Pemerintah Akan Bantu Pengusaha Kecil Korban Banjir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bogor - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Syarifudin Hasan, mengatakan pemerintah akan membantu usaha kecil yang menjadi korban bencana banjir, namun besaran bantuan belum ditentukan.

    Hal itu dikatakannya usai memberikan bantuan satu unit mobil ambulans ke Mesjid Agung, Jalan dewi Sartika Kota Bogor, Selasa (16/2).

    “Pemerintah sudah mengalokasikan, angkanya saya belum tahu. Bantuan ini agar para pedagang dan usaha kecil bisa bangkit kembali, jangan sampai korban banjir jadi pengangguran” ujarnya. Menteri berharap korban banjir di Bogor dan Jakarta bisa segera berjualan dan mengembangkan usahanya.

    Menteri mengatakan pemerintah sedang berupaya terus meningkatkan taraf hidup masyarakat, salah satunya menekan angka pengangguran menjadi 5-6 persen dan dan menekan angka kemiskinan sebesar 8-10 persen.

    “Seiring dengan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran tentunya pelayanan kesehatan masyarakat justru harus ditingkatkan,” tegasnya

    Sebelumnya Menteri Koperasi dan UKM menyerahkan satu unit ambulans kepada pengurus DKM Masjid Agung Dede Supriatna disaksikan Wakil Wali Kota Bogor Achmad Ru’yat dan Dirjen Pelayanan Medis Farid Husen. Ambulans ini digunakan untuk melayani orang miskin yang sakit secara gratis.

    Menurut Dede, setelah mendapat bantuan dari pemerintah, saat ini Mesjid Agung Bogor memiliki dua ambulans, satu untuk jenazah, satu untuk orang miskin yang sakit. Selama ini tercatat sudah lebih dari 15 ribu orang dari keluarga miskin menggunakan ambulans secara gratis.

    Di tempat terpisah, Posko Penanggulangan Bencana Kota Bogor pasca-banjir bandang mencatat ada 2.761 orang menjadi korban. Keluarga yang rumahnya rusak sudah diberikan uang kontrakan.

    Lokasi terparah banjir bandang pekan lalu yakni daerah Kecamatan Bogor Timur dengan korban 997 orang dari 249 kepala keluarga (KK).

    Sedkitnya ada 28 rumah rusak berat, 10 rumah rusak sedang, 161 rumah rusak ringan, dan 11 fasilitas umum- fasilitas sosial mengalami kerusakan. Jumlah kerugian di Kecamatan Bogor Timur ditaksir mencapai Rp 965 juta

    Menurut Sekretaris Posko Penanggulangan Bencana Banjir Kota Bogor Sahib Khan, pihaknya telah melaporkan ke Pemkot Bogor agar para korban segera mendapatkan bantuan.


    DEFFAN PURNAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.