Bendera Tuding Staf Khusus Presiden Dalangi Serangan Posko  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis LSM Bendera bersiaga di posko mereka di Jakarta,(8/2). Aksi ini dilakukan untuk menghadang penjemputan paksa dua aktivis Bendera, Bonaventura dan Ferdi Semaun dalam kasus dugaan pencemaran nama baik. TEMPO/Panca Syurkani

    Aktivis LSM Bendera bersiaga di posko mereka di Jakarta,(8/2). Aksi ini dilakukan untuk menghadang penjemputan paksa dua aktivis Bendera, Bonaventura dan Ferdi Semaun dalam kasus dugaan pencemaran nama baik. TEMPO/Panca Syurkani

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Juru Bicara Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) Husni Thamrin Barubu menuding staf khusus Presiden, Andi Arief, mendalangi aksi penyerangan posko Bendera di Jalan Diponegoro 58 Jakarta Pusat, Sabtu dini hari lalu.

    Hal ini, katanya, terlihat dari tim pengacara yang membantu dua tersangka yang ditahan polisi. "Yang tertangkap dibantu staf Andi Arief. Skenario ini bersangkutan dengan staf khusus Presiden, Andi Arief," ujarnya di sela aksi demonstrasi, Selasa (16/2).

    Thamrin mengatakan pernyataan polisi bahwa serangan berupa kriminal balas dendam sesama alumnus Universitas Kristen Indonesia merupakan penyesatan karena persoalan tersebut sudah terselesaikan. "Dari statemen rektorat jelas, persoalan itu sudah lama selesai," kata dia.

    Menurutnya, serangan terkait data penerima aliran dana Century yang disebarkan Mustar dan Ferdi. "Karena itu terjadi proses penyerangan posko bendera. Kami mengutuk keras tindakan itu," kata dia.

    VENNIE MELYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.