mendatangi Kepolisian Resor Jakarta Timur. Sang ayah, Tubahri, 35 tahun, datang ke Kepolisian Resor Jakarta Timur setelah mendapat kabar anaknya kini tengah berada di rumah penampungan Dinas Sosial.

    Tubahri yang sehari-hari bekerja sebagai tukang penjual bakso ini mengaku terkejut ketika tahu perihal anaknya tersebut. "Saya minta tolong Kosim untuk jaga anak saya selama saya pulang kampung ke Ponorogo buat cari istri, bukan saya tinggalkan begitu saja," aku Tubahri saat ditemui wartawan sore tadi.

    Tiga bocah tersebut dibawa tetangga Tubahri, Kosim, ke Kepolisian Resor Jakarta Timur. Tubahri menitipkan anak-anaknya ke tetanggan yang membawa anak-anaknya ke polisi. Mereka tinggal di Jalan Bulaksereh, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Ketiga anak tersebut dititipkan sang ayah dengan alasan ia ingin mencari istrinya yang menghilang tanpa kabar.

    Namun, hingga Kamis (11/2) lalu Tubahri tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengambil anaknya. Karena itu Kosim melapor ke Kepolisian Sektor Ciracas Jumat (12/2). Ketiga bocah tersebut kemudian dibawa ke Kepolisian Resor Jakarta Timur untuk selanjutnya dipindah ke rumah penampungan sosial anak di Bampuapus, Cipayung, Jakarta Timur.

    Hingga berita ini diturunkan, Tubahri masih berada dalam ruangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jakarta Timur. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan mengenai hal ini karena sang ayah masih dalam tahap dimintai keterangan.


    RIRIN AGUSTIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.